Salam,

Saya sedikit membenarkan bila popularitas Mega-Hasyim seperti yang 
diinfokan oleh www.presidenri.or.id ini menurun. Saya melihat gaya 
Mega-Hasyim ini seolah-olah masyarakat kita Indonesia masih sama 
seperti dulu lagi. Sehingga tak heran bila dari semua pidatonya terkesan 
masih "kosong" dan tidak ada "isi"nya. Sayangnya Hasyim yang bisa 
dianggap mampu untuk berkoar-koar di deoan publik, juga akhirnya 
lebih banyak memilih diam saja. Kalau sudah begini, apa yang akan 
terjadi pada Mega-Hasyim nantinya?

Wassalam,

IzaM-


Senin, 28 Juni 2004 
Popularitas Mega-Hasyim menurun? 

Popularitas Mega-Hasyim menurun menjelang pencoblosan 5 Juli 2004. 
Sementara pasangan SBY-Kalla, Amien-Siswono, dan Wiranto-Wahid 
naik. Apa gerangan yang terjadi. 

Pernyataan ini bukan hasil hitung-hitungan polling, ataupun survey oleh 
lembaga terkemuka, namun sekedar hasil analisa tim CIS. Mari kita lihat 
yang dimainkan oleh masing-masing pasangan. 

Salah satu penyebab popularitas Mega-HAsyim menurun adalah 
jarangnya pasangan ini tampil di stasion tv untuk berdiskusi atau 
berdebat dengan pasangan lain. Sehingga masyarakat luas yang lebih 
banyak menonton televisi dapat dibilang tidak pernah menyaksikan 
kebolehan pasangan ini berdebat dengan pasangan lain. 

Berbeda dengan pasangan Amien-Siswono, SBY-Kalla, dan Wiranto-
Wahid, mereka terlihat memanfaatkan betul kesempatan untuk tampil di 
televisi bahkan di acara-acara terbuka lainnya yang diselenggarakan 
oleh media atau LSM. Terang saja, masyarakat akan lebih banyak bisa 
menangkap kesan-kesan dari tiga pasangan tersebut, ketimbang 
pasangan yang lebih banyak sembunyi. 

Sementara semua pasangan termasuk Hamzah-Agum relatif melakukan 
model kampanye dan sosialisasi yang sama. Mereka sama-sama 
berkunjung ke tempat-tempat keramaian, pasar, terminal, nelayan, dsb. 
Juga mereka sama-sama membuiat iklan di televisi. 

Khusus pasangan Mega-Hasyim ini, disamping kurang memanfaatkan 
forum diskusi diberbagi media, ditambah lagi digembosi oleh Gusdur, 
dimana NU dan PKB diarahkan untuk memilih Wiranto-Wahid. 

Terang saja, kubu Mega-HAsyim ini terlihat ketar-ketir, lihat saja 
pernyataan di media masa sering menyebutkan kepastiannya bakal 
langsung menang di putaran pertama namun tanpa menyebutkan alasan 
dan potensi pemilihnya. 

Yang sedikit berbeda dari yang lainnya, Mega-Hasyim ini berkampanye 
di depan masyarakat untuk memilih calon presiden yang cantik, dan ada 
tahi lalatnya. Sebenarnya model propaganda ini bisa saja menjadi cara 
yang lumayan efektif dan berkesan di masyarakat terutama yang berada 
di perkampungan. Katakan saja, pilihlah calon presiden yang 
berkerudung-cantik-perempuan. Nah ciri ini sebenarnya yang paling 
menonjol jika dilihat pada lembar suara, dimana hanya photo Megawati 
yang berbeda dengan lainnya yaitu capres perempuan. 

Namun, kami tidak tahu dengan persis Mega-Hasyim walau dengan 
diam-diam apakah memiliki jurus jitunya? Tentunya akan dibuktikan saat 
pemilihan berlangsung nanti.(CIS)
 

http://www.presidenri.or.id/artikel.php?noid=84






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke