Bisa jadi pamor Mega-Hasyim memang menurun drastis. Apalagi melihat debat capres-cawapres semalam (30/6) dimana pasangan ini kurang bisa mengimbangi kepiawaian Amien-Uncle Sis dalam menjawab setiap pertanyaan panelis. Mereka (Mega-Hasyim) cenderung menyetujui apa yg dijawab oleh 'lawan'nya. Weleh....
Dari kelima pasangan capres-cawapres, secara pribadi, memang hanya Amien dan Sis-lah yg paling vokal, tegas dan 'berani' (mudah2an semua janji2 mereka cepat dpt diwujudkan). sedangkan calon lainnya terkesan sangat berhati-hati. dari debat semalam saya juga melihat sikap moderator (Ira Kusno - mantan reporter SCTV) yang kurang cerdas dan terkesan menggurui para capres-cawapres, ada kesan bahwa mereka dipaksa untuk menyetujui pendapat lawan. Kalau saja dia lebih cerdas dan kritis seperti Rossie Silalahi (reporter SCTV) mungkin acara debat tersebut akan lebih hidup dan mencapai klimaks-nya. weleh, mbak Listy kok aku kayak gini yah?!.... id --- In [EMAIL PROTECTED], "Zamhasari Jamil" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Salam, > > Saya sedikit membenarkan bila popularitas Mega-Hasyim seperti yang > diinfokan oleh www.presidenri.or.id ini menurun. Saya melihat gaya > Mega-Hasyim ini seolah-olah masyarakat kita Indonesia masih sama > seperti dulu lagi. Sehingga tak heran bila dari semua pidatonya terkesan > masih "kosong" dan tidak ada "isi"nya. Sayangnya Hasyim yang bisa > dianggap mampu untuk berkoar-koar di deoan publik, juga akhirnya > lebih banyak memilih diam saja. Kalau sudah begini, apa yang akan > terjadi pada Mega-Hasyim nantinya? > > Wassalam, > > IzaM- > > > Senin, 28 Juni 2004 > Popularitas Mega-Hasyim menurun? > > Popularitas Mega-Hasyim menurun menjelang pencoblosan 5 Juli 2004. > Sementara pasangan SBY-Kalla, Amien-Siswono, dan Wiranto-Wahid > naik. Apa gerangan yang terjadi. > > Pernyataan ini bukan hasil hitung-hitungan polling, ataupun survey oleh > lembaga terkemuka, namun sekedar hasil analisa tim CIS. Mari kita lihat > yang dimainkan oleh masing-masing pasangan. > > Salah satu penyebab popularitas Mega-HAsyim menurun adalah > jarangnya pasangan ini tampil di stasion tv untuk berdiskusi atau > berdebat dengan pasangan lain. Sehingga masyarakat luas yang lebih > banyak menonton televisi dapat dibilang tidak pernah menyaksikan > kebolehan pasangan ini berdebat dengan pasangan lain. > > Berbeda dengan pasangan Amien-Siswono, SBY-Kalla, dan Wiranto- > Wahid, mereka terlihat memanfaatkan betul kesempatan untuk tampil di > televisi bahkan di acara-acara terbuka lainnya yang diselenggarakan > oleh media atau LSM. Terang saja, masyarakat akan lebih banyak bisa > menangkap kesan-kesan dari tiga pasangan tersebut, ketimbang > pasangan yang lebih banyak sembunyi. > > Sementara semua pasangan termasuk Hamzah-Agum relatif melakukan > model kampanye dan sosialisasi yang sama. Mereka sama-sama > berkunjung ke tempat-tempat keramaian, pasar, terminal, nelayan, dsb. > Juga mereka sama-sama membuiat iklan di televisi. > > Khusus pasangan Mega-Hasyim ini, disamping kurang memanfaatkan > forum diskusi diberbagi media, ditambah lagi digembosi oleh Gusdur, > dimana NU dan PKB diarahkan untuk memilih Wiranto-Wahid. > > Terang saja, kubu Mega-HAsyim ini terlihat ketar-ketir, lihat saja > pernyataan di media masa sering menyebutkan kepastiannya bakal > langsung menang di putaran pertama namun tanpa menyebutkan alasan > dan potensi pemilihnya. > > Yang sedikit berbeda dari yang lainnya, Mega-Hasyim ini berkampanye > di depan masyarakat untuk memilih calon presiden yang cantik, dan ada > tahi lalatnya. Sebenarnya model propaganda ini bisa saja menjadi cara > yang lumayan efektif dan berkesan di masyarakat terutama yang berada > di perkampungan. Katakan saja, pilihlah calon presiden yang > berkerudung-cantik-perempuan. Nah ciri ini sebenarnya yang paling > menonjol jika dilihat pada lembar suara, dimana hanya photo Megawati > yang berbeda dengan lainnya yaitu capres perempuan. > > Namun, kami tidak tahu dengan persis Mega-Hasyim walau dengan > diam-diam apakah memiliki jurus jitunya? Tentunya akan dibuktikan saat > pemilihan berlangsung nanti.(CIS) > > > http://www.presidenri.or.id/artikel.php?noid=84 ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

