dear all : 

tenkyu bila teman-temin pada 'care'. juga soal tinta pemilu yg nota bene juga duit 
rakyat agar hemat devisa pula, sekaligus makin tilik potensi hasil alam nabati bagi 
material industri. ceritanya begini.

kemarin pagi saya baru mengarah ke kampus (teknik) UI depok, diminta bicara oleh sohib 
Chalid di metalurgi soal teknologi plastik/poliolefin mutakhir dalam kerangka 
kerjasama univ2 di Indo (ITB, UI, UGM, Unair dll) dengan univ Groningen yang 
diperwirai teman kita Manurung (TK). sudah jalanan macet, tiba2 dicall zus Valina/KPU 
buat darurat konf pers, soal tinta. la saya yang baru di-SK konsultan tinta kuterima 
pekan terakhir Juni, terpaksa (sori ya Chalid, juga teman2 MIPA UI yang sedianya 
kusambangi) balik ke KPU.

saya sebenarnya sudah bikin dan eMail edaran (seperti dibawah) tapi zus Valina minta 
didampingi. tolong deh dibaca, sokur diumpanbaliki (japri ya alhamdulilah). rada 
runyam, kalo memang ada unsur 'kriminal bahkan sabotage', soalnya saya kan gak 100% 
waktu, dan analisis teman2 UI kan "AS PER SAMPLE RECEIVED" via KPU/biro 
pengawasan/sekretariatnya. wahai kan ?

itulah mangkanya aku dampingi zus Valina KPU yang disoroti tvtv kemarin.

oke dah ya, kalo ada ide konkret...please japri direct. atau mau ada yang bikin usaha 
perluasan (tak sekadar tinta) dari ekstrak nabati hutan (yang tak sekadar dipancungi 
kayunya) ? indonesia raya kaya raya, kita semut mati di tengah gula dan lucunya saling 
tengkar tiada habisnya, rebutan tulang wacanawi....hehehe

ayo bangkit para kawan indonesia sejatiku!!!

Thanks. Wasalam

(jangan dianggap aku cuci tangan atau semacamnya, apalagi me-riya'-kan otoritas 
kontrol-evaluasi terbatas. ever onward never retreat!)

oooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo

Beberapa Catatan
Seputar Tinta Pilpres 04

Dalam beberapa waktu terakhir, ditengarai adanya beberapa keluhan perihal
mutu tinta celup Pemilu Presiden 05 Juli 2004. Oleh karenanya perlu
diberikan penjelasan dan latarbelakang faktual sebagai berikut :


PROGRAM TINTA PILPRES 2004
- KPU berdasar berbagai masukan dari masyarakat dan
profesional, untuk Pilpres tidak lagi menggunakan tinta impor melainkan
produk lokal, yang dilandasi peningkatan skema yakni dampingan konsultan,
penentuan spek, penunjukan labo kimia penguji (dhi. Universitas Indonesia),
serta mekanisme quality control baku
- Tinta celup Pilpres telah ditingkatkan dalam arti tidak
mengandung bahan kimia sintetik B3 (segi keamanan, kesehatan,
ramahlingkungan) dengan tetap menjaga kinerja fungsinya sebagai penanda 1-3
hari dengan ketentuan pencelupan segenap bagian ujung jari/kuku.
- Spek tinta Pilpres mengandung komponen-komponen : pewarna
aman, ekstrak nabati alamiah (sekaligus pewarna dan
pengaman/antioksidan/antiiritant dll), kondisioner, serta pelarut berair
disamping kandungan silver nitrat bukan lagi 10% atau lebih melainkan
maksimum 4% sesuai peraturan kesehatan dunia dengan tetap berkinerja optimum
- Pelaksanaan produksi dan penyalurannya dilakukan berdasarkan
asas cost-effective sesuai peraturan (TAP MPR II/02, Keppres 80/03, dll)
yang ada tanpa mengurangi MUTU


SKEMA MUTU
- Dilandasi penyusunan spec tinta nabati alamiah yang telah
terbukti berkinerja efektif 1-3 hari serta memperhatikan segi
keamanan-kesehatan-lingkungan-halal
- Skenario Quality Control. Atas sample para produsen
dilakukan uji reguler/periodic di labo kimia Universitas Indonesia. Adapun
tahap dan pilahan samplenya :
o sample awal : ajuan produsen ke KPU, yang
setelah diuji kemudian disempurnakan agar benar sesuai spec yang ditentukan.
Sample ini selalu disertai indikasi teknis, CAS number, color index dan
lain-lain standar ilmiah yang ditentukan, termasuk keamanan serta jumlahnya
o sample produksi : diambil oleh petugas resmi
KPU, pada perioda produksi masing-masing produsen dan diserahkan ke labo UI
untuk pengujian
o sample distribusi : diambil dari tempat
tujuan pengiriman oleh petugas KPU, juga diuji di UI
o untuk setiap tahapan sampling, sample uji,
dan data uji labo UI diberikan evaluasi oleh konsultan ahli yang khusus
bertugas untuk itu. Umpanbalik selalu diberikan kepada produsen agar mutu
terjaga dan segi keamanan-kesehatan terjamin
o secara periodik dan dimana perlu dilakukan
meeting antara KPU, konsultan, produsen dan pihak terkait termasuk pengawas
untuk koordinasi dan evaluasi mutu/kinerja
- Diadakan juga retain-sample yang disimpan baik di KPU maupun
labo kimia Universitas Indonesia dengan pengamanan sebagaimana diperlukan


PRAXIS DI LAPANGAN
- Telah disusun dan ditetapkan spec oleh KPU dan dalam meeting
pleno dengan para produsen telah disepakati, termasuk skema quality control,
sampling serta uji ilmiah di UI
- Telah dilakukan uji-uji secara mendalam atas berbagai
parameter tinta dan kandungannya di UI dan dilakukan evaluasi oleh
konsultan, dilaporkan ke KPU, dan KPU mengumpanbalikkannya kepada produsen
- Sampai tahap sample 2 (meliputi sample awal dan sample
produksi) telah didapati hasil yang ada dalam koridor skema mutu, maka KPU
kemudian menugasi produsen untuk melanjutkan serta memproduksi sebagaimana
ketentuan
- Tahap 3 sample distribusi tengah dilaksanakan, diikuti uji
mutu di labo kimia UI


KASUS DAN HAKIKATNYA
- Telah dilaporkan adanya beberapa keluhan di sementara tempat
perihal mutu tinta yang �lekas hilang/luntur�
- KPU beserta konsultan langsung telah bertindak
o Mengadakan meeting khusus untuk
menginformasikan hal ini kepada produsen
o Mengikuti terus laporan media, baik yang
mengenai adanya kelainan maupun yang tidak bermasalah. Secara visual, di
beberapa tempat memang sedang disidik. Namun untuk keputusannya menunggu
hasil analisa pihak ilmiah berwenang di UI
o Melakukan recheck atas kasus-kasus yang
ditengarai
o Menindaklanjuti dalam hal penyelidikan
dengan menyurati KPU Daerah untuk bekerjasama menelusuri hal tersebut
o Beberapa kasus dari sekian besar jumlah TPS
menunjukan bahwa hal keluhan tersebut bersifat psikis dan kasuistik


CATATAN TENTANG SPEC DAN KINERJA
- Berlainan dengan spec tinta celup pemilihan Caleg, pada
pemilihan Capres dilakukan perbaikan sebagai berikut :
o Kadar silver nitrat (penggelap kulit) tidak
lagi 10-15% atau lebih yang berbahaya bagi kesehatan (syaraf), namun
disesuaikan peraturan kesehatan WHO dsb maksimum 4%
o Pewarna sintetik berbahaya (kanker) diganti
pewarna alamiah dan aman
o Kinerja tidak lagi menempel tandanya sampai
berbulan-bulan, berlebihan, namun 1-3 hari
o Tinta celup ini tidak berbahaya, maka
masyarakat tidak perlu ragu-ragu mencelupkan jarinya, dan dalam beberapa
hari juga sudah hilang
- Apabila ditengarai ada keluhan kasuistik�warna luntur� maka
beberapa hal perlu disimak dan disidik :
o Tahap produksi dan distribusi, dengan
pembandingan spec dengan hasil analisa UI
o Sosialisasi dan prosedur SOP pencoblosan,
penyimpangan di lapangan
o Psikis pengguna yang sudah �terpengaruh�
oleh tinta Pilcaleg sebelumnya, memang relatif tidak tebal/kental namun
justru yang encer formula pada pemilu Capres inilah yang sebenarnya baik
bila dilakukan dengan benar.


KASUISTIK KELUHAN
- KPU tetap peka mendengarkan semua keluhan masyarakat.
Berbagai langkah telah diambil.
- Menyimak media massa elektronik maupun cetak, didapati
tayangan/berita :
o Segi psikis �memory� pada tinta Caleg yang
dikatakan nyata-baik tidak luntur berbulan-bulan, padahal sebenarnya justru
mengganggu dan berbahaya
o Di beberapa tayangan TPS justru disiapkan
lap. Setelah ditotolkan, jari langsung dilap. Ada tengarai juga jari dilapis
minyak dulu, baru untuk celup tinta, dengan maksud agar tidak
menempel/luntur. Hal ini tidak benar. Justru sebaliknya yang seharusnya
dilakukan 
* Tinta nabati alamiah Pilcapres ini
aman, tidak mengandung B3 dan dirancang hilang/luntur 1-3 hari. 
* Jari harus dimasukkan/celupkan ke
botol tanpa ragu-ragu.
* Jari harus DI-LAP terlebih dahulu,
SEBELUM dicelup, agar minyak, keringat, dll kotoran hilang, baru dicelup ke
botol berisi tinta dalam-dalam
* Walaupun tinta hanya satu per TPS,
jangan kuatir akan cepat habis. Karena tinta sudah dirancang (kekentalan,
tegangan muka cairan dll) mencukupi bagi semua pencoblos
* Ada kekeliruan persepsi, karena
takut kurang/habis, lalu diencerkan dengan air. Hal ini jelas keliru sebab
akan mengacaukan konsentrasi/kadar berbagai komponern didalam tinta sehingga
kinerja tidak optimal
* Jangan melapisi jari dengan
minyak/mentega dll sebelum mencelup tanpa di-lap terlebih dahulu, karena
mengganggu proses penempelan
* Proses penempelan memerlukan waktu
beberapa saat, maka jangan dicelup langsung di-lap sebelum kering
- Kekeliruan persepsi di kalangan pencoblos dan petugas
pencoblosan ini perlu segera dikoreksi, karena tinta celup Pilpres adalah
aman, sehat, halal, nabati alamiah, dan tidak berlebihan sampai
berbulan-bulan tidak hilang. Demikian sehingga bila di beberapa TPS terjadi
hal semacam pe-lap-an dan pengenceran, semestinya tidak perlu terjadi
- Tetapi dalam hal kasuistik mutu, KPU beserta konsultan yakin
pula bahwa dari sekian ratus ribu TPS, ada beberapa TPS yang dijumpai
keluhan rasional. Untuk itu KPU selalu terbuka pada segala masukan dan
sesegera mungkin melakukan tindaklanjut dan countermeasures.


TINDAKLANJUT ATAS KELUHAN
- Perancangan, pengadaan dan penyaluran serta penggunaan TINTA
CELUP PILPRES LOKAL kini sungguh telah merupakan perbaikan SISTEM/sistematik
atas konsep maupun praxis tinta Pemilu-pemilu yang lalu. Juga merupakan
usaha sesuai peraturan Pemerintah dalam hal cost-effective, murah, menghemat
devisa (bukan impor) dan uang masyarakat.
- Adanya keluhan KASUISTIK tidak kita ungkiri, namun wajar
dalam hal :
o Pemahaman statistik dan distribusinya, dalam
populasi ratusan ribu TPS
o Kerangka Quality Control yang telah sangat
ketat tetapi tidak mungkin 100% sempurna dalam praktek industri apapun
o Sosialisasi bahwa TINTA CELUP PILPRES ini
NABATI ALAMIAH, jadi aman, tidak berbahaya, bahkan merupakan antioksidan
yang diperlukan kulit kita, maka jangan ragu mencelupkan jari tangan ke
botol tinta dalam-dalam sesudah mencoblos
o Prosedur dan praktek di beberapa TPS,
terjadinya peluang pengenceran, dilap langsung setelah mencoblos, tidak
di-lap dulu sebelum mencelup agar kotoran/minyak/keringat hilang dulu, dan
sebagainya adalah karena salah tafsir kasuistik
- Akan tetapi sebagaimana juga telah dikatakan oleh Ketua
Komisi Pemilihan Umum, apabila keluhan mutu berasal dari adanya
pemasok/produsen nakal, maka akan dilakukan tindakan tegas segera :
o Telah dilakukan penyelidikan lapangan oleh
KPU ke loka-loka TPS yang berkasus
o Akan disample tintanya, kemudian diuji ketat
di labo kimia Universitas Indonesia
o Apabila ditemukan cacat/kesalahan pada
produk, melenceng dari spec, maka akan ditindak secara proporsional,
administratif maupun legal.
o Berbagai langkah sedang dilaksanakan untuk
countermeasure aneka hal kasuistik dari produksi sampai distribusi dan
penggunaan


MAKIN MAJU SISTEMATIK
- Segi perancangan, pengadaan dan penyaluran serta pemanfaatan
tinta celup Pilpres dari bahan alam nabati kekayaan lokal Bumi Pertiwi
merupakan sebuah lompatan kesadaran, konsep, maupun praxis. Secara SISTEM,
hal ini patut terus dikembangkan.
- Adanya keluhan KASUISTIK tidak kita ingkari, dan sedang
SEGERA ditindaklanjuti. Secara professional-ilmiah masalah diatasi
melibatkan para pakar bidangnya
- Hal pengembangan serta peningkatan skema Quality Control
pada tahap perancangan, produksi dan penyaluran, agar tetap sesuai dengan
ketentuan spek, terus ditindaklanjuti.
- TINTA Pemilu niscaya makin dikembangkan komprehensif :
MUTU/kinerja, tetapi juga AMAN SEHAT RAMAH-LINGKUNGAN serta HALAL. Indonesia
tidak patut lagi mengimpor untuk hal ini karena kekayaan nabati bumi kita
sangat kaya. Hal ini merupakan prestasi bangsa, sehingga perlu diimbangi
praxis makin sempurna baik sewaktu produksi sampai pemakaiannya.
- Apabila nyata ditemui cacat dan kenakalan dalam kasus-kasus
kasuistik tinta, KPU niscaya tidak segan-segan menindak yang bersangkutan,
secara adil dan transparan.

Kerjasama aneka pihak dituntut : KPU, konsultan, labo2 pendukung, produsen, media, 
LSM, Panwaslu, Polri, para pegiat di semua TPS, pencoblos dan m,asyarakat semuanya. 
Marilah bersama jadikan Indonesia kian baik, jangan malah 'dikutil'. Dari yang kecil, 
konkret, hingga yang besar pun juga kian ca'em!


Jakarta 6 Juli 2004 Salam






                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke