Kondisi Terkini dan Kondisi Seharusnya
Membaca situasi saat ini yang terjadi sangat jelas terpampang di depan mata kita kalau 
sebenarnya kekuatan asing sudah secara riil masuk mengintervensi Indonesia. Alangkah 
jelasnya hal itu dipertontonkan kepada kita. Tidak perlu mencari informasi dari sumber 
intelijen-pun hal itu sudah dapat kita ketahui. 

Satu bukti yang paling jelas adalah begitu konsistennya Metro TV untuk selalu menggaet 
LSI sebagai �source� polling bagi kemenangan SBY. Sementara SBY sendiri merupakan kaki 
tangan  Amerika melalui Partai Demokrat AS. Yang bekerja dibelakang SBY adalah para 
kaum Jezuit (ordo fundamentalis katolik) , Evangalis (ordo fundamentalis protestan) 
dan Zionis (ordo fundamentalis jahudi). Mereka semua terlibat di Indonesia kita. 
Partai Demokrat di Indonesia sendiri pun merupakan duplikat dari Partai Demokrat 
Amerika. Di tingkat operasional bekerja CIA untuk membantu suksesnya projek mereka 
mengangkangi Indonesia. Intinya Partai Demokrat Indonesia, NDI, LP3ES, LSI, Metro TV 
(Harry Tanoesudibyo, Bhakti Investama), bekerja dalam plot Partai Demokrat AS, dan CIA.

Begitu jelas terlihat Metro TV sejak awal telah konsisten menggaet LSI dan memenangkan 
SBY.  Kalau kita sedikit kritis, mengapa Metro hanya melibatkan LSI dan LP3ES saja 
dalam penentuan polling, bagaimana bisa cuma LSI dan LP3ES? Apa tidak ada lembaga 
survei yang handal di Indonesia selain LSI dan LP3ES? Bukankah umur LSI di Indonesia 
belum juga lama? Bukankah umur Partai Demokrat di Indonesia juga belum lama? Mengapa 
lembaga2 baru ini bisa tiba-tiba menjadi sangat dominan dalam membentuk opini di 
masyarakat Indonesia? Itulah contoh kongkrit hasil kerja operasi intelijen. Begitu 
tenang,senyap, rapi, terorganisir dan tepat. Mereka disokong oleh kecerdasan orang 
(Rizal Malarangeng), teknologi (Metro TV dan SCTV), science (statistics), dan uang 
yang berlimpah-limpah.

Satu bukti lagi adalah, letak kantor LSI dan LP3ES selama berlangsungnya Pemilu. 
Tahukah anda kalau kantor LSI, LP3ES maupun NDI saat ini berdempetan dengan Kantor 
Pusat Tabulasi Suara KPU di Gedung Borobudur Hotel? Mereka �mengepung� pusat tabulasi 
suara nasional pemilu Indonesia. AS mengepung Indonesia yang secara fisik dan gamblang 
ini tidakkah menyadarkan kita semua bahwa betapa kasarnya mereka semua telah bermain 
dan kita hanya bisa mengikut-ikut dalam pola mereka.

Saat ini memang telah berlangsung beberapa suara kritik terhadap pelaksanaan pemilu 
ini. Beberapa diantaranya adalah menyatakan :

1.       Penolakan terhadap hasil pemilu 5 juli 2004 oleh KOMPI di Bandung

2.       Permintaan penghitungan ulang (karena khawatir terjadi kecurangan 
penghitungan suara) oleh GPI.

3.       Aksi pembakaran beberapa kotak suara yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa 
di Jakarta

4.       Permintaan PENGUSIRAN terhadap para Pemantau Asing dari Indonesia  oleh FKPPI.

5.       dll 

Namun hal itu tidak akan membawa banyak hasil karena mereka akan tetap berjalan mulus. 
Mereka akan tetap berjalan terus sampai penghitungan suara hasil pemilu selesai dan 
segala permasalahan yang ada akan ditanggulanngi nantinya oleh Mahkamah Konstitusi. 
Yang pasti jika KPU sudah membacakan pengumuman resmi Pemilu-5 Juli, maka Mahkamah 
konstitusi hanya akan menyelesaikan masalah yang �cilik-cilik� saja. Tetap saja SBY 
tidak akan terganggu gugat oleh yang �resmi� ini. Dalam menanggulangi �riak-riak� 
masalah  yang mengkritik dan menolak hasil pemilu 5 Juli 2004 ini berlangsung, mereka 
akan tetap konsisten membawa permasalahan-permasalahan yang muncul ke dalam wilayah 
diskusi dan perdebatan. Akan semakin ramai perdebatan dan diskusi di TV-TV namun 
penghitungan suara akan jalan terus hingga pengumuman resmi dilakukan. Dan 
permasalahan-permasalahan yang ada itu tidak akan mungkin terselesaikan sebelum 
keputusan resmi KPU.  Problem-problem itu paling-paling hanya akan selesai dalam 
wilayah
 diskusi daan perdebatan saja, atau diselesaikan  nantinya oleh Mahkamah Konstitusi 
atau malah bisa menguap sama sekali.  Tidak akan ada aksi yang kongkrit untuk 
menghentikan manipulasi yang terjadi saat ini. 

Kalau SBY jadi Presiden maka yang Indonesia akan benar-benar dikuasai oleh AS. BUMN 
kita akan semakin banyak dijual kepada asing, sumber daya alam kita pun akan semakin 
dikelola secara liberal dan kapitalistik, perguruan tinggi kita akan semakin banyak 
yang di-swastanisasi melalui BHMN. Selain itu nilai-nilai buatan Jahudi bagi non 
Jahudi yang selama ini merambah nilai-nilai di Amerika sana seperti sex bebas, gay, 
lesbian, hedonisme dll akan semakin merasuki Indonesia. Akan terjadi Amerikanisasi 
Indonesia. Itulah yang akan dibawa melalui SBY.

Kalau hal ini diteruskan maka kita hanya berpindah penjajah (artinya kita tetap 
terjajah), dari penjajah lama (RRC-Jepang yang bekerjasama dengan Cina Perantauan di 
Indonesia) kepada penjajah baru (AS � Jahudi). Begitulah hakikatnya pemilu kita ini.

Yang perlu dilakukan saat ini adalah upaya penghentian terhadap upaya pengangkangan 
ini. 

Upaya itu harus nyata, tidak sekedar wilayah cuap-cuap. Harus merupakan wilayah action 
praksis. 

Beberapa tindakan praksis yang perlu dilakukan adalah :

1.       Hancurkan compilation data yang ada di Pusat Tabulasi Suara Pemilu Nasional 
KPU di Hotel Borobudur. Kepada Para Hacker patriot bangsa diminta pertolongannya.

2.       Serang secara fisik kantor-kantor agen �demokrasi� Amerika di Indonesia 
antara lain : LSI, LP3ES, Metro 

TV, Freedom Institute, SCTV, NDI, Carter Centre.

3.       Teror atau bahkan kalau perlu culik orang-orang yang bekerja di dalam kantor 
agen �demokrasi� Amerika tersebut. Cari pentolan-pentolannya. Sekap dan tawan mereka.

Setelah hal itu dilakukan, maka kita bersama menuntut dilakukannnya penghitungan ulang 
secara benar, atau kalau perlu kita meminta dilakukan Pemilu Ulang. Hal itu jauh lebih 
baik untuk kita sebagai bangsa

Siapapun yang berani melakukan itu, maka dialah sebenarnya patriot bangsa ini dan 
dialah pemain politik ulung sesungguhnya, bukan hanya pintar omong di TV saja kerja 
orang politik itu. Mari kita lakukan hal itu bersama-sama!

Pemuda dan Mahasiswa harus mengambil sikap mandiri. Tidak usah perduli kalau para 
senior masih sibuk dengan kekuasaan mereka di dalam perebutan kekuasaan kepartaian. 
Kita buat jalan kita sendiri.


                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke