14.07.2004
Baru saja parlemen di Berlin memasuki liburan musim
panas, Menlu Joschka Fischer langsung mengadakan
perjalanan melanglang buana tetapi bukan untuk
berlibur. Hari Senin lalu di Sudan ia mengupayakan
agar konflik Darfur diselesaikan secepatnya, kemudian
ia langsung bertolak ke Asia. Diplomat tertinggi
Jerman itu akan mengunjungi Asia Selatan dan Asia
Timur sampai tanggal 23 Juli mendatang. Mula-mula ke
India, Cina, Bangladesh, Sri Lanka dan Pakistan.
-----------------------------------------------------
Perjalanan Joschka Fischer ke Asia
Oleh: Volker Witting
Menlu Jerman meninggalkan sengketa seputar konstitusi
UE, perang Irak dan berbagai pukulan dalam politik
dalam negeri dan dengan politik luar negerinya Joschka
Fischer hendak membuat topik berita. Menurut
jurubicaranya -Walter Lindner, tema utama pembicaraan
adalah politik luar negeri dan politik keamanan. Di
negara-negara yang dikunjunginya itu akan dibicarakan
mengenai stabilitas regional di Asia Selatan dan Asia
Timur. Tema-tema lainnya tentulah menyangkut kerjasama
dalam berbagai dewan di tingkat internasional termasuk
pemikiran mengenai reformasi PBB.
Sejak lama sudah dibicarakan untuk mengadakan
perubahan pada lembaga pengambilan keputusan PBB,
yaitu Dewan Keamanan. Anggota tetap dalam dewan itu
adalah Cina, Inggris, Perancis, Rusia dan AS.
Berdasarkan berbagai usulan reformasi yang dicanangkan
musim gugur mendatang, Jerman merupakan salah satu
negara yang dianggap punya peluang besar untuk
diterima dalam kalangan negara-negara yang berkuasa.
Oleh sebab itu Fischer hendak mencari dukungan di
Asia, agar Jerman dapat menjadi anggota tetap dalam
Dewan Keamanan.
Mula-mula di India dimana ia akan bertemu dengan
pemerintah yang baru dipilih. Negara demokrasi
terbesar dunia itu juga mengharapkan peluang besar
untuk memperoleh tempat permanen dalam Dewan Keamanan.
Hubungan antara India dan Pakistan yang juga akan
dikunjungi Fischer dalam waktu belakangan ini tidak
terlalu tegang lagi. Kedua negara atom yang bermusuhan
itu belum lama berselang membuka "hotline" antara para
menlu nya, untuk meredakan konflik Kashmir dan
mencegah timbulnya peperangan.
Sri Lanka juga tidak kunjung menjadi tenang. Sejak
berbulan-bulan perundingan perdamaian antara
pemerintah dan pemberontak "macan pembebasan Tamil
Eelam" dapat dikatakan mandek. Sedangkan kunjungan
Menteri Fischer ke Bangladesh adalah untuk pertama
kalinya.
Berbeda halnya dengan Cina yang dengan rekan
sejabatannya dari Beijing, Fischer sudah sering
bertemu. Sejak beberapa tahun Jerman dan Cina secara
teratur membicarakan prinsip-prinsip negara hukum dan
HAM. Tercatat adanya "boom" perdagangan walaupun
penjualan sebuah reaktor atom Jerman ke Cina nampaknya
sudah batal sama sekali. Oleh sebab itu Menlu Fischer
hendak mengupayakan penjualan teknologi "hijau" atau
teknologi yang ramah lingkungan. Menurut Walter
Lindner, di Cina Fischer akan meresmikan kawasan
produksi untuk kolektor tenaga surya terbesar di
dunia, yaitu di Propinsi Shangdong tepatnya di kota
Jinan, 200 km dari Beijing.
Sekarang pun kolektor tenaga surya di Cina sudah dapat
memproduksi energi yang sama kapasitasnya dengan
kekuatan dari tiga reaktor atom. Dalam hal ini Jerman
akan terus mendukung perkembangannya secara
berkesinambungan.
__________________________________
Do you Yahoo!?
Read only the mail you want - Yahoo! Mail SpamGuard.
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/