19.07.2004
Pelajaran Agama Islam Disekolah Jerman
Politik bidang pendidikan di Jerman merupakan wewenang
masing-masing negara-negara bagian untuk
menentukannya. Setiap negara bagian memutuskan mata
pelajaran dan kurikulumnya. Ditingkat Menteri
Kebudayan negara bagian, secara bersama-sama
ditetapkan standar yang bersifat mengikat. Tetapi
untuk mata pelajaran mengenai agama Islam sampai
sekarang belum ditetapkan. Ini merupakan salah satu
alasan mengapa proyek pelajaran agama Islam
disekolah-sekolah Jerman berjalan sangat lamban.
Sementara itu 700 ribu murid beragama Islam yang
sebagian besar berasal dari Turki, belajar
disekolah-sekolah Jerman. Beberapa negara bagian,
sejak beberapa waktu lalu telah mulai melakukan uji
coba penerapannya tetapi negara bagian yang lainnya
sampai sekarang masih belum memulainya. Disebuah
sekolah dasar dinegara bagian Niedersachsen,
murid-murid berusia antara delapan dan sembilan tahun
-sebagian besar berasal dari Turki, dengan tehnik
bermain membahas tema Islam. Sedangkan dinegara bagian
Nordrhein-Westpahlen dilaksanakan sebuah pilot proyek
bagi murid- murid yang beragama Islam dengan jam
pelajaran yang terbatas dan tidak merupakan mata
pelajaran wajib.
Mengenai diperlukannya perluasan spektrum bagi mata
pelajaran agama Islam, disepakati ditingkat Menteri
Kebudayaan negara-negara bagian juga induk organisasi
Islam terbesar di Jerman menyambut proyeknya dengan
sikap positif. Hal ini juga dapat dikaitkan dengan
jumlah murid beragama Islam di sekolah-sekolah Jerman
yang mencapai enam persen dari keseluruhan murid.
Meskipun demikian masih terdapat sejumlah pertanyaan
yang belum terjawab. Gereja Katolik dan Protestan di
Jerman menentukan mata pelajaran bagi murid yang
beragama Katolik dan Protestan. Tetapi dikalangan
pemeluk Islam tidak terdapat lembaga seperti itu. Di
Jerman terdapat sejumlah organisasi Islam yang
terpecah-pecah sehingga dengan demikian mereka hanya
terwakili secara minoritas. Dipertanyakan, siapa yang
berwenang menentukan kurikulum mata pelajaran agama
Islam? Dan siapa yang akan mendidik tenaga
pengajaranya? Apa isi kurikulumnya? Yang terlihat
adalah tujuannya ketimbang sesuatu yang konkrit untuk
dilaksanakan. Bagi negara bagian Nordrhein Westphalen,
menurut Kepala bidang pendidikan di kota K�ln Harald
Griesner, tujuannya adalah untuk menyampaikan kepada
murid-murid yang beragama Islam mengenai tradisi,
sejarah, etik dan agama Islam. Tetapi tidak
mengkaitkannya dengan lembaga gereja melainkan bila
diinginkan dapat merupakan pelajaran sekuler mengenai
Islam. Pelajaran agama bagi murid-murid beragama Islam
di Jerman termasuk belajar membaca kitab suci
Al-Quran, sejak lama dikelola secara swasta tanpa
adanya pengawasan dari pemerintah. Setelah serangan
teror tanggal 11 September 2001 tempat pendidikannya
disorot aparat keamanan dan media. Setiap negara
bagian menempuh jalan sendiri untuk melaksanakan
proyek mata pelajaran agama Islam disekolah-sekolah
Jerman.
Dinegara bagian Bayern guru dari Turki memberikan
pelajaran dalam bahasa Turki. Dinegara bagian
Niedersachsen, Nordrhein -Westphalen dan Berlin,
pelajarannya disampaikan dalam bahasa Jerman, oleh
tenaga pengajar dari berbagai negara. Masalah besar
yang sampai sekarang belum terpecahkan adalah, belum
terdapatnya organisasi Islam yang dapat dijadikan
mitra dan mewakili semua pemeluk Islam di Jerman untuk
mengembangkan kurikulum pelajaran serta memilih dan
menentukan tenaga pengajar. Semua Menteri Kebudayaan
dinegara-negara bagian Jerman sepakat, tujuan yang
hendak dicapai adalah agar dalam kehidupan sehari-hari
disekolah-sekolah Jerman murid yang beragama Islam
jangan sampai dirugikann dan menyamakannya dengan
murid yang beragama Kristen. Dengan memberikan
pelajaran agama Islam secara terbuka diharapkan
gelombang dan bibit sikap yang radikal dapat dicabut
dari akarnya. Dialog antara agama dan budaya,
sebaiknya dimulai dari tingkat sekolah dasar. Namun
sampai adanya ketetapan mengenai mata pelajaran agama
Islam dengan tenaga pengajar yang terdidik dan
tersedianya buku pelajaran beserta kurikulumnya yang
lengkap untuk dapat diterapkan diseluruh Jerman, masih
memerlukan waktu.
__________________________________
Do you Yahoo!?
Vote for the stars of Yahoo!'s next ad campaign!
http://advision.webevents.yahoo.com/yahoo/votelifeengine/
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/