Dari milis sebelah. Menarik buat dianalisis:
======================================


Sungguh menarik juga ajaib ketika pada jam 24 malam
tanggal 6 july 
2004 jumlah suara yang telah dientry KPU telah
mencapai 52 juta 
suara. Kenapa menarik sekaligus ajaib alasannya
pemilihan Presiden 
Baru selesai perhitungannya rata-rata pada tingkat
kelurahan pada jam 
20.00 tanggal 5 July kemudian berdasarkan fakta bahwa
jarak dari 
kelurahan terhadap kecamatan bukanlah jarak yang dekat
sehingga butuh 
waktu juga tetapi anehnya ketika tanggal 6 jam 12.00
jumlah suara 
yang tertabulasi baru 4 jutaan tetapi pada jam 24
sudah 52 jutaan. 
Mari kita hitung berapa lama waktu yang dibutuhkan
untuk memasukan 
data tersebut. 52 juta artinya sama dengan 170.000 TPS
dan jika 
setiap data TPS butuh waktu 3 menit maka jumlah waktu
yang diperlukan 
adalah 520.000 menit untuk memasukan data tersebut.
Waktu yang ada 
dengan terjadinya perhitungan itu adalah 24 jam
artinya 24 X 60 menit 
maka 1440 menit sehingga komputer yang diperlukan
adalah 500 komputer 
yang bekerja selama 24 jam . Jika asumsi ini benar
maka tidak mungkin 
juga karena tidak semua data pada kecamatan tersebut
sudah selesai 
diproses. Kemungkinan lainnya telah selesainya
data-data itu diproses 
pada tingkatan kecamatan secara luas tetapi pertanyaan
berikutnya 
kenapa data hasil perolehan suara di daerah
DKI-Jakarta belum selesai 
dan kalah jauh dari data-data daerah lainnya. 
        Indikasi lainnya yang menarik adalah kenapa
daerah-daerah 
yang dimenangkan oleh kandidat diluar SBY dan Mega
datanya terlambat 
dimasukan di hasil tabulasi nasional KPU, soal yang
menarik lainnya 
adalah setelah Amien Rais didukung Penuh oleh PKS
kenapa yang menang 
di DKI adalah SBY padahal pada pemilu 2004 PKS menang
di DKI-Jakarta 
dan konstituent PKS terkenal disiplin hanya sisi
lainnya data hasil 
pemilihan di DKI Jakarta belum selesai. Dari fenomena
ini yang paling 
gila data hasil Quick Count mengikuti hasil KPU atau
Data KPU 
mengikuti hasil Quick Count.Jika tidak percaya silakan
lihat 
perkembangannya dari ketika data tersebut mulai
dimunculkan. Tim 
Amien Rais telah secara tegas menyatakan bahwa
keberatan atas data 
KPU dan Quick Count yang di tayangkan terus menerus
padahal data-data 
tersebut belum dapat dikatakan sebagai data yang layak
ditayangkan 
sesuai dengan aturan yang dinyatakan pada UU No 23
tahun 2003 tentang 
Pemilu. Akibatnya tujuan penginformasian data KPU yang
sebelumnya 
untuk sebagai informasi tetapi saat ini menjadi
pembangun opini 
masyarakat bagi SBY dan MG.
      Yang paling menarik antara Megawati dan SBY
keduanya sangat 
dekat dengan Tommi Winata sehingga ada kesepakatan
atau kebetulan 
yang disengaja server KPU ternyata adanya di Artha
Graha kawasan 
Bisnis Sudirman dan datanya dikirim ke Borobudur. Kita
barangkali 
tidak boleh curiga dulu atau sudah harus bergerak
segera karena jika 
ternyata benar server,Dana kampanye SBY,dana kampanye
Mega juga ada 
di Tommi Winata maka Pernyataan Gus Dur menjadi sangat
benar bahwa 
Tommi Winata lah sekarang penguasa Indonesia
sebenarnya dan ini 
adalah fase makin dalamnya kecelakaan Indonesia.
Apakah Rakyat 
Indonesia akan diam saja jawabannya jika mereka tahu
akibatnya belum 
tentu diam. Atas berkuasanya Tommi Winata maka yang
paling 
dikecawakan adalah Amien Rais yang terkenal JUJUR dan
Wiranto yang 
terkenal tidak mau berhubungan dengannya. Alasannya
keduanya tidak 
suka dan kecewa adalah sangat sederhana karena
keduanya ingin 
Indonesia menuju kearah yang lebih baik. Kecanggihan
rencana Hidayat 
Nur Wahid agar Amien Rais dapat memenangkan pemilihan
Presiden 2004 
ternyata salah satu kunci tindakan yang menggagalkan
Wiranto jika 
ternya ia tidak masuk keputaran kedua. Tetapi kita
tidak boleh 
berpikir linier seperti itu karena siapa tahu rencana
sebenarnya 
Hidayat Nur Wahid adalah membangun gerakan
revolusioner untuk 
membabat Tommi Winata karena dengan majunya SBY dab
Mega maka 
kedoknya Tommi winata melaksanakan rencananya
melakukan penguasaan 
Indonesia menjadi terungkap. Cilakanya skenario ini
juga menjebak 
Akbar Tanjung untuk menjadikan dirinya sebagai King
maker negeri ini 
sehingga ia diindikasikan menerima tawaran 7 kursi
kabinet jika mega 
wati tetap menjadi Presiden sedangkan dikubu SBY
kecanggihan 
berpolitknya telah berhasil menempatkan Yusuf Kalla
menjadi WaPres.
          Itu semuanya rencana konspirasi berdasarkan
akal manusia 
sekarang mari kita lihat apa rencana Tuhan Yang Maha
Kuasa terhadap 
bangsa Indonesia ? Dalam kondisi inilah kita sebagai
bangsa dituntut 
tanggung jawabnya. Hanya bagi orang yang cinta negeri
dan beriman 
kelihatannya tidak ada pilihan lain selain melakukan
perlawanan. 
Siapakah diantara Wiranto-Gus Sholah atau Amien
rais-Siswono yang 
berani memimpin perubahan Indonesia kearah yang lebih
baik dengan 
jalan yang tidak normatif atau Revolusioner karena
hanya itu caranya! 
Atau masih ada cara lain? Pada saat injuri Time ini.





                
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
http://promotions.yahoo.com/new_mail 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke