http://www.kompas.co.id/utama/news/0407/24/031057.htm

Pemerintah Indoesia kecewa atas keputusan pengadilan Malaysia yang membebaskan majikan 
Nirmala Bonat, Yim Pek Ha, namun tetap menghormati keputusan itu. "Kita kecewa, tetapi 
kita mengetahui mereka telah berusaha sebaik-baiknya," kata Juru Bicara Departemen 
Luar Negeri (Deplu) Marty Natalegawa di Jakarta, Jumat.

Yim Pek Ha, majikan yang telah menyiksa pembantu rumah tangga asal Indonesia itu, 
dibebaskan sementara dengan uang jaminan 85 ribu ringgit pada 19 Juli lalu, atas 
pertimbangan kemanusiaan mengingat Yim Pek Ha menderita penyakit darah tinggi dan 
masih memiliki anak balita.  "Kami bisa memahami itu. Itu bukan berarti ia dibebaskan 
dari perkaranya," kata Marty.

Ia melanjutkan, pembebasan sementara itu akan dicabut jika Yim melanggar persyaratan 
yakni pergi dari ibukota Negara Selangor tanpa izin Mahkamah Tinggi. Selain itu, 
paspornya ditahan di Mahkamah Tinggi dan telah berada dalam daftar hitam sebagai 
majikan yang tidak bisa lagi  mempekerjakan pembantu rumah tangga dari negara asing.

Pihak Deplu, ujar Marty, sudah menyiapkan pengacara bagi Nirmala Bonat, yaitu Wong 
Swee Min, dari Megat Najmuddin Leong and Co, dan sedang menyiapkan bukti-bukti yuridis 
serta pelengkap lainnya.

Menanggapi Laporan Human Rights Watch (HRW), LSM yang berkedudukan di New York, Rabu, 
yang menyebutkan banyak pelanggaran HAM yang dialami PRT asal Indonesia di negara 
lain, Marty mengatakan, tanpa ada laporan HRW itu pun pihaknya mengetahui banyak 
pelanggaran HAM terjadi. "Yang masih diperlukan adalah seberapa jauh hal itu terjadi 
dan apa sudah sedemikian buruk," katanya.

HRW menyebutkan, 10 persen PRT asal Indonesia yang diwawancarai mengalami pelecehan 
seksual, ada di antaranya yang diperkosa. Dilaporkan pula, setiap tahun sedikitnya 18 
ribu PRT asal Indonesia kabur dari majikannya. (Ant/Egi)



function 
WindowOpen1(url){myWin1=open(url,"displayWindow","width=400,height=400,toolbar=no,menubar=no");return
 false;}




                
---------------------------------
 ALL-NEW Yahoo! Messenger - all new features - even more fun!  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke