30.07.2004

Siemens optimis tentang prospek bisnis di Indonesia  
  
(Siemens, yang berpusat di M�nchen, kini aktif di
lebih 190 negara)  
   
Siemens adalah perusahaan Jerman pertama yang masuk ke
Indonesia dan kini sudah beroperasi selama hampir 150
tahun.

Werner von Siemens, tahun 1847 memperkenalkan temuan
terbarunya berupa sebuah mesin telegram. Temuan itu
kelak menjadi dasar berkembangnya teknologi komunikasi
modern, sekaligus pilar tumbuh dan berkembangnya
produk-produk teknologi tinggi bermerek Siemens. Kini,
hampir 160 tahun kemudian, Siemens telah berkembang
menjadi perusahaan global dengan perwakilan di lebih
190 negara. Aktivitas yang semula hanya bertumpu pada
sebuah bengkel di salah satu sudut kota Berlin,
menyebar ke seluruh dunia. Siemens kini menguasai
sekitar 45.000 hak paten.

Di Indonesia, Siemens sudah aktif sejak hampir 150
tahun. Inilah perusahaan Jerman pertama yang
beroperasi di Indonesia. Menurut Presiden Direktur PT
Siemens Indonesia- J�rgen Lagleder, produk pertama
yang diperkenalkan adalah mesin telegram. Kemudian
Siemens mengerjakan fasilitas listrik di Kraton
Yogyakarta.

Tahun 2003, Siemens Indonesia meraih pendapatan bersih
senilai 691 juta euro, atau setara dengan 7 triliun
Rupiah. Ini merupakan kenaikan 80% dibanding 2002.
Setiap tahunnya, investasi yang dikucurkan berkisar
antara 5 sampai 10 juta euro, atau antara 50 sampai
100 miliar rupiah. Sebanyak 3400 orang karyawan
dipekerjakan pada 5 unit perusahaan yang beroperasi.
Saat ini, Siemens aktif terutama dalam bidang
telekomunikasi dan ketenagalistrikan.

Direktur Utama Siemens Indonesia, J�rgen Lagleder
menjelaskan bahwa aktifitas utama kami ada di bidang
pembangunan jaringan telekomunikasi, untuk telpon
non-selular, maupun selular, dan ini sekarang menjadi
salah satu bidang bisnis utama. Kami adalah pemasok
utama kebutuhan operator telpon selular, misalnya
untuk pembangunan basis jaringan provider besar
seperti Telkomsel, Indosat, dan lainnya. Di sektor ini
kami adalah pemimpin pasar. Bidang bisnis kedua adalah
sektor energi, terutama usaha pembangkit tenaga
listrik dan distribusi energi listrik. Kami adalah
pemasok utama PT PLN.

Sektor bisnis Siemens Indonesia yang lain adalah
bidang peralatan kedokteran atau medis, transportasi
kereta api, juga system penerangan. Telah banyak
investasi yang ditanamkan. Berbagai peristiwa dilalui,
baik politik maupun ekonomi. Saat ini semua unit
bisnis Siemens berkembang dengan baik, setelah melalui
masa-masa sulit ketika terjadi krisis moneter di Asia
tahun 97-98.

Lagleder dapat mengatakan, bahwa saat ini jumlah
pesaing kami di Indonesia berkurang dibandingkan
sebelum terjadinya krisis. Banyak perusahaan lain lain
menutup pabriknya dan pergi meninggalkan Indonesia.
Siemens tidak melakukan itu. Kami punya strategi
jangka panjang, terlepas dari berbagai peristiwa
politik, dan ini berlaku bagi semua perusahaan kami di
seluruh dunia. Jadi untuk Indonesia juga bisa saya
pastikan, kami akan tetap berada disini.

Siemens juga memperhatikan pengembangan sumberdaya
manusia sebagai modal penting. J�rgen Lagleder
menjelaskan, banyak karyawannya yang dikirim ke
berbagai negara, termasuk ke Jerman untuk menambah
pengetahuan dan ketrampilannya. Para karyawan juga
menunjukkan loyalitas tinggi. Banyak karyawan yang
telah bekerja lebih dari 20 tahun. Mereka adalah modal
penting bagi investasi Siemens. Berkat pengabdian
mereka, hubungan baik bisa dijalin dengan para
pelanggan maupun dengan masyarakat luas 

Wakil Serikat kerja membenarkan upaya Siemens
menciptakan suasana kerja yang nyaman, paling tidak
soal kesejahteraan karyawan. Menurut Ketua Serikat
Pekerja Seluruh Indonesia, SPSI, di perusahaan Siemens
Indonesia, Nashirudin Mawardi, secara umum hak-hak
kerja karyawan terjamin. Gaji bulanan yang mereka
terima rata-rata lebih besar dibanding dengan gaji
yang diterima karyawan di Indonesia. Disamping itu,
berbagai jaminan sosial dan fasilitas kerja juga
dipenuhi.

Bukan berarti pihak Serikat Pekerja tak punya
persoalan sama sekali dengan hubungan kerja. Saat ini
misalnya, kesepakatan kerja bersama periode 2002-2003
telah berakhir. Tetapi tim perumus yang terdiri wakil
serikat kerja dan wakil perusahaan belum mencapai
kesepakatan baru. Akibatnya, karyawan bekerja
berdasarkan kesepakatan lama dengan masa toleransi
satu tahun. Jadi, dalam soal hubungan kerja, masih ada
masalah yang belum bisa disepakati.

Lalu bagaimana Siemens melihat peluangnya di Indonesia
dalam tahun-tahun mendatang? Menurut J�rgen Lagleder,
sektor infrastruktur dan sektor telekomunikasi tetap
menjadi pasar yang menjanjikan. Misalnya, konsumsi
energi listrik terus tumbuh rata-rata 8% setiap
tahunnya. Konsumsi listrik per kapita memang masih
rendah, tapi jumlah penduduk terus bertambah. Begitu
pula dengan kebutuhan saluran telpon, baik selular
maupun non-selular. Jika dibandingkan dengan pasar
Eropa maupun Amerika, pasar di Indonesia tetap
menjanjikan.

Direktur Utama Siemens Indonesia, J�rgen Lagleder,
optimis tentang prospek bisnis dalam beberapa tahun
mendatang.

Lagleder menambahkan perusahaannya tidak melihat
adanya kecenderungan kejenuhan pasar dan dalam
beberapa segmen bisnis, pasar masih terbuka. Jadi,
untuk beberapa tahun mendatang, saya pikir ada peluang
bisnis yang baik.

Di pasar lokal, Siemens memang terbukti unggul
dibeberapa sektor. Di bidang listrik misalnya,
Siemens, mengungguli produk-produk bermerek lain,
mulai dari pembangkitan sampai distribusi listrik.
Warga Jakarta setiap hari merasakan nikmatnya
bepergian di malam hari, karena jalanan ibukota
semenjak petang hingga pagi hari diterangi cahaya
lampu yang dihasilkan pabrik-pabrik milik Siemens. Di
sektor telekomunikasi, persaingan lebih ketat. Siemens
memasok sebagian terbesar kebutuhan produk teknologi
untuk jaringan operator telpon selular maupun non
selular. Tetapi sebagai produsen telpon selular,
Siemens hanya berada di peringkat ketiga setelah Nokia
dan Sony Ericsson.

Peta bisnis global saat ini terus menutut perusahaan
baik besar maupun kecil untuk selalu siap bersaing
bila ingin bertahan. Tantangan untuk Siemens juga
muncul karena kemajuan yang diperoleh negara lain.
Perkembangan teknologi di Cina misalnya perlu
dicermati. Produk teknologi Cina akan bersaing di
pasar Indonesia. J�rgen Lagleder, yang pernah bertugas
5 tahun di Cina, sangat menyadari situasi ini.

Menurut Lagleder, Cina memang telah membuat banyak
kemajuan dalam beberapa tahun belakangan, ini terlihat
juga dalam bidang teknologi. Beberapa perusahaan besar
Cina sangat agresif melakukan ekspor ke Asia maupun
Eropa serta ke berbagai belahan dunia yang lain. Jadi
persaingan akan semakin ketat. Tapi soal persaingan,
ini bukan hal baru untuk Siemens. Yang baru adalah
trend munculnya para pesaing dari Cina.

J�rgen Lagleder menyatakan yakin, perusahaannya akan
bisa mengatasi persaingan dengan menampilkan
produk-produk bermutu.
 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke