Pengantar:

Penyiaran ulang Laporan ini, saya lakukan dengan persetujuan Bung S.Soejoso. Saya 
mengucapkan terimakasih atas persetujuan yang telah diberikan oleh Bung S.Soejoso.

JJK

RestaurantINDONESIA  SCOP FRATERNITE           

12 rue de Vaugirard 

75006 PARIS,PERANCIS 

TEL : 01 43 25 70 22

 

"MENEGASKAN MAKNA INDONESIA" 



[Laporan S.Soejoso Kepada Keluarga Besar Koperasi Restoran Indonesia, Paris, Perancis, 
31 Juli 2004].





Teman-teman sekalian yang saya cintai,

Puisi "MENEGASKAN MAKNA INDONESIA" karya Bung Emil yang tertera dibawah ini, telah 
dibacakan sebagai salah satu acara dalam  Malam Perpisahan antara Masyarakat Indonesia 
dengan Duta Besar RI Adian Silalahi dan Dubes RI untuk UNESCO Bpk Bambang Suhendro, 
yang keduanya mengakhiri jabatannya di Paris. Malam perpisahan yang  diselenggarakan 
pada hari Jumat malam (30/07/04) di KBRI itu, dihadiri oleh kurang lebih 200 orang 
dari berbagai kelompok masayarakat Indonesia di Paris.  Untuk pertama kalinya, 
kelompok masyarakat di sekitar Restoran Indonesia [Resindo] disebut secara terbuka 
dalam pertemuan resmi KBRI seperti itu, baik dalam pidato Pembukaan dari Kepala Bagian 
Penerangan, maupun Pidato Kuasa Usaha Sementara dan dalam Pidato Pak Dubes Silalahi.

   Puisi "MENEGASKAN MAKNA INDONESIA" , yang sayangnya tidak dibacakan oleh penulisnya 
sendiri itu, telah mendapat sambutan hangat dan tepuk tangan dari para hadirin yang 
memenuhi ruangan Sasana Budaya KBRI. Mereka terpukau mendengarkannya, dan teristimewa 
sekali Bapak Dubes Silalahi dan Ibu, tampak terharu  oleh isi puisi yang berisi 
penghargaan kepada beliau yang telah merintis kerja sama dan saling pengertian antara 
KBRI dan Resindo, serta ajakan kepada semua untuk berbuat sesuatu yang positip bagi 
INDONESIA kita itu.  

Seusai pembacaan, Pak Dubes SILALAHI segera naik panggung, menyambut dan memeluk Sdr 
SOEJOSO, penanggung jawab Restauran Indonesia, yang membacakan sajak tersebut, serta 
menyatakan terimakasih beliau kepada masyarakat Indonesia disekitar Restoran Indonesia 
dan juga kepada Restoran Jakarta-Bali [milik keluarga A.M. Hanafi, mantan Republik 
Indonesia Soekarno untuk Kuba --JJK],  yang dengan caranya sendiri telah berbuat untuk 
 kebaikan Indonesia.

Sebelum membaca sajak, Soejoso mengucapkan terima kasih kepada KBRI yang telah 
mengundang Keluarga Besar Koperasi Restoran Indonesia ke Malam Perpisahan tersebut. 
Dan menyatakan bahwa kelompok masyarakat ini sejak lebih 20 tahun yang lalu berada di 
Paris dan membuka restoran INDONESIA yang pertama di Perancis  untuk hidup dan buat 
memprogandakan Indonesia lewat penyajian makanan serta kegiatan kebudayaan.  

Pada kesempatan itu telah kita serahkan kepada Pak Dubes, sepucuk Surat Penghargaan 
dan Selamat Jalan dari Koperasi SCOP Fraternit�/Resindo serta puisi "MENEGASKAN MAKNA 
INDONESIA " tsb. 

Dalam menutup acara pembacaan puisi tersebut, pengacara menggaris bawahi agar kita 
mengakhiri pertikaian untuk kepentingan  membangun Indonesia -- menyitir dua baris 
terakhir dari salah satu bait puisi Bung Emil itu. 

Satu hal lagi yang patut kita catat, adalah apa yang berlangsung  pada acara 
terakhir,yaitu pemberian buket bunga  kenangan dari masyarakat Indonesia kepada kedua 
Ibu Dubes.  Pada saat itu, secara mengejutkan, pengacara memanggil  Ibu UMAR SAID 
untuk tampil ke depan guna menyerahkan satu Buket Bunga kepada Ibu Bambang /Dubes 
Unesco, sedangkan kepada Ibu Dubes KBRI diberikan oleh seorang Ibu Tertua dari 
masyarakat Indonesia di Paris. Apakah makna dari kejadian ini? Marilah kita telaah 
bersama. 

Malam perpisahan diakhiri dengan Ucapan Selamat Jalan kepada kedua Dubes dan 
keluarganya, yang segera akan berangkat ke Jakarta, hari Sabtu siang dan Minggu siang 
(31/07 dan 01/08/04). Pada saat itu, sekali pak Dubes merangkul pak Umar dan juga 
S.Soejoso. Kepada Pak Umar, beliau mengatakan : "Restoran Indonesia harus tetap hidup 
dan dipertahankan".Kepada Soejoso, Pak Duta  sekali lagi menyatakan terima kasih 
kepada seluruh anggota Kooperasi RESINDO dan kepada Pak KUSNI atas puisinya dan 
harapan beliau agar "Restoran terus sukses dan maju selalu". Ibu Duta menyampaikan 
salam kepada kita semua, dan khususnya terima kasih atas puisi yang ditulis khusus 
untuk Pak Dubes. 

Akan meninggalkan pintu, kita bersalaman dengan Kepala Bagian Poilitik KBRI (Imam 
Santoso, yang ternyata sudah kita kenal, karena pernah menghadiri pameran foto Sini 
Cedercreutz [antropolog Finlandia,sahabat dekat Koperasi Restoran Indonesia 
-JJK],"Tentang Nelayan Amurang/Manado" di Restoran INDONESIA, 3 tahun yang lalu); dan 
dengan Ibu Kuasa Usaha Sementara, yang berpesan:"Sering-sering datang ke KBRI ya..... 
Sekarang situasinya sudah lain ......".

Demikianlah sedikit laporan saya kepada semua teman tentang pembacaan puisi Bung Emil. 
Si pembaca minta maaf, kalau tidak bisa mengekspresikan isinya, karena memang hanya 
orang awam (bukan seniman ) , dan yang persiapanyapun hanya dilakukan  baca di metro , 
di saat perjalanan pulang pergi kerja di Vaugirard . 

Salam sampai jumpa . Mudah-mudahan semua itu akan ada buahnya di waktu mendatang. 

S.Soejoso

Paris,31 Juli 2004.



Lampiran:



MENEGASKAN MAKNA INDONESIA

 

[Kepada Adian Silalahi,Dubes RI di Perancis & Andora]. 

 

 

 

kabut di atas sungai

di dua tebing penduduk sekampung terberai

 

dari tebalnya lumut 

orang tahu lamanya perpisahan

 

 

lantas kau tiba membangun titian

tanganmu membidas jalan 

membangun titian sepaha 

masih sepaha saja memang

kerna kau memang hanya seorang adian

 

 

di ujung titian di mana lama kami menunggu

mata kita menyala menyaingi matahari  dan bulan langit

nyala ini diam-diam tanpa predikat 

kita ketahui bernama cinta bangsa dan negeri tak pernah binasa 

dan bukan pula monopoli  

bersarang di hati kita 

bedanya kau sanggup memelukku mengucapkannya tanpa malu

seine dan vaugirard tahu makna pelukanmu

seperti kau pun paham makna wedang jahe 

kami hidangkan mengganti champagne menyambutmu

 

 

indonesia memang milik kita

milikmu

milikmu 

milikmu

tapi juga milikku

milik kita

 

 

masing-masing mengucapkan janji setia kepadanya

kau pun paham tanpa kau ucapkan

kami pun paham 

seine dan vaugirard mencatat merekam selamanya

kendati waktu sering memaksa kita bicara dengan bahasa tangan seribu tanda

 

 

ini malam kita berjumpa tidak untuk berpisah

tapi untuk selamanya bersatu di negeri milik bersama

di mana kita berlomba dalam mencintai 

kerna sama-sama setuju 

sama-sama  anak bangsa putra-puteri negeri 

kerna kita sama-sama di atasnya membangun harapan 

mengalahkan keterlontaan

maka pertikaian patut diselesaikan

 

 

kau bangun sudah sebuah titian

titian sepaha menyambung dua tebing

siapa gerangan pernah berani merangkul orang-orang terbuang 

sementara tank dan meriam belum ditarik dari tebing basah darah

kaulah yang gagah berkata: 

"stop pertempuran!"

lalu hangat merangkulku 

 

 

vaugirard

seine

hatiku

mungkin juga hatimu

mungkin juga hati orang-orang 

yang lapang seluas padang 

seluas langit dan cakrawala

mencatat cinta ini

sedangkan esok

senantiasa halaman putih

masih patut ditulis

dan malam ini kuterakan tandatanya

 

 

ini malam kita berjumpa tidak untuk berpisah

tapi menegaskan janji 

indonesia milik kita

rumah bersama

di mana kita pulang

dan hidup membangun harapan

di mana pertikaian kita tuntas usaikan 

 

 

ini malam kita tegaskan 

makna indonesia 

arti keindonesiaan

kernanya pintuku

pintu kami 

tak pernah terpalang, adian

 

 

 

Paris, Juli 2004.

---------------

JJ. KUSNI

 

 

 

 

                                                      



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke