Senin, 19 Juli 2004  
 
 
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0407/19/humaniora/1152404.htm

Pendidikan di India Bisa Jadi Alternatif 


Jakarta, Kompas - Minat masyarakat Indonesia untuk
melanjutkan studi ke India masih sangat kecil meski
perguruan tinggi di India telah memiliki reputasi
internasional, khususnya bidang teknik, teknologi
informasi, dan manajemen.

Dibandingkan dengan di Australia, Amerika Serikat, dan
Inggris-tiga negara yang menjadi tujuan utama
masyarakat Indonesia yang belajar ke luar negeri-biaya
studi di India masih relatif murah. Selain itu, biaya
hidup di India juga tidak lebih tinggi dibandingkan
biaya hidup di Jakarta dan kota-kota lain di
Indonesia.

Menurut Sekretaris II Bidang Pendidikan dan Informasi
Kedutaan Besar India di Jakarta Shri Kaisar Alam,
sejumlah perguruan tinggi di India memiliki kualitas
sebaik institusi pendidikan tinggi di negara-negara
maju. Akan tetapi, kata Alam, rata-rata orang
Indonesia belum tertarik untuk belajar di India. "Kami
ingin mendorong orang-orang Indonesia untuk belajar di
India," kata Alam ketika ditemui di Jakarta, pekan
lalu.

Sejumlah institusi perguruan tinggi di India memiliki
reputasi yang baik di tingkat internasional, di antara
Institut Teknologi India di Bombay, Delhi, Madras,
Banglore, Calcuta, dan Roorkee. Di bidang manajemen
terdapat Institut Manajemen India di Ahmedabad dan
Bangalore.

Menurut Alam, di sejumlah perguruan tinggi tes masuk
tidak hanya tes tertulis, tetapi juga tes wawancara
dan diskusi kelompok. "Seleksinya sangat ketat. Di
Insitut Teknologi India di Delhi, dari 200.000 peserta
yang ikut tes hanya sekitar 6.000 orang yang lulus,"
kata Alam.


Kepala Balai Penelitian Jasa Konstruksi Krisna Nur
Miradi mengatakan, bidang-bidang studi yang ditawarkan
di Institut Teknologi India Roorkee sangat spesifik.
Ada bidang studi yang spesifik seperti gempa bumi,
ruang angkasa, dan pembangunan sumber daya air. Bidang
studi irigasi dan manajemen air serta pembangunan
sumber daya air telah memiliki reputasi internasional.
Banyak lulusannya yang menyerbu ke negara-negara
Eropa.

Prasetyadi, yang baru menyelesaikan studinya di
Institut Teknologi India Rooorkee, juga mengatakan
bahwa sistem pendidikan tinggi di India tidak kalah
dengan di negara-negara Barat. Tidak ada toleransi
bagi mahasiswa yang menyontek dan para pengajarnya
selalu siap melayani mahasiswa. Bahasa Inggris menjadi
bahasa pengantar di kebanyakan perguruan tinggi.
Bahkan, sejumlah sekolah dasar sampai menengah atas di
India telah memakai bahasa Inggris sebagai bahasa
pengantar.

India memiliki tidak kurang dari 300 perguruan tinggi
dan sekitar 10.000 kolese. (wis)


=====
Mario Gagho
Political Science,
Agra University, India


                
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers!
http://promotions.yahoo.com/new_mail


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke