Konon dlm dokumen JI, Indonesia mencadi wilayah
operasi (pengeboman), Malaysia dan Singapura jadi
wilayah penggalangan dana, sedangkan Filipina jadi
wilayah pelatihan. Ini namanya Sontoloyo, kenapa
negara asal DR.Azahari yang tidak dijadikan wilayah
operasi. Saya katakan kepada anggota JI yg kebetulan
WNI, Indonesia adalah negaramu tanah airmu kampung
halamanmu, tolong jangan menyalakan bom di kampung
halamanmu, carilah daerah lain. Kalau anda menyalakan
bom disini yg akan hancur adalah negaramu bukan orang
lain, yang mati juga saudara-saudaramu, yang merugi
(ekonomi,politik,sosial,budaya) juga
saudara-saudaramu.

Jangan mau ditipu DR.Azahari. Mungkin  kalau bom
dinyalakan di Indonesia, DR.Azahari berharapan
uang-uang dan investasi akan terbang ke negaranya.

--- Chalik Hamid <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Sinar Indonesia Baru 6 Agustus 2004
> 
> JI Rencanakan Pembunuhan Terhadap Pemimpin Asing dan
> Regional Asia
> 
> Kuala Lumpur (SIB)
> 
> Setelah lama tak kedengaran aksinya, Jemaah
> Islamiyah (JI) ternyata mengubah
> taktik. Kelompok yang memiliki hubungan erat dengan
> al Qaeda, kelompok
> teroris yang dituduh berada dibalik aksi pemboman 11
> September 2001 ini
> diyakini tengah merencanakan pembunuhan terhadap
> para pemimpin asing dan
> regional di Asia. Aksi yang jauh berubah dari aksi
> pemboman berskala besar
> terhadap target-target sipil yang kerap mereka
> lakukan sebelumnya, demikian
> diungkapkan sejumlah pejabat setempat seperti
> dilansir AP, Rabu (4/8).
> Di tengah meningkatnya pengisolasian terhadap
> sejumlah anggotanya, kemampuan
> kelompok JI pun berkurang karena puluhan anggotanya
> ditahan, terhambatnya
> aliran dana serta terpecah belahnya kordinasi
> kepemimpinan. Sebagai
> akibatnya, kelompok tersebut tidak lagi memfokuskan
> serangan pada
> serangan-serangan terkoordinir seperti aksi pemboman
> Bali 2002 lalu yang
> menewaskan 202 orang atau pemboman terhadap hotel
> J.W. Marriot di Jakarta
> yang menewaskan 12 orang.
> 
> "Ancaman mereka memang berhasil dicegah, namun
> mereka masih ada dan belum
> hilang sama sekali," tukas Zainal Abidin Zain,
> Direktur Jenderal Pusat Anti
> Teror di Asia Tenggara di Malaysia. Dikatakannya,
> kelompok JI masih tetap
> menjadi kelompok yang paling berbahaya di Asia
> Tenggara namun peledakan bom
> Marriot adalah serangan berskala besar terakhir yang
> dilakukan kelompok ini.
> Beberapa pejabat keamanan mengatakan penahanan
> sejumlah anggota utama
> mereka, termasuk Hambali mengurangi kemampuan
> kelompok ini untuk melakukan
> serangan besar dalam waktu dekat ini.
> Pejabat senior anti-teror Indonesia Ansyaad Mbai
> mengungkapkan polisi tengah
> menyelidiki informasi yang menyebutkan bahwa JI
> telah mengubah rencana
> dengan membentuk regu-regu pembunuh. "Kemungkinan
> pembentukan regu-regu
> pembunuh sangat tinggi," tukasnya. "Kami tidak
> meragukannya karena JI telah
> melakukan hal ini sebelumnya."
> 
> Pejabat-pejabat kedutaan besar Barat masih terpecah
> belah seputar apakah
> regu-regu pembunuh telah berada di Indonesia atau
> tidak meskipun sejumlah
> kedubes memasukkan kemungkinan aksi pembunuhan
> tersebut ke dalam rencana
> keamanan setelah serangan 11 September. Suyitno
> Landung kepala intelijen
> Indonesia mengatakan polisi terus meningkatkan
> pengamanan menyusul
> dikeluarkannya sebuah laporan Juni lalu yang
> menyebutkan JI telah
> mengirimkan regu pembunuh ke Indonesia untuk memburu
> diplomat-diplomat
> asing.
> Sejumlah anggota garis keras JI  termasuk dua
> pemimpinnya warga Malaysia
> Azahari bin Husin dan Noordin Mohammed Top juga
> bersikeras kelompok itu
> masih menargetkan kepentingan-kepentingan barat dan
> lembaga-lembaga
> pemerintahan Indonesia karena mereka masih berkeras
> pada pendirian untuk
> membentuk sebuah negara Islam.
> 
> "Namun anggota-anggota JI kini terpecah menjadi dua
> kelompok," tukas Bigadir
> Jenderal Prabowo, kepala polisi antiteror Indonesia.
> "Ada sejumlah
> gariskeras yang ingin berkompromi. Mereka-mereka
> yang bersedia berkompromi
> tidak lagi tertarik pada serangan-serangan teror
> namun sebagian besar garis
> keras lainnya masih merencanakan lebih banyak
> serangan."
> Polisi mengatakan Azahari dan Noordin yang diburon
> karena keterlibatan
> mereka dalam serangan Marriots dipersenjatai dengan
> bahan-bahan peledak.
> Catatan target pemboman mereka termasuk diantaranya
> gedung Citibank, dan
> perusahaan minyak dan gas milik AS. Selain itu
> hotel-hotel milik Barat dan
> lingkungan-lingkungan pemukim warga asing populer di
> Jakarta. Keduanya telah
> berhasil menyelamatkan diri dari kejaran polisi
> sebanyak sedikitnya lima
> kali tahun lalu. (AP/JL/w)
> 
> 
> 
> 



                
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers!
http://promotions.yahoo.com/new_mail


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke