Darah Warga Kalteng Segera Diperiksa

  Palangka Raya, Banjarmasin Post, 7 Agustus 04
  Pemerintah Propinsi Kalteng sangat prihatin terhadap pencemaran merkuri atau air 
raksa yang mengancam warganya hingga mengharuskan segera mengambil sikap. Pemerintah 
segara akan melakukan pemeriksaan darah warga Kalteng untuk mengetahui kandungan 
pencemaran merkuri. 
  Pernyataan itu ditegaskan Sekda Propinsi Kalteng, A Dj Nihin saat ditanya langkah 
konkret pemerintah daerah terhadap dampak merkuri yang mencemari 11 Daerah Aliran 
Sungai (DAS) setempat. Menurutnya, pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi 
kondisi tersebut.
  "Kita sangat prihatin dengan pencemaran merkuri di sungai di Kalteng. Tidak perlu 
disuruh-suruh, kita sudah mengambil sikap dan berencana melakukan pemeriksaan darah 
warga Kalteng untuk mengetahui dampak pencemaran merkuri terhadap kesehatan masyarakat 
dengan mengambil sampel," katanya usai membuka seminar Nasional Fakultas Ekonomi 
Unpar, Jumat (6/8).
  Dikatakannya, sebagai langkah konkret beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan 
pertemuan dengan Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) setempat membicarakan 
masalah tersebut. Pemerintah memang sudah merencanakan ke arah pemeriksaan darah 
terkait pencemaran merkuri.
  Rencananya 11 Agustus mendatang pemerintah daerah akan menandatangani Memorandum of 
Understanding (MoU) masalah pengawasan obat dan makanan dengan Kepala Balai POM Pusat. 
Dalam kesempatan tersebut akan dibahas tindaklanjut rencana pemeriksaan tersebut.
  Disinggung soal keluhan minimnya dana, Nihin menegaskan, tidak ada masalah jika 
semua dianggarkan. Pemerintah daerah siap mengalokasikan dana untuk biaya pemeriksaan 
sampel darah warga terhadap dampak pencemaran merkuri.
  Disinggung masalah belum maksimalnya penerapan Perda tentang perdagangan merkuri, 
Nihin mengatakan harus mendapat perhatian dari seluruh masyarakat. Selain pemerintah, 
pengawasan juga harus dilakukan LSM, tokoh masyarakat dan seluruh komponen.
  "Masalah pencemaran merkuri ini harus segera disikapi. Jangan sampai terjadi kasus 
seperti di Buyat baru kita kelabakan. Masalah penerapan Perda merkuri bukan hanya 
tanggung jawab pemerintah. Seluruh komponen seperti LSM, tokoh masyarakat juga harus 
bersama-sama dalam melakukan pengawasan," katanya. 
  Seperti dilansir sebelumnya, DPRD Propinsi Kalteng berjanji akan mendukung alokasi 
dana untuk pemeriksaan darah tersebut. "Kami siap mem-back up agar dana pemeriksaan 
darah bias masuk dalam perubahan ABTmendatang," tegas Wakil Ketua DPRD, H Rinco 
Norkim. mgb


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke