Hari Kemerdekaan Negeri 2: KETIDAKADILAN PENJARA
Oleh Tangkisan Letug
Mengapa siang ini
ketika hari begitu dingin
seorang nona menangis
membeberkan pengaduan
bagiku seorang tanpa nama?
Seorang nona anak orang biasa
jelas tidak miskin terlantar
tinggal jauh di pelosok
di sebuah dusun, di suatu pulau,
di antara ribuan pulau-pulau
di jamrut khatulistiwa orang menyebutnya
apa gerangan telah terjadi padanya,
apa gerangan tangis itu artinya,
air mata bercerita tentang nestapa
di mana keadilan hukum masih terlupa
saudaranya mencuri ayam dan mangga
tiga bulan pun tetap dipenjara
tanpa berkas-berkas beres di meja
ah, dituliskan pun mungkin belum juga
ya seorang pencuri ayam dan mangga
harus mendekam berbulan-bulan
tanpa kelar proses di pengadilan.
Lalu apa kau telah buat? kutanya padanya,
jawabnya, siapa peduli kami orang udik begini,
apalagi bapak-bapak yang suka urus
di pengadilan negeri itu,
bapak-bapak dari Jawa yang sibuk libur
kalau ditanya urusan dinas di Jakarta.
Suatu pengakuan jujur
membeberkan kenyataan keadilan hukum
di negeri gemah ripah kita
hanyalah kungkungan penjara penjera
tanpa perlu proses-proses buang waktu saja
hanya kasus ternama bisa munculkan iba.
Sungguh ironi kemerdekaan kita,
penjahat negara pun lenggang merdeka
bisa bebas dari kungkungan penjara
cukup dengan kerlingan mata
seraya tangan menepuk dada hakimnya
menjatuhkan umpan-umpan perayunya
ada yang berupa kursi kuasa
ada yang berupa rekening bank Singapura
ada yang berupa amplop-amplop biasa.
Penjara itu hanya penjera
bagi rakyat biasa!
Itulah keadilan di jaman merdeka.
Jangan heran
bila orang-orang pintar pun berlaga
berlomba saling bersorak merdeka
seraya memperebutkan uang dan kuasa.
Jangan tanya
kapan para penjahat besar negara
tidak menikmati kebebasan seperti raja
meski hukum telah memberinya penjara
sebab hukum pun takluk oleh namanya kuasa
apalagi uang dan senjata.
Kemana keadilan dalam mimpi-mimpi kita?
Aku masih percaya,
kemerdekaan akal budi
takkan membiarkan diri terbuai
dalam mimpi-mimpi indah di mata
ditabur oleh mulut manis para durjana
yang sedang mengincar kuasa
seraya menyimpan amunisi penindasnya.
Dalam menyambut hari merdeka negeri
aku bawa tangis dan airmata seorang nona
membawa kisah penjara bagi rakyat biasa
supaya keadilan ditahtakan di bumi kita
bagi semua warga tanpa ada main mata.
8 Agustus 2004
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/