alhamdulillah mudah-mudahan kekaguman kita kepada malaysia tidak menjadi penghambat
utk memajukan diri kita, persoalan sebenarnya bukan bagaimana kemajuan ekonomi
malaysia, yang menjadi persoalan bgmn dengan indonesia sehingga menjadi negara yang
maju dalam bidang ilmu pengetahuan (mencakup segalanya). jangan khawatir dengan
kondisi demokrasi indonesia, dengan demokrasi indonesia akan jauh lebih maju dengan
negara lain, percayalah, ya mungkin saat ini memang kita masih harus tertatih dalam
ekonomi, tetapi yakinkan diri anda bahwa sdm indonesia akan dapat memajukan negaranya.
jika melihat kondisi indonesia dalam pranata sosial, politik dan hukum saat ini sangat
menyedihkan, tetapi dengan demokrasi saya tetap yakin hal ini dapat kita atasi
bersama. maksudnya demokrasi lebih mengajak kita kepada keterbukaan kepada
masalah-masalah bangsa dan secara bersama kita atasi dan ini hanya dilakukan melalui
demokrasi terutama dengan keterbukaan pers (ingat bahwa transparan tetap terdapat
pembatas). Penyelesaian masalah tidak pula ala militer, lakukan secara manusiawi
jangan lagi menciptakan teroris negara lagi.
Demokrasi hanya dapat tumbuh baik dan berkembang selama rakyat diberikan kesempatan
mengekspresikan dirinya. orang-orang yang ingin cepat meninggalkan demokrasi dan
memajukan ekonomi tanpa fondasi dasar yang benar dalam bermasyarakat sesuai adat
istiadat yang berlaku yang dimanifestasikan dalam politik bernegara, percayalah bahwa
hal tersebut tidak langgeng. mari kita majukan adat istiadat daerah masing-masing yang
tidak menjurus kepada penonjolan kedaerahan, mari kita bangun kembali koran-koran
daerah, kebudayaan daerah, membangun kembali tata masyarakat daerah yang selama ini
telah lama dianggap tidak cocok dengan sistim yang dibangun pemerintah. mari kita
ciptakan bahwa masyarakat yang membina pemerintah dan bukan pemerintah membina
masyarakat, ingat pemerintahan ada karena masyarakat jadi yang menentukan adalah
keinginan masyarakat, bangun pranata partai (politik) dari arus bawah, bukan dari arus
atas.
Prinsip !!! Indonesia pasti maju dengan demokrasi dan bukan dengan militerisasi dan
bukan pula dengan pembangunan ekonomi yang aduhai tapi rapuh, bangun ekonomi
masyarakat yang berbasi teknologi, terutama bangun "metalurgi Indonesia" sebagai dasar
pembuatan segala mesin.
Sabar dan percayalah secara pelan dan pasti Indonesia akan berkembang sebagai negara
terpandang dan disegani selama dipertahankan bahwa abri hanya untuk melindungi bangsa
dari luar, bukan seperti yang lalu-lalu.
Saya melihat kemajuan malaysia tidak dalam bidang demokrasi tetapi hampir sama dengan
kejayaan indonesia di era beberapa puluh tahun lalu, namun pemimpinnya seorang doktor
yang sangat mementingkan kemanusiaan dan moral, tentu pila rakyatnya. Di Indonesia kan
dulu banyak yang aneh-aneh dan mungkin juga sekarang, namun dengan keterbukaan dan
elegan dalam berdemokrasi (bukan demokrasi terpimpin yang diciptakan untuk yang
berkuasa) Indonesia akan menjadi maju.
Selain itu kemajuan negara sangat pula ditentukan pendidikan bagi generasi penerus
bangsa yang harus diprioritaskan (sampai saat ini saya tetap yakin bahwa pola asuh
anak dlm rumah tangga merupakan faktor penentu keberhasilan, tidak perlu dilihat dari
segi ekonomi, karena ekonomi hanya pendukung dan bukan penentu kemajuan bangsa, yang
menjadi penentu adalah tingkat pendidikan, kesehatan, jumlah kematian umur balita,
rata-rata hidup masyarakat dll, ya mungkin ekonomi; Brunai Darussalam merupakan salah
satu negara kaya namun tidak menjadi negara maju dalam hal yang lain, kaya tidak
menentukan kemajuan, namun yang menentukan adalah kemajuan berpikir, tingkat
kreatifitas, pendidikan, kebudayaan, kemauan menerima tantangan, kesenangan belajar,
kerja keras, semangat mencapai tujuan (anda tidak perlu genius tetapi perlu ulet dan
kerja keras)
trims, silakan dikomentari
arizka warganegara <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear All,
Saya sepakat dengan mas satrio yang mengatakan bahwa
pers bebas adalah salah variabel yang yang harus
terpenuhi dari demokrasi. Tapi kembali ke persoalan
pokok apakah dengan perut kosong kita bisa menjalankan
demokrasi dengan baik. Apakah bukan malah sebaliknya
menjadi rebelcracy???itu problem yang mendasar dari
bangsa kita. Indonesia reformasi coba menjalankan
demokrasi dengan melupakan aspek perut rakyat, ekonomi
morat-marit akhirnya reformasi tidak menentu akan
kemana.
Dalam konteks malaysia mereka memang lebih fokus
kepada aspek ekonomi ketimbang politik, relisitis aja
gimana mau demokrasi kalau perut kosong...Dasar
ekonomi baru telah menjadikan bangsa ini jauh
berkembang dari Indonesia, pemimpin mereka konsisten
untuk memajukan bangsanya. Bagaimana dengan
Indonesia?kesalahan kita-kita termasuk saya, bangsa
ini terlalu banyak excuse dengan mencari alasan-alasan
yang bisa melanggengkan kesalahan kita....
Arizka
Arizka
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
http://promotions.yahoo.com/new_mail
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
---------------------------------
Yahoo! Groups Links
To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today! Download
Messenger Now
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/