Soal pesantren saya ingin kasih komentar sedikit, bagaimanakah caranya agar pesantren-pesantren di Indonesia menjadi lebih hebat, canggih, maju, modern tanpa kehilangan keislamannya. Kalau bisa dari kalangan pesantren tiap tahunnya ada yang dapat hadiah Nobel. Saya melihat dalam 40 tahun terakhir hanya GusDur yang bersinar dari kalangan pesantren, lha mana yang 40 juta lainnya? Seandainya ke- 40 juta santri-santri di pesantren bersinar maka akan terang Indonesia. Lahirkan dong karya-karya besar dari pesantren. --- khairuddin siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> alhamdulillah mudah-mudahan kekaguman kita kepada > malaysia tidak menjadi penghambat utk memajukan diri > kita, persoalan sebenarnya bukan bagaimana kemajuan > ekonomi malaysia, yang menjadi persoalan bgmn dengan > indonesia sehingga menjadi negara yang maju dalam > bidang ilmu pengetahuan (mencakup segalanya). jangan > khawatir dengan kondisi demokrasi indonesia, dengan > demokrasi indonesia akan jauh lebih maju dengan > negara lain, percayalah, ya mungkin saat ini memang > kita masih harus tertatih dalam ekonomi, tetapi > yakinkan diri anda bahwa sdm indonesia akan dapat > memajukan negaranya. > jika melihat kondisi indonesia dalam pranata sosial, > politik dan hukum saat ini sangat menyedihkan, > tetapi dengan demokrasi saya tetap yakin hal ini > dapat kita atasi bersama. maksudnya demokrasi lebih > mengajak kita kepada keterbukaan kepada > masalah-masalah bangsa dan secara bersama kita atasi > dan ini hanya dilakukan melalui demokrasi terutama > dengan keterbukaan pers (ingat bahwa transparan > tetap terdapat pembatas). Penyelesaian masalah tidak > pula ala militer, lakukan secara manusiawi jangan > lagi menciptakan teroris negara lagi. > > Demokrasi hanya dapat tumbuh baik dan berkembang > selama rakyat diberikan kesempatan mengekspresikan > dirinya. orang-orang yang ingin cepat meninggalkan > demokrasi dan memajukan ekonomi tanpa fondasi dasar > yang benar dalam bermasyarakat sesuai adat istiadat > yang berlaku yang dimanifestasikan dalam politik > bernegara, percayalah bahwa hal tersebut tidak > langgeng. mari kita majukan adat istiadat daerah > masing-masing yang tidak menjurus kepada penonjolan > kedaerahan, mari kita bangun kembali koran-koran > daerah, kebudayaan daerah, membangun kembali tata > masyarakat daerah yang selama ini telah lama > dianggap tidak cocok dengan sistim yang dibangun > pemerintah. mari kita ciptakan bahwa masyarakat yang > membina pemerintah dan bukan pemerintah membina > masyarakat, ingat pemerintahan ada karena masyarakat > jadi yang menentukan adalah keinginan masyarakat, > bangun pranata partai (politik) dari arus bawah, > bukan dari arus atas. > > Prinsip !!! Indonesia pasti maju dengan demokrasi > dan bukan dengan militerisasi dan bukan pula dengan > pembangunan ekonomi yang aduhai tapi rapuh, bangun > ekonomi masyarakat yang berbasi teknologi, terutama > bangun "metalurgi Indonesia" sebagai dasar pembuatan > segala mesin. > Sabar dan percayalah secara pelan dan pasti > Indonesia akan berkembang sebagai negara terpandang > dan disegani selama dipertahankan bahwa abri hanya > untuk melindungi bangsa dari luar, bukan seperti > yang lalu-lalu. > > Saya melihat kemajuan malaysia tidak dalam bidang > demokrasi tetapi hampir sama dengan kejayaan > indonesia di era beberapa puluh tahun lalu, namun > pemimpinnya seorang doktor yang sangat mementingkan > kemanusiaan dan moral, tentu pila rakyatnya. Di > Indonesia kan dulu banyak yang aneh-aneh dan mungkin > juga sekarang, namun dengan keterbukaan dan elegan > dalam berdemokrasi (bukan demokrasi terpimpin yang > diciptakan untuk yang berkuasa) Indonesia akan > menjadi maju. > > Selain itu kemajuan negara sangat pula ditentukan > pendidikan bagi generasi penerus bangsa yang harus > diprioritaskan (sampai saat ini saya tetap yakin > bahwa pola asuh anak dlm rumah tangga merupakan > faktor penentu keberhasilan, tidak perlu dilihat > dari segi ekonomi, karena ekonomi hanya pendukung > dan bukan penentu kemajuan bangsa, yang menjadi > penentu adalah tingkat pendidikan, kesehatan, jumlah > kematian umur balita, rata-rata hidup masyarakat > dll, ya mungkin ekonomi; Brunai Darussalam merupakan > salah satu negara kaya namun tidak menjadi negara > maju dalam hal yang lain, kaya tidak menentukan > kemajuan, namun yang menentukan adalah kemajuan > berpikir, tingkat kreatifitas, pendidikan, > kebudayaan, kemauan menerima tantangan, kesenangan > belajar, kerja keras, semangat mencapai tujuan (anda > tidak perlu genius tetapi perlu ulet dan kerja > keras) > > trims, silakan dikomentari > > arizka warganegara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Dear All, > > Saya sepakat dengan mas satrio yang mengatakan bahwa > pers bebas adalah salah variabel yang yang harus > terpenuhi dari demokrasi. Tapi kembali ke persoalan > pokok apakah dengan perut kosong kita bisa > menjalankan > demokrasi dengan baik. Apakah bukan malah sebaliknya > menjadi rebelcracy???itu problem yang mendasar dari > bangsa kita. Indonesia reformasi coba menjalankan > demokrasi dengan melupakan aspek perut rakyat, > ekonomi > morat-marit akhirnya reformasi tidak menentu akan > kemana. > > Dalam konteks malaysia mereka memang lebih fokus > kepada aspek ekonomi ketimbang politik, relisitis > aja > gimana mau demokrasi kalau perut kosong...Dasar > ekonomi baru telah menjadikan bangsa ini jauh > berkembang dari Indonesia, pemimpin mereka konsisten > untuk memajukan bangsanya. Bagaimana dengan > Indonesia?kesalahan kita-kita termasuk saya, bangsa > ini terlalu banyak excuse dengan mencari > alasan-alasan > yang bisa melanggengkan kesalahan kita.... > > Arizka > > Arizka > > > > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages! > http://promotions.yahoo.com/new_mail > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat > Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in > Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA > (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg > akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: > [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: > [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: > [EMAIL PROTECTED] > > > > Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT > > > --------------------------------- > Yahoo! Groups Links > > To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the > Yahoo! Terms of Service. > > > > --------------------------------- > Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" > your friends today! Download Messenger Now > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > __________________________________ Do you Yahoo!? New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage! http://promotions.yahoo.com/new_mail ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

