dear all, Saya takut, langkah politik itu ditujukan untuk mengotori kemuliaan Syariat Islam. Bagi saya, Syariat Islam sukses jika berhasil mengurangi perilaku KKN. Ironisnya, Puteh yang lamanya menjadi gubernur sama dengan lamanya Syariat islam diterapkan di Aceh, ternyata sudah sukses korupsi besar2an. togi
----- Original Message ----- From: Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> Date: Mon, 9 Aug 2004 08:57:14 -0700 (PDT) To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [ppiindia] Penilaian ttg Penerapan Syariah di Aceh > Masalah hukum memang pelik. Tapi pemberian syariah > Islam untuk Aceh adalah LANGKAH POLITIK untuk > menyelamatkan NKRI. > Karena Jakarta tak bisa memberi kemakmuran pada rakyat > Aceh, malah memberi pelanggaran HAM, menjadikan > janda-janda dan anak yatim-piatu terlantar, tak bisa > mengadili para jenderal, maka Syariah Islam inilah > "pemberian minimal" yang bisa diberikan. > > Mungkin e-mail ini sepatutnya di CC-kan pada para > pengambil kebijakan di Istana.... > > Satrio > > > > > --- Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Secara historis, ada entitas yang sudah mandiri > > sebagai negara (ada wilayah, ada rakyat, ada > > pemerintahan) SEBELUM berdirinya NKRI. Contoh yang > > paling mudah adalah Yogyakarta. Waktu itu, kalau > > mau, Kesultanan Yogyakarta BISA memilih berdiri > > sendiri sebagai negara di luar NKRI (Belanda pasti > > mendukung, untuk melemahkan Republik Indonesia). > > > > Namun dengan kebesaran hati dan wawasan jauh ke > > depan, Sri Sultan Hamengkubuwono IX memilih > > bergabung dengan Republik. Bahkan Yogya pernah jadi > > ibukota RI ketika Jakarta diduduki Belanda. > > Pengalaman dan pilihan Yogyakarta tak bisa > > dibandingkan atau disamakan begitu saja dengan Jawa > > Barat, Lampung, Lombok, dll. > > > > >>> Setuju, mas. Almarhum ayah saya adalah pejabat > > tinggi kerajaan Jogyakarta kala itu, dan seorang KRT > > dibawah sri Sultan yang ke IX. Kala kerajaan Jogya > > melebur diri, ayah juga automatis menjadi pejabat > > senior RI. Tetapi, kerajaan Jogyakarta yang tadinya > > berdaulat itu, melebur diri dalam wadah kosntitusi > > RI, dan tak mempunyai wilayah Hukum Nasional > > samasekali. Tak diizinkan mempunyai polisi, > > peradilan, dsb. > > > > > > Untuk mengapresiasi itulah, maka ada yang disebut > > "Daerah Istimewa." DI Yogyakarta, DI Aceh. > > > > Di Yogya, walaupun ada pemilu, yang jadi Gubernur > > selalu Sri Sultan, dan wakilnya Paku Alam. Inilah > > "keistimewaan" untuk Yogya. > > > > >>> Setuju mas, Tapi kedaerah istimewaan Jogya hanya > > sebatas jabatan pimpinan yang turun temurun, tanpa > > men�gurangi kedaulatan hukum RI satu milimeterpun. > > Hukum di DI Jogyakarta adalah SAMA dan SEBANGUN > > menurut ilmu Hukum dengan wilayah2 lain dari RI. > > > > Syariat Islam adalah kondisi khusus untuk DI Aceh. > > Inilah aspirasi yang DIJANJIKAN di zaman Bung Karno, > > agar sauara-saudara kita di Aceh mau bergabung > > dengan Republik. Namun janji itu TIDAK diwujudkan, > > baik era Bung Karno maupun era Soeharto. > > > > Jadi, begitulah Bung Danardono. Saya setuju > > Pancasila 100 persen. Tapi sejarah tidak bisa > > dihapuskan begitu saja. > > > > Kalau sejarah dilupakan, yang terjadi bukannya NKRI > > makin kuat, tapi justru sebaliknya. Ini yang saya > > maksud memahami konteks sejarahnya. > > > > >>> Setuju mas, tetapi dari kontex ilmu hukum tetap > > pincang. Kita dalam ilmu Tatanegara hanya punya dua > > pilihan: struktur kesatuan atau federalistis. namun, > > juga dalam konsep federal, seperti di US misalnya, > > kerangka hukum konstitusinya TETAP sama. baiklah, > > disana sini ada penyimpangan dalam hukum pidana, > > hukum pajak dan perdata. Tetapi ini berlaku bagi > > SEMUA yang menghuni negara bagian itu. Jadi siapapun > > yang pindah dari negara bagian New York ke > > California, secara menyeluruh tunduk pada hukum > > California. Tak ada pembedaan menurut agama atau > > etnis. Misalnya hukum pidana untuk orang Yahudi, > > orang Muslim, oirang Kristen. Atau hukum pidana > > untuk etnis putih, kuning, Hispanic dan hitam. > > > > Ini bedanya. Sejarah sih sejarah, mas, Tetapi > > keutuhan hukum harus dijaga. Gimana nihh mas? > > > > Salam > > > > RM Danardono HADINOTO > > > > > > > > > _______________________________ > Do you Yahoo!? > Express yourself with Y! Messenger! Free. Download now. > http://messenger.yahoo.com > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih > Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > -- ___________________________________________________________ Sign-up for Ads Free at Mail.com http://promo.mail.com/adsfreejump.htm ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

