Maksud Saya, amaliah apa yang telah dilakukan si A atau si B dalam
mengimplementasikan pengetahuan yang dipelajari untuk memecahkan permasalahan
di sekitar dia baik itu dalam skala kecil maupun skala besar. Sekedar
memberikan argumentasi yang membingungkan karena benar berdasarkan suatu logika
atau memberikan saran yang solutif. atau melakukan suatu usaha yang kecil
tetapi merupakan solusi yang mendasar..
Demikian saya kira. Salam
Moh Riyadi Tampubolon
-----Original Message-----
From: Danardono HADINOTO [SMTP:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, August 10, 2004 1:30 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [ppiindia] Re: Mengagumi Malaysia
Mohammad-Riyadi Tampubolon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Anda tulis:
"Kita bisa mengukur kemajuan pembelajaran
seseorang dari amaliahnya dengan membandingkannya dengan kondisi ideal status
pembelajarannya.
thats all.."
RMDH: Tidakkah pembelajaran yang anda maksudkan itu sendiri tergantung dari
subject-nya? bandingkan dua kasus ini:
a) A sedang study S3 untuk bidang nano technology. Apa yang utama: amal (maksud
anda hidup baik?) atau penguasaan materi yang dipelajari?
b) B belajar untuk menjadi bikhsu Buddha. Apa yang utama: amal (maksud anda
hidup baik?) atau penguasaan materi yang dipelajari?
Konsep pesantren adalah sangat berbeda dengan konsep lembaga pendidikan
sekular, dimana pemahaman ilmu adalah fokusnya.
Salam
RM DH
Sasaran pembelajaran setahu Saya ada tiga wilayah yaitu cognitive (akal)
afective (iman/keyakinan) maupun psikomotoric (prilaku/amal) wilayah yang
paling mudah berkembang dan paling cepat adalah wilayah cognitive cuma sampai
batas tahu saja perlu kerja extra keras lagi untuk sampai meyakini karena
pemahaman yang mantap tidak gamang dalam konsepsinya lebih extra keras lagi
usaha yang harus dilakukan untuk memiliki ketrampilan yang merupakan amaliah
seseorang yang merupakan pembelajar. Kita bisa mengukur kemajuan pembelajaran
seseorang dari amaliahnya dengan membandingkannya dengan kondisi ideal status
pembelajarannya.
thats all
-RTB-
-----Original Message-----
From: Danardono HADINOTO [SMTP:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, August 09, 2004 8:03 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [ppiindia] Re: Mengagumi Malaysia
Bunga Kenanga <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Selanjutnya, saya tak terlalu meragukan mereka yang lulusan santri pesantren
modern, karena memang di pesantren modren ini telah mengadopsi dua system
pendidikan. Gontor, Darunnajah, Darurrahman
adalah untuk menyebut beberapa contoh saja. Tapi, walau bagaimanapun, Gontor
tetaplah berada dijajaran paling atas. Sayangnya, santri lulusan pesantren
modern ini, juga "hijau" matanya ketika melihat
duit tergeletak di dalam laci negara tersebut. Tak ada keseimbangan lagi antara
ilmu agama yang diperoleh dipesantren dulu dengan jabatan
yang disandang saat ini. Akhirnya, semua disikat dan semua menjadi halal. Bila
demikian, selamat jalan.... kawan, to the hell sana.
>>> RMDH: memang tak dapat dijamin, kalau menguasai ilmu theologia, maka jiwa
juga sudah mengarah ke Suralaya alias Nirvana. Karena pembelajaran itu
bagaimanapun tetap wilayah nalar.
Sidharta Gautama tak belajar theologia, namun ingin mendalami jalan menuju
kesempurnaan bathin. Kita lihat begitu lama dan begitu sulit.
Juga di Eropa saya lihat contoh yang sama. Di sebuah seminari (sekolah imam) di
sebuah propinsi disini, ditemukan gambar2 yang a susila, yang di download oleh
seorang seminarist (siswa calon rohaniwan).
Menjadi rohaniwan yang dashyat keilmuan agamanya, mungkin tak terlalu sulit,
namun, menuntut para siswa ini kemudian juga menguasai iman yang dalam, sangat
sulit. Banyak teman2 saya seagama, yang menguasai sekali materi Alkitab,
tetapi, yang menguasai nilai2 akhlak dan moral, tak sebanyak itu. Ada yang
rajin sekali mengutip ayat kitab Injil, tetapi kehidupan se-hari2, hmm, agak
melenceng..
Demikian juga dengan santeri. Mereka adalah murid yang ditatar dalam ilmu
theologia. Untuk dapat mendalami kebijakan akidah yang dipelajarinya, mungkin
tiap siswa butuhkan 9/10 dari hidupnya.
Salam
RM Danardono HADINOTO
Salam Indonesia,
Mengenai kemana santri-santri dr pesantren selain Gusdur? Jawaban
saya adalah kebanyakan santri-santri tersebut masih "bertengkar"
mengenai fiqh, ijtihad dkk. Ada memang, yang "kurang" dalam dunia
pesantren (tradisional), yaitu tidak adanya materi yang membahas
masalah ilmu sain dan ilmu eksakta. Karena memang, di pesantren
(tradisional) ini, ada landasan yang menyatakan (artinya kira-kira
begini): "Tidak mesti semua kaum muslimin itu pergi ke medan jihad,
harus ada sebagian yang lain yang mendalami ilmu agama ......" Nah,
dari sini, munculllah anggapan bahwa yang harus mendalami ilmu sain
dan ilmu eksakta tersebut sudah menjadi hak dan kewajibannya mereka
yang di luar pesantren, semisal, siswa SMP atau SMA. Sedangkan yang
menjadi santri di pesantren tetaplah belajar ilmu agama saja.
Kedepan, kalau memungkinkan, pelajar biologi dan fisika sudah harus
menembus kurikulum pendidikan di pesantren (tradisional), sehingga
tidak hanya mengkaji kitab kuning saja. lagian, tidak ada salahnya
bila kitab yang tidak kuning juga dipelajari.
Selanjutnya, saya tak terlalu meragukan mereka yang lulusan santri
pesantren modern, karena memang di pesantren modren ini telah
mengadopsi dua system pendidikan. Gontor, Darunnajah, Darurrahman
adalah untuk menyebut beberapa contoh saja. Tapi, walau bagaimanapun,
Gontor tetaplah berada dijajaran paling atas. Sayangnya, santri
lulusan pesantren modern ini, juga "hijau" matanya ketika melihat
duit tergeletak di dalam laci negara tersebut. Tak ada keseimbangan
lagi antara ilmu agama yang diperoleh dipesantren dulu dengan jabatan
yang disandang saat ini. Akhirnya, semua disikat dan semua menjadi
halal. Bila demikian, selamat jalan.... kawan, to the hell sana.
Adapun, kemana umat KH Zainuddin MZ yang sejuta ummat itu? Jawaban
saya adalah, kini sebagian mereka ada di PBR, di PKS, ada di PBB, ada
juga di PPP, dan ada juga di PDI-P, dan tentunya juga ada di PD.
Pokoknya umat KH Zainuddin MZ ada dimana-mana, dua umatnya itu saat
ini ada di India.
Yang jelas, kita harus memiliki pemimpin yang "Mahathirsm". Walaupun
ia "bertangan baja," tapi kepeduliannya terhadap "wajah Malaysia"
telah "memeramkan" mata rakyatnya, sehingga "tangan bajanya" itu
tetap terlihat tangan manusia biasa aja. Sayangnya di negara kita,
SBY yang diharapkan itu juga "anak panah" Amerika. Maka, bila SBY
yang menjadi presiden, bersiap-sialah kita menjadi "orang Amerika".
Bernafsu tinggi, tapi tidak manusiawi. Ehm, sori-sori nih wak...
Segitu aja, salam Indah dari hulu sungai Gangga....:)
Salam PPIINDIA,
BK_
--- In [EMAIL PROTECTED], "Ida" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> salam...
> Wah.....setelah baca komennya sandy bakal banyak org pesantren yg
> komen nih!
>
> dan setelah baca komen itu aku jadi ingat partainya KH Zainuddin
MZ.
> Beliaukan dijuluki Dai sejuta umat, tapi saat pemilu kemarin yang
> sejuta umatnya itu pada kemana yah????
>
> id
> --- In [EMAIL PROTECTED], Sandy Dwiyono <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> > Soal pesantren saya ingin kasih komentar sedikit,
> > bagaimanakah caranya agar pesantren-pesantren di
> > Indonesia menjadi lebih hebat, canggih, maju, modern
> > tanpa kehilangan keislamannya. Kalau bisa dari
> > kalangan pesantren tiap tahunnya ada yang dapat hadiah
> > Nobel. Saya melihat dalam 40 tahun terakhir hanya
> > GusDur yang bersinar dari kalangan pesantren, lha mana
> > yang 40 juta lainnya? Seandainya ke- 40 juta
> > santri-santri di pesantren bersinar maka akan terang
> > Indonesia. Lahirkan dong karya-karya besar dari
> > pesantren.
> >
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
---------------------------------
Yahoo! Groups Links
To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
---------------------------------
Yahoo! Groups Links
To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/