Salam bung Zamhasari,
 
Mungkin ada sedikit kesalahfahaman. 
 
Saya yakin, seperti anda katakan, bahwa sains-pun dapat dipelajari melalui bahasa 
Arab, why not? Juga dalam bahasa Hindi, Jepang ataupun Mandarin. Bahasa Inggris bukan 
satu2nya jalan, namun, yang termudah. Ini adalah titik temu bagi para pengajar, 
penyelidik, dan pelajar yang datang dari berbagai jurusan.
 
Bagaimana kedudukan bahasa Inggris dalam ilmu pengetahuan dapat anda lihat sendiri 
dalam menelaah peran pustaka dalam bahasa ini secara prosentual di perpustakaan2. Juga 
bila dipertimbangkan, negara2 mana yang biasa dipilih untuk menimba ilmu.
 
Juga kami, yang memakai bahasa Jerman se-hari2, baik di universitas maupun di-kantor2, 
tak dapat menghindari penguasaan bahasa Inggris, yang terutama melalui IT (kami makin 
tergantung pada Information System yang sangat canggih dalam memonitor risiko 
perbankan. Nah IS ini kebanyakan bertumpu pada bahasa Inggris).
 
Saya sering turut dalam seminar2 international, dimana persertanya bankers dari segala 
sudut Eropa. Bahasa pengajaran biasanya Inggris atau Perancis. Disini saya lihat, 
untuk perserta jalur Inggris, sulit sekali bagi perserta yang tak menguasai Inggris 
dengan baik, untuk mengikuti diskusi. Jalur bahasa Perancis juga mengkondisikan 
penguasaan bahasa  Perancis, namun persertanya hanya sedikit.
 
Yang saya maksud di pesantren, ialah diperlukannya jumlah jam yang cukup dalam 
curricula mereka, untuk mengikuti ilmu2 non-theolgia, kalau mau berlomba dengan 
lembaga2 pendidikan umum (non agama).
 
Juga lulusan seminari2 agung (sekolah untuk rohaniwan katholik) jarang yang mampu 
meraih award2 sains. Satu dua yang sangat cemerlang diantara mereka, menjadi akhli 
filsafat, dan meraih hadiah Nobel untuk filsafat. Tetapi prosentual sangat minim 
dibandingkan dengan alumni sekolah2 sekular.
 
Salam
 
RM DH

Zamhasari Jamil <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Salam,

Bung Danardono HADINOTO,

Bung RMDH berkata: "Nah, bagaimanakah seorang siswa pesantren yang menghabiskan entah 
berapa jam sehari untuk ilmu theologia dan bahasa Arab mau melaju bersama seorang 
siswa sekolah sekular yang berfokus pada ilmu 2 sains, yang memakai waktunya 100% 
untuk mentelaah sains dan bahasa Inggris untuk mendalami pustaka2 sains yang rata2 
berbahasa Inggris?"

IzaM: Saya melihat bahwa sebenarnya tidak ada ruginya setetespun mempelajari ilmu 
bahasa Arab dan ilmu theologia walaupun sampai 100% mengahabiskan waktu untuk kedua 
ilmu itu. Perlu anda ingat juga bahwa mempelajari bahasa itu hanya sebagai "alat" saja 
untuk memahami ilmu yang lain. Jangan anda mengira bahwa mempelajari bahasa Arab 
hanyalah terfokus mempelajari ilumu grammatikanya saja. Tidak, tidak begitu begitu 
bung RMDH. Di pesantren modern, anda juga akan menemui pelajaran matematika, fisika 
dan pelajaran eksakta lainnya yang berbahasa Arab. Jadi, bila ilmu-ilmu tersebut baik 
itu dipelajari dalam bahasa Indonesia, bhs Arab, bahasa Inggris, bhs Prancis ataupun 
bhs Jawa, ya, sama saja. Yang terpenting, maksud dan tujuan ilmu tersebut bisa sampai 
kepada yang mempelajarinya. 

Bila anda pernah mengikuti pendidikan di India, barangkali anda akan ikut kaget, koq 
di India ini mempelajari sains menggunakan bhs Hindi dan bahkan semua cabang-cabang 
ilmu sain tersebut ada dalam semua bahasa daerah di India. Ini bisa terjadi, karena 
semua masyarakat India merasa penting terhadap yang namanaya ilmu, karena itu, mereka 
menterjemahkan semua buku-buku yang bersumber dari bahasa Asing kedalam semua bahasa 
daerah yang bisa dimengerti oleh masyarakat umum India itu sendiri.

Barangkali, ini barangkali lho, karena masyarakat sekuler Indonesia mempelajari ilmu 
sain tersebut dalam bhs Inggris, maka pantesan saja, bila seorang sarjana teknik mesin 
kerja di Bank. lulusan Akuntasi kerja di bengkel. Lihatlah, berapa banyak lulusan kita 
yang bekerja dengan tidak lagi sesuai dengan disiplin ilmu yang pernah dipelajarinya. 
Akhirnya yang terjadi hanyalah salah kaprah semata. Itulah sebabnya, ayo kita belajar 
sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan yang kita miliki. Benci dengan pelajaran 
matematika, misalnya, terus kuliah di jurusan metematika, ya, nggak nyambung tho. 
Gimana? 

Wassalam,

IzaM -



--- In [EMAIL PROTECTED], Ria lutfi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> 
> Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Ahhhh, mendingan minum cendol atau es 
> avocado. Karuan...
> heheheheh mendingan mium teh botol heheheheh dimana aja tetap teh botol
> Listy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> o
> pakde RMDH..
> mungkin.. jawabnya begini..
> o
> bukunya dibakar.. masukkan abunya ke dalam gelas..
> tuangkan juga air.. trus air campuran itu diminum.. 
> mak glek! ..res-beres tak iye?
> hee.hehe.. serius amat..
> o
> 
> -----Original Message-----
> From: Danardono HADINOTO [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> 
> Nah, bagaimanakah seorang siswa pesantren yang menghabiskan entah berapa jam sehari 
> untuk ilmu theologia dan bahasa Arab mau melaju bersama seorang siswa sekolah 
> sekular yang berfokus pada ilmu 2 sains, yang memakai waktunya 100% untuk mentelaah 
> sains dan bahasa Inggris untuk mendalami pustaka2 sains yang rata2 berbahasa Inggris?
> 
=======


Zamhasari Jamil
Pelajar Islamic Studies
Jamia Millia Islamia, New Delhi
India 110 025
Phone: 0091-9891709196
E-mail: [EMAIL PROTECTED]
Website: http://www.melayuni.cjb.net




            
---------------------------------
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT


---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


                
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke