kalau ini sikap orang amerika  yang mencemari lingkungan di
representatifkan oleh
PT-NMR di buyat itu, seharusnya sebagai bangsa yang beradab dibandingkan
dengan libya
yang dicap teroris,  mereka seharusnya  membayar konpensasi kepada rakyat
buyat yang telah
menderita.   seandainya mereka tidak mengakui adanya pencemaran dan tidak
memberikan
konpensasi kepada rakyat buyat  maka  moralitas dan peradaban orang amerika
ternyata
lebih rendah dibanding dengan orang libya.

seharusnya kepolisian indonesia segera bertindak dengan adanya pencemaran
ini bukan
korban sendiri harus datang ke kantor polisi memberikan bukti.   kayaknya
kepolisian
indonesia ini  direkrut dari  Sekolah Luar Biasa   yang  pendengaran,
penglihatan dan
tubuhnya mereka belum benar-benar berfungsi langsung masuk pendidikan
kepolisian.
Jadi begitulah citra kepolisian kita, kurang tanggap atas penderitaan
rakyat dalam menegakkan
hukum.

negara yang di wakili oleh pemerintah sekarang seharusnya cepat tanggap,
soalnya kalau
kepolisian kita direkrut dari generasi benjol begini nanti jadi apalagi
yang bisa diharapkan
dari kepolisian kita.




                                                                                       
                            
                    Sandy Dwiyono                                                      
                            
                    <[EMAIL PROTECTED]        To:     [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED]           
                    oo.com>              cc:                                           
                            
                                         Subject:     [ppiindia] Libya dan kasus 
serangan terhadap diskotek "La    
                    12/08/2004           Belle" di Berlin tahun 1986                   
                            
                    14:14                                                              
                            
                    Please                                                             
                            
                    respond to                                                         
                            
                    ppiindia                                                           
                            
                                                                                       
                            
                                                                                       
                            




12.08.2004


Pengadilan negeri di Berlin menyimpulkan bahwa dinas
rahasia Libya ikut bertanggung-jawab atas serangan
yang menewaskan tiga orang dan mengakibatkan 200
lainnya cedera. Selama ini Libya tidak pernah mengaku
secara resmi tetapi akan memberikan ganti-rugi
sebanyak 35 juta dollar bagi para korban sebagai sikap
mengambil alih tanggung jawab yang sangat ksatria. Hal
itu disepakati hari Selasa lalu oleh Yayasan Ghaddafi
dan kuasa hukum para korban di Berlin.

=======================================================

Libya dan kasus serangan terhadap diskotek "La Belle"
di Berlin tahun 1986

Oleh: Peter Philipp dari Berlin

Bagi para korban cedera dan anggota keluarga dari
korban yang tewas akibat serangan terhadap diskotek
"La Belle" di Berlin 18 tahun lalu, mungkin merupakan
pelipur lara, bahwa akhirnya mereka akan menerima
ganti rugi material. Kalangan politik juga boleh
merasa puas, karena dengan demikian kini terbuka jalan
untuk memulai kembali hubungan dengan Libya. Tetapi
harus pula dikemukakan pertanyaan serius, terutama
mengenai segi moral, politik dan bisnisnya.
Dalam kasus "La Belle" Libya memang bersedia
memberikan ganti rugi sebanyak 35 juta dollar ,=dimana
kesepakatan berhasil dicapai melalui perundingan
rahasia untuk waktu lama. Tetapi negara itu tetap
tidak mau mengaku bertanggung jawab atas serangan tsb,
seperti yang disimpulkan oleh pengadilan negeri di
Berlin. Jadi, apakah Libya dapat dianggap sudah
insyaf? Padahal sebenarnya, keinsyafan merupakan
syarat utama bagi Libya untuk kembali ke dunia
internasional. Tetapi bagaimana itu dapat dituntut
darinya selama di dunia ini ada negara-negara yang
diperangi dengan dalih untuk menumpas teror atau juga
untuk membawa demokrasi ke sana.
Kepala negara Libya, Muammar Ghaddafi sudah lama
menyadari, bahwa yang penting bukanlah memperlihatkan
keinsyafan, melainkan uang. 2,7 milyar dollar untuk
para korban serangan Lockerbie, 170 juta dollar bagi
pesawat Perancis yang meledak di Afrika Barat,
beberapa juta untuk membebaskan sandera Jerman di Asia
dan Aljazair. Sebagai gantinya sanksi terhadap Libya
dicabut dan Ghaddafi diterima di Brussel, dan para
politisi Eropa kembali akan mengunjungi Libya,
termasuk Kanselir Schr�der, dalam tahun ini juga.
Ibaratnya seperti orang yang hendak masuk ke dalam
sebuah klub eksklusif, dimana orang terlebih dulu
harus mengeluarkan "modal", untuk kemudian bisa
menikmati keuntungan yang hanya dimiliki "kalangan
terkemuka" tsb. Keuntungan itu akan jauh lebih besar
dari "uang pangkal" yang dibayarkan. Dalam kasus ini,
ganti rugi sebesar 35 juta dollar yang pembayarannya
pun dapat diangsur, tentulah merupakan investasi yang
sangat menguntungkan. Sebab dunia ekonomi Jerman
kemudian akan berkecimpung lagi di Libya, terutama
bila pemberian jaminan oleh negara akan dibuka lagi.
Demikian pula ekspor Libya ke Jerman yang selama ini
mencakup 2 milyar dollar, dalam waktu singkat akan
meningkat. Jadi apalah artinya 35 juta dollar?
Di lain pihak juga tidak pada tempatnya untuk
meremehkan kesepakatan yang dicapai dalam kasus "La
Belle". Sebab pengucilan dan pengecaman terus menerus
terhadap sebuah negara, juga tidak bermanfaat bagi
siapapun. Masyarakat dunia punya kepentingan akan
hubungan yang normal dan teratur, apalagi dari segi
ekonomi, hanya saja dalam hal ini harus ditemukan
takaran yang tepat. Untuk memaksakan keinginan
menjalin hubungan dengan cara apa pun, kiranya tidak
pada tempatnya karena akan ada norma-norma mendasar
yang dikorbankan. Tetapi tentunya boleh diharapkan
bahwa Libya lebih memperlihatkan kejujuran dan sikap
ksatria dalam kasus serangan terhadap diskotek "La
Belle" yang diharapkan kemudian adalah keinsyafan.
Sebab tahun lalu Libya pun sebenarnya sudah
memperlihatkan hal itu, yakni ketika membatalkan
program atomnya dan mengapalkan peralatan yang
digunakan untuk itu ke AS.





__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail is new and improved - Check it out!
http://promotions.yahoo.com/new_mail



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links











------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke