Nggak ada dibenak Pak SBY-JK yang namanya,
Kristenisasi
Islamisasi
Hindunisasi
Budhanisasi
Konghucunisasi

yang ada adalah

Sejahteranisasi
Hebat-isasi
Makmurisasi
Maju-isasi
Bangun-isasi
BerantasKorupsinisasi
PertumbuhanEkonominisasi
BikinlapanganKerjaBanyakbanyak-isasi
CerdaskanBangsanisasi
Adikuasanisasi

--- ---=GuN=-- <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> http://www.gatra.com/artikel.php?id=43534
>  
> Isu Kristenisasi Pilpres
> 
> CALON presiden dari Partai Demokrat (PD) Susilo
> Bambang Yudhoyono (SBY) pernah dibuat repot untuk
> mengklarifikasi isu "tak benar" mengenai keluarga
> dan lingkungan partainya, yakni isu Kristenisasi.
> Maklum, sejak munculnya kejutan PD yang meraih suara
> signifikan pada pemilu legislatif 5 April, sebuah
> isu sensitif menyebar.
> 
> Isu yang disebarkan melalui berbagai selebaran gelap
> dan SMS (pesan singkat) serta gosip dari mulut ke
> mulut itu menyebutkan bahwa SBY dan partainya
> menjadi agen Kristenisasi. Ada yang menyebar SMS,
> "Jangan pilih SBY karena hawluhuu kuffaar
> (dikelilingi orang-orang kafir)."
> 
> Buktinya, kata isu itu, PD dipimpin oleh orang
> Kristen dan lebih dari separuh caleg jadi partai
> tersebut beragama Kristen, serta di dalam tim sukses
> capres SBY ada T.B. Silalahi, yang diisukan sebagai
> penganut Kristen fundamentalis. Bahkan istri SBY
> yang muslimah disebut sebagai penganut Kristen hanya
> karena bernama Kristiani.
> 
> Yang anti-capres Megawati juga menyebarkan isu balik
> bahwa justru Megawatilah yang jadi agen
> Kristenisasi. Buktinya, PDI Perjuangan secara resmi
> melakukan koalisi dengan Partai Damai Sejahtera
> (PDS) pimpinan Ruyandi Hutasoit. Partai inilah yang
> justru mendapat dukungan secara resmi dari gereja.
> 
> Yang lebih seru lagi, ada yang menyebar fotokopi
> berita sebuah harian Ibu Kota (edisi 19 Mei 2004),
> yang bersisi dua agenda perjuangan PDS dalam
> mendukung capres PDI Perjuangan Megawati. Pertama,
> pecabutan SKB Mendagri dan Menag Nomor 1 Tahun 1969
> tentang syarat pendirian gereja; dan kedua,
> pencabutan UU Sisdiknas yang berisi kewajiban
> penyediaan guru agama bagi setiap murid sesuai
> dengan agama yang dianutnya. UU Sisdiknas tersebut
> selama ini dianggap menguntungkan Islam, karena
> mewajibkan sekolah-sekolah Kristen yang banyak murid
> Islamnya untuk mengangkat guru agama Islam. Ini yang
> akan diperjuangkan untuk dicabut oleh PDS.
> 
> Baik Megawati maupun PDI Perjuangan tak mau ambil
> pusing untuk menanggapi isu tersebut. Tapi pihak SBY
> sibuk membuat klarifikasi dengan penjelasan maupun
> melalui aksi politik bahwa isu itu tidak benar. SBY
> pernah melakukan peresmian "caleg jadi" dari PD yang
> didahului dengan pembacaan daftar "caleg jadi"
> beserta agama yang dianut masing-masing, yang
> ternyata sebagian besar adalah pemeluk Islam.
> 
> SBY juga mengajak istrinya melakukan ibadah umrah
> sambil memberitahu kepada masyarakat bahwa beribadah
> ke Tanah Suci bersama sang istri sudah dilakukan
> beberapa kali sejak jauh sebelum ikut pilpres, sebab
> sejak semula istrinya memang seorang muslimah. Pada
> 1997, saya sendiri memang pernah kebetulan sama-sama
> naik pesawat Royal Yordan dengan SBY dan istri dalam
> penerbangan ke Jeddah untuk umrah. Waktu itu, SBY
> belum kenal saya, tetapi saya sudah mengenalnya
> sebagai militer yang menonjol dan intelek.
> 
> Kalau mau jujur, sebenarnya tidak ada Kristenisasi
> baik di kubu SBY maupun Megawati. Bahwa di kubu
> keduanya ada orang-orang Kristen yang bergabung
> dengan kepentingan politiknya sendiri, itu wajar
> saja. Setiap warga negara, dari kelompok primordial
> apa pun, boleh dan harus dianggap biasa kalau
> menyalurkan aspirasi politiknya di dalam negara
> kebangsaan yang demokratis. Jadi, mereka itu bukan
> melakukan Kristenisasi, melainkan mencari payung
> politik yang dianggap cocok dan kuat.
> 
> Di kubu SBY, misalnya, tak mungkin ada Kristenisasi
> sebab di sana ada Yusril Ihza Mahendra yang jelas
> anti-Kristenisasi, ada Jusuf Kalla yang juga
> berlatar belakang aktivis Islam, bahkan ketua tim
> sukses SBY Jenderal (purnawirawan) Makruf, yang
> sangat dikenal baik oleh Gus Dur, adalah warga NU.
> Bahwa PD dipimpin oleh seorang penganut Kristen, itu
> kebetulan saja karena, konon, ketika didirikan sulit
> mencari orang yang mau memimpin partai tersebut.
> Partai itu semula tak menarik, karena dikira akan
> menjadi partai gurem yang tak akan banyak
> pemilihnya.
> 
> Bahkan saya pernah mendengar bahwa jabatan Ketua PD
> pernah ditawarkan kepada Said Aqiel Siradj, Ahmad
> Bagdja, dan Salahuddin Wahid, yang semuanya
> merupakan tokoh NU. Jauh sebelum pemilu legislatif,
> Salahuddin Wahid sendiri pernah menyampaikan hal ini
> kepada saya. Jadi, tak mungkin ada desain terencana
> untuk Kristenisasi di PD.
> 
> Begitu pula, sangat tidak mungkin akan ada agenda
> Kristenisasi di tubuh PDI Perjuangan dan capres
> Megawati, sebab di sana ada Hasyim Muzadi yang pasti
> juga akan menolak Kristenisasi. Harus diingat bahwa
> Hasyim Muzadi adalah tokoh NU yang, meski dikenal
> pluralis, di belakangnya juga ada gerbong
> ulama-ulama yang tidak anti-Kristen, tapi
> anti-Kristenisasi.
> 
> Kalau kita mau fair dan demokratis, maka orang-orang
> Kristen dan kelompok primordial yang lain harus
> diberi hak untuk melakukan agregasi politik dan
> bergabung dengan kekuatan politik yang dianggap
> tepat untuk mereka, sebab orang-orang Islam juga
> melakukan itu: berpolitik untuk memperjuangkan
> kehormatan kaum muslimin.
> 
> Kita tak pernah meributkan orang Islam yang dianggap
> "kanan-fundamentalis" mendukung atau menolak capres
> tertentu. Masak, orang Kristen mau kita larang
> melakukan itu? Kita harus berlaku adil, jangan mau
> menang sendiri. Ini memang harga mahal yang harus
> dibayar oleh pilihan kita atas demokrasi.
> 
> Moh. Mahfud MD
> Guru besar di beberapa universitas negeri dan
> swasta, Wakil Ketua Umum DPP PKB
> [Kolom, Gatra Nomor 40 Beredar Jumat, 13 Agustus
> 2004] 
> 
> 
> 
> 
> Memahami Perbedaan Menghilangkan Jarak dan Membentuk
> Ego Menjadi Empati yang Utuh
> -GuN-
> Egypt: +20106867745
> 
> Untuk arsip-arsip tulisan, bisa klik:
> http://qalam.co.nr or http://qalam.tk atau
> www.katakata.cn.st
> 
> Terima kasih..:))
>               
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 



        
                
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!
http://promotions.yahoo.com/new_mail 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke