Membangun/Menata Kehidupan Baru (IV)
(Udin Menunggu Kelahiran Anaknya)
 
Oleh : Ujang Polis
 
Menjelang kelahiran bayinya, Udin tampak resah. Fatima sudah sejak tadi siang berada 
di ruang rawat bersalin. Pada jam empat sore proses persalinan belum juga dimulai, 
padahal tadi siang bidan Ika menyebutkan sudah mencapai pembukaan satu. Udin dan 
Fatima disarankan berjalan jalan di ruang tunggu.
 
Tak berapa lama bidan Ika kembali mengecek kandungan Fatima,  ternyata ada kemajuan 
dan pembukaannya sudah mencapai pembukaan tiga. Fatima disarankan untuk segera 
beristirahat di ruang bersalin. Baik Fatima maupun Udin tampak tidak tenang hatinya.

�Bang ude keluar dare lagi ni bang� kata Fatima
�Sabar time, pan tadi bu bidan ngasi tau kalo pembukaannye masih blum seupuluh� sahut 
Udin.
�Iye sih bang. Gini ye rupanye mau melahirkan anak. Ati aye campur aduk bang, senang, 
gembire, takut, sakit, dan laen laen rasenye�
�Ah time jangan kasih conto-conto rase ati yang banyak gitu. Kite pan sedang dirume 
sakit bukan di sekole. Terus terang abang juge sedang resah kok� Udin menggoda Fatima
�Idiih abang ini masih aje bise bercande. Tapi abang sendiri mengakui atinye resah ye�
�Laa iye dong time, masak anak sendiri mao lahir kagak resah. Kalo kagak resah gitu, 
namenye kurang punye rase ikatan batin ame istrinye� jelas Udin.
 
Pada pukul sepuluh malam, bidan Ika kembali mengecek dan ternyata pembukaan sudah 
mencapai pembukaan delapan. 

Udin dari tadi berdoa tak hentinya kepada Yang Maha Kuasa memohon agar kelahiran 
anaknya dapat lancar tak kurang sesuatu apapun dan baik istri maupun anaknya dapat 
tetap selamat.
 
Tak berapa lama Udin menemani Fatima di ruang bersalin, dia segera diminta 
meninggalkan ruangan. Bidan Ika dibantu beberapa suster mulai mempersiapkan berbagai 
peralatan untuk proses melahirkan bayi.
 
"Bapak suami ibu ini ?" tanya bidan Ika
"Laa iye lah bu, masak aye ini sape lagi kalo bukan suaminye istri aye pan sedari tadi 
ade disampingnye" jawab Udin heran.
"Ya saya hanya ingin memastikan bahwa bapak adalah suaminya" tegas bidan Ika. Karena 
pada kasus melahirkan ada banyak ibu didampingi adiknya atau kakaknya atau bapaknya 
atau tetangganya, karena sang suami mereka sedang keluar kota.
 
"Iye bu, aye ude daftar tadi pagi di kantor" Udin mencoba menjelaskan bahwa dia sudah 
mendaftar di kantor rumah sakit bersalin itu. Dia hawatir ditanya apa sudah daftar 
belum, sepertu yang pernah dialaminya dulu bersama kawannya waktu masih bujangan. Oleh 
pihak rumah sakit dulu dia diminta segera kembali ke ruang tunggu padahal dia 
mengantar kawannya yang terkena musibah kecelakaan lalu lintas, malahan dia dan 
kawanya dari ruang UGD kembali harus menunggu di ruang tunggu. Pengalaman pahit itu 
tidak ingin Udin alami kembali, leh karenanya dia mencoba menjelaskan kepada bidan Ika.
 
"Ya saya sudah mengetahui dari form yang ada di meja saya. Bapak silahkan tunggu 
disini saja" bidan Ika meminta Udin menunggu di ruang tunggu, dan dia segera kembali 
ke ruang bersalin.
 
Beberapa menit kemudian terdengar suara bayi lelaki di ruang melahirkan. Udin 
bersyukur kepada Yang Maha Kuasa, hatinya sedikit lega, karena sejak tadi siang, dia 
merasakan betapa waktu berjalan terasa amat lama. Apalagi jika melihat Fatima meringis 
menahan sakit.
 
Sejak dua bulan yang lalu Udin dan Fatima mencari nama yang akan diberikan kepada 
anaknya. Apalagi setelah mendapatkan kabar dari seorang dokter kandungan, bahwa hasil 
pengecekan bayi mempergunakan alat Ultrasonografi, menunjukan bahwa kelamin anaknya 
adalah laki-laki.

Pada saat seminggu sebelum melahirkan, barulah Udin dan Fatima mendapatkan nama yang 
pas untuk diberikan kepada anaknya, anaknya akan diberi nama Osama Bush Zidan. 
 
Sebelumnya nama nama lainnya yang Udin dan Fatima rtelah encanakan selalu mendapatkan 
reaksi dari sang bayi didalam rahimnya, dengan cara menendang perut Fatima. 
 
Tampaknya bayi itu mengtahui bahwa orang tuanya telah memiliki idola dan nama baginya 
namun pada saat itu nama yang terencanakan masih belum bisa dia terima. Akhirnya 
setelah nama Osama Bush Zidan dituliskan didalam buku catatan pribadinya, barulah sang 
bayi itu tidak bereaksi lagi.

Nama nama itu Udin ambil dari tokoh tokoh Internasional yang sedang trend saat ini. 
Nama yang satu mantan pegawai CIA yang kabarnya sudah menyebabkan dunia gonjang 
ganjing, kata kedua berasal dari sebutan presiden AS yang senang berperang melawan 
presiden otoriter sambil menyelam minum susu siapa tahu jumpa raja terornya, dan kata 
ketiga adalah nama dari seorang aktor sepakbola asal Perancis yang menjadi idola Udin 
pada perebutan piala dunia tahun lalu yaitu Zenadin Zidan. 
 
Dengan nama seperti itu, Udin berharap, kelak anaknya tidak akan mengikuti langkah 
Osama dan Bush, namun rajin berolah raga  agar bisa mengikuti jejak Zenadin Zidan.

Di kalangan teman Udin yang sudah menikah lebih dulu dan mereka tidak sependapat 
dengan keputusan pak Harto saat itu, bahkan sampai nama anaknya diberi nama Gempur 
Suharto. Ya apalah artinya nama, jaman dulu anak anak bahkan sering diberi nama hanya 
untuk supaya tidak tertukar dengan anak lainnya, misalnya anak pertama, kedua dan 
seterusnya. Dan itu di Bali sampai sekarang masih saja dipertahankan penamaannya 
seperti Nyoman, Ketut, dan lain lain.
 
Menurut beberapa literatur bayi dapat berkomunikasi dengan orang tuanya ketika masih 
berada didalam rahim sang ibu. Pada beberapa kasus, jawaban atau reaksi dari sang bayi 
berupa tendangan kakinya ke perut ibu. Beberapa buku menyebutkan bahwa agar bayi kelak 
bisa menjadi anak yang cerdas, dianjurkan mendengarkan musik klasik agar perkembangan 
otaknya baik.
 
 
25 Agustus 2004, Indonesia
 
Ujang Polis

                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke