Setelah tidak berhasil menggalang negara-negara lain
untuk ikutserta dalam missi pembangunan di Afganistan,
Pemerintah Jerman dalam hal ini kementerian pertahanan
secara sepihak akan mengirim tim pembangunan kedua ke
Afganistan. Dengan harapan, kelak negara-negara lain
akan mengirim kontingennya, demikian kata menteri
pertahanan Jerman Peter Struck. Seperti di Qundus, tim
pasukan Jerman di Faisabad juga tidak bertugas untuk
memerangi para petani ganja. 

=======================================================
26.08.2004

Konsep Politik-Afganistan 
 
Oleh: Felix Steiner 

Bila Sekjen NATO Jaap de Hoop Scheffer benar dalam
anggapannya, missi Afganistan merupakan batu ujian
bagi kemampuan pakta pertahanan ini di masa depan,
yang jika gagal maka masa depan NATO akan suram. Hal
itu sudah terlihat pada KTT NATO akhir Juni lalu di
Istanbul. Di Istanbul semua pihak sepakat untuk
meningkatkan jumlah pasukan di Afganistan guna
mengamankan jalannya pemilihan presiden pada tanggal 9
Oktober mendatang. Kepada Presiden Hamid Karzai
dijanjikan 3.500 tentara, dimana jumlah tersebut jauh
lebih sedikit daripada yang diinginkan. Ketika itu
belum terjawab masalah intinya, yaitu negara mana yang
akan mengirim pasukannya ? 

Hal yang sama terlihat pada apa yang dinamakan Tim
Pembangunan Kembali Regional -PRT, yang tugasnya
melindungi dan membantu organisasi dan proyek
pembangunan sipil. Di KTT NATO dibahas akan dibangun
jaringan menyeluruh tim pembangunan seperti itu di
kawasan utara dan barat Afganistan. Jerman, Inggris,
Italia, Spanyol, Turki dan Belanda akan mengirim
tentara yang diperlukan. Di Istanbul, pihak Italia,
Spanyol dan Turki sudah menyatakan
ketidak-sanggupan-nya. Maka diambillah keputusan yang
tidak jelas. Empat Tim baru akan dibentuk namun
lagi-lagi tidak jelas negara mana yang akan mengirim
timnya.

Tim Inggris yang sudah ada tanpa banyak bicara
ditempatkan di bawah komando NATO dan Jerman setuju
untuk meng-upgrade timnya di Qundus menjadi tim
pembangunan baru di Faisabad namun dengan syarat,
harus mendapat dukungan dari negara NATO yang lain .
Setelah penempatan 100 tentara tambahan Jerman di
Faisabad yang semula direncanakan untuk akhir Juli
yang kemudian diumumkan untuk pertengahan Agustus,
menteri pertahanan Jerman Peter Struck, kini harus
mengakui bahwa pasukan Jerman yang kini akan dikirim
di bulan September akan bertugas sendirian di Faisabad
karena tidak akan mendapat dukungan dari negara NATO
yang lain. Tampaknya banyak negara NATO tidak lagi
yakin akan makna missi militer di Afganistan.
Alasannya banyak diantarannya: keadaan di Afganistan
belum stabil, kekuasaan Presiden Karsai hanya terbatas
pada ibukota Kabul sementara para panglima daerah di
propinsi-propinsi masih terus berkuasa, perlucutan
senjata milisi mandek dan penanaman ganja terus
meningkat sejak jatuhnya rezim Taliban. Memerangi para
panglima daerah dan para petani ganja jelas bukan
tugas NATO di Afganistan karena kekhawatiran terlibat
dalam konflik yang tidak terduga. Meski kedengarannya
sinis, panen ganja berikutnya di kawasan Faisabad,
salah satu dari empat kawasan penanaman ganja
terpenting di Afganistan akan dilakukan di depan mata
dan di bawah perlindungan pasukan Jerman. Ganja yang
terutama akan diekspor ke Eropa untuk memenuhi
kebutuhan para pecandu narkotika. Apakah untuk itu
layak mempertaruhkan nyawa dan kesehatan para tentara?
Yang jelas, konsep penempatan pasukan NATO seperti
sekarang ini tidak akan menstabilkan keadaan di
Afganistan. Penarikan semua pasukan pun merupakan
alternatif yang paling buruk. Karena itu, pengiriman
pasukan jangan dikurangi sebaiknya perlu ditingkatkan
ke semua kawasan di negara itu dengan mandat yang
lebih luas. Kekuatan NATO tidak diukur hanya pada
kemampuan militer melainkan juga pada kemampuannya
membuat konsep sesuai yang dibutuhkan dan adanya
kemauan dan kesediaan para anggotanya untuk
merealisasikan keputusan-keputusan yang telah
disepakati bersama. Dalam kasus Afganistan hal itu
berarti, perlunya segera mengirim pasukan yang lebih
banyak. 
 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke