Sebagai perbandingan untuk negara kita bahwa sejak bertahun-tahun pemberitaan mengenai Jerman di bidang ekonomi hampir selalu negatif. Angka pengangguran yang melebihi 10 persen sudah sangat tinggi. Betapa pun besarnya harapan tetapi tingkat pertumbuhan ekonomi tetap berada di bawah satu persen. Reformasi sistem sosial seperti asuransi kesehatan dan jaminan hari tua berjalan alot. Dan di Eropa, Jerman yang dulu merupakan salah satu negara utama telah merosot ke belakang.
======================================================= Defisit anggaran Jerman mendekati empat persen Oleh: Sybille Golte Saat ini merupakan masa yang tidak menggembirakan Menteri Keuangan Hans Eichel sebab utang baru Jerman jauh melebihi apa yang direncanakan pemerintah. Dalam paruhan pertama tahun ini defisit negara mencapai empat persen, walaupun pemerintah telah menjalankan berbagai langkah penghematan. Penyebabnya mudah diketahui, konjuktur sedang lesu sehingga tidak dapat diciptakan lapangan kerja baru. Bantuan sosial bagi para penganggur tetap tinggi dan pada saat bersamaan warga Jerman memilih untuk menabung dan bukan membelanjakan uangnya untuk menggerakkan lagi konjunktur. Walaupun demikian defisit anggaran sebanyak empat persen, boleh diimpikan oleh banyak negara di dunia. Di AS misalnya, defisit berkisar pada lima persen dan perekonomiannya berkembang, sehubungan dengan besarnya pengeluaran negara. Hal serupa itu nampaknya tidak diinginkan terjadi di Eropa. Dalam kerangka Perjanjian Maastricht, negara-negara anggota UE mewajibkan diri untuk menekan hutang negara tidak melebihi tiga persen dari produk domestik bruto, agar tidak membahayakan stabilitas mata uang bersama Eropa. Siapa yang tidak mampu harus memperhitungkan denda yang tinggi. Justru Jerman yang dulunya menjadi contoh dan salah satu pencetus gagasan Kriteria Maastricht, tahun lalu pun merupakan negara pertama yang dituding, disusul dengan Perancis. Boleh dikatakan pada detik terakhir, menteri keuangan Jerman dan Perancis berhasil berkelit dari sanksi yang mengintai. Tetapi Menteri Eichel tidak akan semudah itu untuk berkelit kedua kalinya. Oleh sebab itu ia berusaha memperkecil masalah yang dihadapi. Ia masih tetap menumpu harapan pada neraca tahunan karena angka-angka yang ada sekarang hanya berasal dari paruhan pertama tahun ini. Sampai tahun depan ia ingin mencapai batas defisit tiga persen. Janji yang sudah sering dikemukakannya tetapi tidak pernah dapat ditaati. Mustahil kiranya, bahwa kali ini ia akan berhasil karena kondisi ekonomi di Jerman masih tetap buruk. Hampir tidak ada yang memperhitungkan bahwa jumlah penganggur akan dapat cepat berkurang disebabkan proyek-proyek pembaruan yang direncanakan pemerintah, tidak disambut oleh masyarakat. Setiap minggu terdapat demonstrasi baru menentang peraturan baru dan dikuranginya tunjangan pengangguran. Karena kurun waktu sampai pemilu berikutnya tidak terlalu lama lagi maka dapat diduga bahwa pemerintah Jerman yang dipimpin oleh Partai Sosial Demokrat SPD, mungkin akan memperlunak kebijakan penghematan yang ketat. Tetapi sebenarnya hampir semua negara Eropa menghadapi masalah struktural yang merintangi kenaikan konjunktur dalam waktu singkat sehingga dalam kesempatan berikutnya bila kembali ditarik neraca dan dilakukan pengkajian apakah kriteria defisit di Eropa itu ditaati akan terbentuk lagi front negara-negara yang melanggarnya menentang sanksi yang mengintai. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

