Hutang bukanlah suatu dosa tapi mengambil uang yang dihutangi untuk digunakan pribadi atas nama negara adalah mencuri. Kalu negara kita menjungjung agama yang tinggi tapi korupsinya juga tinggi, apakah pantas kita bilang bahwa negara ini adalah negara beragama yang tinggi. Kan semua agama tidak membolehkan mencuri.
Kita harus bersyukur pada tuhan walaupun dengan tingkah laku kita inibeg ini, masih banyak negara lain yang masih mau membantu. Masalahnya ini bagaimana supaya uang utang ini digunakan dengan yang semestinya. Kemelaratan dan kemerosotan bangsa indonesia ini bukan karena banyak hutang, sebab tujuan hutang piutang ini adalah business biasa antara satu negara dengan negara lain. Tetapi orang orang yang tidak beradab inilah yang menggunakan utang ini untuk pribadi sendiri yang harus dimusnahkan dijajaran pemerintah itu sendiri. Apalagi orang ini menggunakan kata kata tuhan untuk mengeruk kepentingan pribadi. Coba tanya kepada tuhannya masing masing, derajat apa yang dipunyai orang ini. Saya bukan berpaling kenegara barat atau AS, tapi apa urusan bangsa indonesia untuk mengatur negara negara barat itu sendiri. Merekapun memandang bangsa Indonesia ini bangsa yang rendah. Kalau kita tidak suka dengan prilaku negara negara barat, lho jangan minta duitnya donk dari mereka. Kita bisa menolak dan kita bisa jalan sendiri, tetapi apakah kita ini mampu berjalan sendiri? Jangankan satu step, setengah step aja kita pasti sudah jatuh. Bangsa Indonesia ini harus menjadi bangsa yang dewasa, kita meminjam uang untuk kehidupan kita, kita harus berterima kasih dan menghormati, bukannya malah mencaci maki. Ini sifat yang memalukan didunia ini. Saya cinta negara Indonesia, tapi saya tidak suka dengan prilaku prilaku kerdil. Marilah mengkoreksi diri sendiri. Negara kita ini sedang hidup susah, kita masih memerlukan bantuan dari yang beruang. Cobalah kita berjuang menjadi dewasa, saya yakin kita bisa menjadi negara yang besar. Andy www.Traderpick.com --- In [EMAIL PROTECTED], "himawan sutanto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > paket bantuan apalagi yang hendak diberikan tidak cukupkah bangsa ini > menderita tenggelam dalam lautan utang, kapitalisme yang sedang eksis > hanyalah sampah peradaban yang harus segera dialienasi karena hanya > menghasilkan kemelaratan dan kemerosotan seluruh tatanan hidup dan > kehidupan. > yang kurang yaitu sifat barat dan AS yang kurang ajar terhadap negera2 dunia > ketiga > > > > ----- Original Message ----- > From: "andi_wahyudi2000" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Saturday, August 28, 2004 3:04 AM > Subject: [ppiindia] Perancis juga siap bantu > > > > Kurang apa lagi ? Sudah banyak yg bersedia bantu Indonesia lo... > > > > Makanya pemerintah mesti ciptakan kemanan ya... > > > > > > http://www.thejakartapost.com/detaillatestnews.asp? > > fileid=20040827215446&irec=0 > > > > French investor eyeing railway construction in Aceh > > > > BANDA ACEH, Aceh (Antara): A French firm said on Friday it was ready > > to construct a 483-kilometer railway connecting the provincial > > capital of Banda Aceh to the neighboring North Sumatra town of > > Besitang. > > > > "We are ready to construct the railway awaiting support from the > > provincial administration as well as the central government," > > representative of SNCF International, Michel Antraigue, said after > > meeting Aceh provincial officials. > > > > "Rail-based transportation is very important for developing regions > > to anticipate road traffic congestion," he added. > > > > Antraigue said the French state-owned company was serious about > > developing railway infrastructure and networks in Indonesia. > > > > SNCF International is working on the 1,300-kilometer Beijing- Shanghai > > railway in China and the 1,600-kilometer connecting Jeddah, Mecca and > > Madina in Saudi Arabia. > > > > Meanwhile, head Aceh Transportation Agency Usman Budiman said the > > railway would cost some Rp 7.4 trillion and would be funded by the > > State Budget and Aceh Provincial Budget. > > > > "So far we have finished the preparation phase of the project," he > > said. > > > > "We expect the first phase form Besitang to Langsa will be > > operational in 2006," he said. (***) > > > > > > > > > > > > > ********************************************************************** ***** > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com > > > ********************************************************************** ***** > > ______________________________________________________________________ ____ > > Mohon Perhatian: > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

