Asal-usul binatang berkaki empat di daratan  
   
Dari mana datangnya binatang berkaki empat atau
tetrapoda di daratan ? Pertanyaan ini sejak lama
mengusik para ahli paleontologi atau paleobiologi.
Sejak ratusan tahun lalu, para ahli sudah melontarkan
asumsi bahwa binatang darat berkaki empat atau
tetrapoda, pasti berasal dari lautan. Tema ini menjadi
bagian tersendiri dalam teori evolusi kehidupan. Akan
tetapi yang masih menjadi pertanyaan, faktor-faktor
apa saja yang menyebabkannya ? Mengapa binatang laut
meninggalkan habitatnya yang nyaman dan pindah ke
daratan yang kondisinya lebih ganas ? Kemudian timbul
pertanyaan apa buktinya, binatang berkaki empat memang
berasal dari lautan ? 

Kunci jawaban pertanyaan ini sebetulnya sudah
ditemukan tahun 1895 lalu, oleh peneliti geologi
Swedia A.G.Nathorst ketika mencari peneliti yang
sebelumnya hilang dalam ekspedisi balon udara di
Greenland. Nathorst menemukan fossil sejenis ikan yang
diperkirakan berumur 360 juta tahun, di kawasan gunung
yang diberi nama Celsius Bjerg di dekat kutub.
Tigapuluh tahun setelah penemuan pertama, para
peneliti dari Denmark dan Swedia melakukan ekpedisi
gabungan untuk mencari lebih banyak fossil dan membuat
peta lapisan batuan di Celsius Bjerg. 

Pegunungan Celsius Bjerg terbentuk antara 400 sampai
360 juta tahun lalu, di zaman geologi Devon yang
dijuluki zaman ikan karena di zaman itu, ikan
merupakan penghuni dominan di Bumi. Binatang darat
bertulang belakang pertama, diketahui berumur 300 juta
tahun, artinya terdapat celah sejarah evolusi sekitar
60 juta tahun, antara ikan dan binatang darat. Pada
tahun 1931, seorang ahli paleontologi muda berusia 23
tahun, Gunnar S�ve-S�derberg memimpin ekspedisi
tahunan ke Celsius Bjerg dan menemukan fossil kepala
binatang yang diyakininya bukan ikan. Ia menamakan
fossil itu Ichtyo-stega, yang berarti ikan gepeng
karena fossil tengkoraknya gepeng seperti kepala ikan.


Eksepedisi untuk menemukan rantai sejarah evolusi yang
hilang terhenti sejenak pada tahun 1937 sampai 1945
akibat perang dunia kedua. Tragisnya, S�ve-S�dderberg
meninggal dunia pada tahun 1948 dalam usia 38 tahun
akibat sakit. Ironis, karena beberapa bulan
sebelumnya, para ahli paleontologi berhasil menemukan
fosil tulang belulang Ichtyo-stega. Tugas untuk
melanjutkan penelitian diserahkan kepada Erik Jarvik,
asisten S�ve-S�dderberg dan ahli paleontologi di
musium sejarah nasional Swedia. 

Laporan pertama Jarvik menyebutkan, Ichtyo-stega
adalah ampfibi yang masih menunjukan asal-usulnya
sebagai ikan. Inilah tetrapoda pertama, yang
mengembangkan tungkai untuk bergerak di daratan.
Jarvik yang lumpuh akibat stroke pada usia 88 tahun,
meninggalkan laporan ilmiah terlengkap mengenai
Ichtyo-stega setebal 250 halaman. Sampai tahun 80-an,
penelitian asal-usul tetrapoda seolah terlupakan.
Jarvik ternyata tidak banyak mempublikasikan hasil
penelitiannya. Harta karun itu akahirnya ditemukan
oleh pakar paleobiologi Jenny Clack dari musium
Zoologi Universitas Cambridge. 

Clack yang sejak tahun 70-an meneliti tetrapoda purba
mengakui, penelitian di bidangnya kurang populer
dibandingkan misalnya penelitian dinosaurus. Padahal,
tidak akan ada dinosaurus, jika tidak ada nenek moyang
tetrapoda yang berasal dari ikan. Karena itulah Clack
tetap menekuni bidangnya terutama untuk dapat
menemukan rantai evolusi yang masih hilang. Pada tahun
1985 Clack bertemu Peter Friend, ahli geologi dan
pengurus musium geologi di Universitas Cambridge yang
juga melakukan penelitian lapisan tanah di Celsius
Bjerg. Secara tidak terduga, rupanya Friend menyimpan
sebuah fossil menarik yang ditemukan seorang kandidat
Doktor yang dibimbingnya. 

Selama 15 tahun, fossil tetrapoda purba itu tersimpan
di laci museum, sampai akhirnya Clack datang untuk
melihat dan menelitinya. Fossil tengkorak kepala
tetrapoda purba itu panjangnya sekitar 20 sentimeter,
walaupun masih mirip Ichtyo-stega tetapi lebih tua
lagi umurnya, sehingga ciri ikannya masih kelihatan.
Mata rantai evolusi yang hilang akhirnya ditemukan.
Spesies baru itu diberi nama Acantho-stega, dan sejauh
ini terbukti merupakan tetrapoda tertua yang ditemukan
di seluruh dunia. Yang juga amat menarik, pada tahapan
awal evolusinya dari binatang laut menjadi binatang
darat, keempat kaki Acantho-stega dilengkapi delapan
jari. Para ahli paleontologi selama ini beranggapan,
lima jari adalah persyaratan ideal dalam evolusi
tetrapoda. 

Sekarang pertanyaan lain yang muncul, mengapa
Acantho-stega meninggalkan habitat air yang nyaman dan
berpindah ke daratan yang lebih brutal? Para ahli
geologi menduga, perubahan iklim global pada zaman
Devon yang memaksa binatang air pindah ke darat. Pada
zaman Devon dunia mengalami pemanasan global amat
hebat sehingga lautan menjadi kering. Salah satu ciri
lapisan tanah zaman Devon adalah warnanya yang
kemerahan akibat terbakar. Inilah yang diduga memaksa
ikan untuk beradaptasi hidup di darat. 

Akan tetapi teori ini juga mengandung kelemahan. Sebab
kawasan pegunungan Celsius Bjerg di dekat kutub yang
pada saat zaman Devon tetap merupakan kawasan basah
berawa-rawa. Jadi apa yang memaksa ikan mengembangkan
kaki dan pindah ke darat ? Apakah persaingan mencari
mangsa di dalam air sudah sedemikian beratnya,
sehingga beberapa spesies harus pindah ke daratan,
untuk mencari makan ? Atau juga perkembang biakan
binatang in-vertebrata di darat sedemikian pesat,
sehingga memicu evolusi pemangsanya ? Semua itu masih
diteliti untuk memastikan apa penyebab evolusi yang
mengubah total kondisi dunia. 



 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke