Dari data APBN 2003, penerimaan pemerintah dari migas
sekitar Rp 60 trilyun per tahun, sementara dari
pertambangan (emas, tembaga, dll) sekitar Rp 1,4
trilyun. Ini berarti sekitar 18% dari jumlah APBN.

Terus terang jumlah tsb relatif kecil. Sebagai contoh,
Freeport mendapat USD 1,9 milyar (Rp 17 trilyun) dari
pertambangan di Papua
(http://www.globalpolicy.org/security/natres/minerals/2000/indonesia/0731mcmo.htm),
tapi pemerintah hanya mendapat sekitar Rp 1 trilyun
saja.

Area garapan Freeport sekitar 2,5 juta hektar. Jika
pemerintah menjadikan sebagai ladang pertanian,
perkebunan, atau peternakan bagi rakyat, akan didapat
pendapatan sebesar Rp 50 trilyun.

Pemanfaatan SDA untuk agro industri/pertanian rakyat
lebih bermanfaat dan tidak menimbulkan pencemaran
seperti industri pertambangan (ingat kasus Buyat yang
meracuni rakyat).

Menurut saya, exploitasi SDA yang ada sekarang kurang
dinikmati oleh rakyat, karena perusahaan2 asing yang
mengolah justru mendapat bagian terbesar karena biaya
investasi (yang kadang dimarkup), biaya operasional
yang besar (karena gaji expat walau fresh graduate dan
tidak berpengalaman besar2), serta keuntungan untuk
perusahaan mereka. Rakyat (seperti di Buyat), justru
mengalami dampak negatif. Mereka tidak bisa mendapat
ikan dari sungai serta laut yang tercemar, serta
banyak lagi kerugian lainnya.

--- sonrai <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Perdebatan yang menarik terjadi ketika kaum teoritis
> bertemu dengan kaum praktis. Dari dahulu kedua kaum
> ini tidak pernah bisa bertemu. Karena sudut pandang
> yang diambil tentu berbeda.
> 
> Dalam kasus perdebatan Bapak Alexander dengan
> Bapak-bapak lainnya (awalnya hanya dengan mas Erwin
> Guci lalu merembet kepada bapak-bapak anggota milist
> lainnya) merupakan perdebatan biasa yang karena
> satudan lain hal menjadi topik panas karena ada
> pertengkaran masalah data (yang walau esensil namun
> tidak perlu diperdebatkan terlalu emosionil).
> 
> Selanjutnya,l saya ingin melemparkan bola panas ini
> ke
> forum. Apakah memang SDA (sumber daya Alam)-terutama
> minyak - dapat diandalkan untuk dijadikan sumber
> pemasukkan negara ? Hal in penting untuk ditanyakan
> mengingat pemerintah merevisi APBN 2005 dikarenakan
> terjadinya perubahan harga minyak dunia.
> 
> Mampukah Indonesia mempunyai lebih dari satu  grup
> penambang minyak local seperti Medco ? dan
> sanggupkah
> grup penambang minyak tersebut bersaing secara ketat
> dengan Total, BP dan perusahaan minyak asing lainnya
> ?
> 
> 
> 
>
________________________________________________________________________
> Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" 
> your friends today! Download Messenger Now 
> http://uk.messenger.yahoo.com/download/index.html
> 


=====
Visit my daughter's homepage at:
http://www.geocities.com/hana_hanifah7


                
_______________________________
Do you Yahoo!?
Win 1 of 4,000 free domain names from Yahoo! Enter now.
http://promotions.yahoo.com/goldrush


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke