bukan hanya koruptor, tapi mereka yang melakukan perdagangan bayi dan anak2 juga harus ditembak mati, kegiatan ini sudah semakin meningkat ----- Original Message ----- From: "A Nizami" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, September 01, 2004 8:39 AM Subject: [ekonomi-nasional] Fwd: [ppiindia] Kwik Kian Gie: Tembak Mati Koruptor
> > From: "la_luta" <[EMAIL PROTECTED]> > > DOC [EMAIL PROTECTED]: > > From: [EMAIL PROTECTED] > > Date: Wed Nov 12, 2003 10:17 am > > Subject: Kwik Kian Gie: Tembak Mati Koruptor > > --- In [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote: > > Kwik Kian Gie: > > > > Tembak Mati Koruptor > > > > JAKARTA - Korupsi yang terjadi di Indonesia sudah > > sangat parah, > > sehingga para pejabat negara yang melakukan korupsi > > harus ditembak > > mati. Hukuman yang sangat berat bagi para koruptor > > telah dilakukan > > oleh Pemerintah Cina dan hasilnya tingkat korupsi di > > sana terus > > berkurang. > > > > Pernyataan tersebut dikemukakan Menteri Negara > > Perencanaan > > Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Kwik Kian Gie > > dalam rapat kerja > > dengan Komisi IX (Perbankan, Keuangan, dan > > Pengawasan Pembangunan) DPR di Jakarta, Selasa > > (11/11). Dikatakan, > > sebelum menerapkan hukuman yang sangat berat itu, > > perlu dilakukan > > sejumlah pengkajian, seperti apakah Pegawai Negeri > > Sipil (PNS) yang > > kini berjumlah sekitar empat juta orang berlebihan > > atau tidak, serta > > jumlah kementerian harus ditinjau ulang. > > Kementerian mana saja yang harus dibubarkan dan mana > > yang tetap > > dipertahankan. > > > > Langkah ini dikenal dengan sebutan audit manajemen > > dan organisasi. > > Perusahaan-perusahaan besar biasa melakukannya tiga > > sampai lima > > tahun sekali untuk mempertahankan tingkat > > keefektifan perusahaan. > > > > Setelah dilakukan pengkajian, para pejabat negara > > dan PNS diberikan > > gaji yang adil, sesuai tanggung jawabnya. > > Selanjutnya, gaji mereka dinaikkan > > setinggi-tingginya, tidak saja > > untuk sekadar hidup layak, tetapi bisa hidup gagah. > > > > ''Kita di sini lucu. Masa gaji Presiden RI kalah > > dengan gaji Presiden > > Direktur Bank Mandiri atau Bank Danamon. > > Gaji pejabat pemerintah harus lebih tinggi dari > > manajer perusahaan > > swasta karena mereka melayani ratusan juta rakyat. > > Manajer > > perusahaan hanya melayani satu cukong,'' ujar Kwik. > > > > Tak Boleh Korup > > > > Apabila gaji pejabat negara dan PNS sudah memadai, > > mereka tidak boleh > > lagi korupsi. Kalau korupsi, mereka harus ditembak > > mati. Tidak hanya > > itu, istri dan anak-anaknya juga harus menerima > > hukuman karena > > sekitar 80 persen korupsi didorong oleh keluarga > > inti, sesuai hasil > > penelitian di Cina. > > > > ''Istri dan anak-anak koruptor harus naik kendaraan > > umum dan tinggal > > di rumah sederhana,'' tegas Kwik. > > > > Untuk memberikan gaji yang tinggi, tentu saja > > diperlukan dana yang > > besar. Dana tersebut, katanya, bisa diperoleh dari > > pendapatan negara > > yang selama ini disia-siakan. Menurut perhitungan > > Kwik, jumlahnya > > tidak kurang dari Rp 305 triliun. Dana sebesar itu > > diperoleh dari > > Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai > > (PPN), > > kekayaan alam yang dicuri, serta bunga obligasi > > rekap. > > > > PPh dan PPN yang saat ini diterima negara dinilai > > tidak maksimal. > > Wajib pajak hanya membayar maksimal 50 persen dari > > PPh dan PPN yang > > seharusnya dibayar. Kemudian, pencurian kekayaan > > alam, seperti > > pasir, ikan, dan kayu gelondongan, nilainya mencapai > > US$ 9 miliar. > > Sedangkan, bunga obligasi rekap bisa dihemat Rp 14 > > triliun. > > Penghematan itu memang tidak membuat bank rekap > > untung, tetapi juga > > tidak membuatnya kolaps. > > > > Langkah besar ini, lanjut Kwik, hanya bisa dilakukan > > oleh Presiden > > yang mempunyai visi memberantas korupsi dan > > betul-betul kuat. Dia > > bisa memulainya dengan memilih jaksa agung yang > > cakap. Jaksa agung > > menerima gaji Rp 600 juta per tahun, serta mendapat > > fasilitas mobil > > dan rumah mewah. > > Syaratnya, jaksa agung tidak boleh korupsi dan > > menegakkan supremasi > > hukum. Langkah serupa diteruskan kepada > > pembantu-pembantu presiden > > lainnya. > > > > ''Ini semua bukan mimpi. Singapura pernah > > menjalankannya di tahun > > 1965 dan sukses. Cina pun menjalankan hal serupa dan > > korupsi di sana > > pun berkurang,'' kata Kwik. (A-16) > > > > > > Last modified: 12/11/03 > > > > > > > > > ===== > Visit my daughter's homepage at: > http://www.geocities.com/hana_hanifah7 > > > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers! > http://promotions.yahoo.com/new_mail > > > > Kampanye open-source Indonesia - http://www.DariWindowsKeLinux.com > Solusi canggih, bebas ikatan, dan bebas biaya > > Yahoo! Groups Links > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

