Assalamu'alaikum wr wb,
Dalam ajaran Islam dinyatakan bahwa hakim itu, satu
kaki berada di surga, satu kaki di neraka. Jika hakim
itu adil, yaitu menghukum yang salah, surga
imbalannya. Tapi jika hakim itu tidak adil, menghukum
orang yang tak bersalah, neraka balasannya.

Tentu bukan cuma hakim saja yang dimaksud. Aparat
hukum terkait seperti Polisi dan Jaksa juga bisa masuk
neraka jika mereka menzalimi orang, yaitu memenjarakan
orang yang tak bersalah atau membebaskan orang yang
bersalah.

Wassalamu'alaikum wr wb

Hakim Di Neraka
Senin, 15 Juli 2002
Oleh : KH Didin Hafidhuddin 

Dari Buraidah ra Rasulullah saw bersabda, ''Hakim itu
terdiri atas tiga kelompok, dua kelompok berada di
neraka dan satu kelompok berada di surga. Kelompok
pertama adalah hakim yang mengetahui kebenaran
(fakta), kemudian ia menetapkan keputusannya
berdasarkan kebenaran tersebut, maka ia akan berada di
surga.'' 

''Kelompok kedua,'' lanjut Muhammad dalam hadis
riwayat Hakim itu, ''Adalah hakim yang tahu kebenaran
(fakta), tetapi ia tidak memutuskan berdasarkan
kebenaran itu, maka ia berlaku zalim dalam hukum dan
tempatnya adalah di neraka. Ketiga, hakim yang tidak
tahu kebenaran (fakta) dan ia menetapkan keputusan
kepada manusia berdasarkan kebodohannya, maka
tempatnya di neraka.'' 

Akhir-akhir ini bangsa kita disuguhi berbagai
peristiwa menarik, terutama berkaitan dengan masalah
penegakan hukum dengan digelarnya pengadilan atas
tokoh-tokoh penting negeri ini. Pengadilan itu
mendapat sorotan tajam berbagai pihak, baik di dalam
maupun laur negeri. Rakyat akan menilai apakah para
penegak hukum mampu menegakkan kebenaran ataukah
justru sebaliknya, mereka malah mempermainkan hukum
untuk menyelamatkan kepentingan elite. 

Salah satu komponen strategis yang menentukan tegaknya
keadilan hukum adalah hakim. Di tanganyalah segala
perkara diputuskan, kebaikan dan kemudaratan
ditentukan. Keputusan hakim sangat menentukan tingkat
kepercayaan masyarakat terhadap komitmen penegakan
hukum. Apakah hukum mampu bersikap adil terhadap
seluruh lapisan masyarakat, baik terhadap elite maupun
rakyat jelata, ataukah hukum bersikap pilih kasih di
mana si kuat diselamatkan dan si lemah menderita. 

Begitu beratnya tugas hakim sampai-sampai mereka
diibaratkan memiliki dua kaki, satu menginjak surga
dan lainnya menginjak neraka. Kesalahan sedikit saja
akan menimbulkan dampak fatal. Karena itu, seorang
hakim hendaknya sangat berhati-hati dalam mengambil
keputusan, jangan sampai keputusannya menzalimi orang
tidak bersalah. Hati nurani seorang hakim harus
terus-menerus dipertajam. 

Kita sadar bahwa supremasi hukum merupakan benteng
pertahanan terakhir masyarakat. Jika hukum tegak, maka
tegaklah masyarakat. Jika hukum rusak, maka akan rusak
pula masyarakatnya. Wallahu'alamu bi ash shawab. 

Sumber: Republika Online 
http://lavender.fortunecity.com/exorcist/194/moslem/hakim_di_neraka.html

=====
Visit my daughter's homepage at:
http://www.geocities.com/hana_hanifah7


                
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers!
http://promotions.yahoo.com/new_mail


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke