Sama Mas. Saya dengan sedih juga terpaksa Golput. Kita butuh pemimpin yang gabungan dari sejumlah kualitas:
Sekuat Suharto + Sefasih/sepopuler Sukarno + Sebersih Hoegeng + Semerakyat Hatta...... Oh,,, aku rindu pemimpin seperti itu..... --- Umar Said <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Catatan A. Umar Said > > (tulisan ini juga disajikan dalam website > http://perso.club-internet.fr/kontak ) > > > > TIDAK MEMILIH > MEGAWATI > > DAN JUGA TIDAK SBY > ! > > > > Ketika dewasa ini bagi banyak orang masih belum > jelas juga siapakah yang > akan mereka pilih sebagai presiden tanggal 20 > September yad, maka sebagian > orang lainnya sudah mengambil sikap yang jelas, > yaitu tidak akan memilih > kedua calon presiden, baik Megawati maupun SBY. > Sebanyak 158 organisasi > non-pemerintah yang terdiri dari LSM dan organisasi > kemasyarakatan (ormas) > seluruh Indonesia menyatakan tidak percaya kepada > dua pasangan SBY-Jusuf > Kalla dan Megawati -Hasyim Muzadi. > > > > Organisasi-organisasi ini berpendapat bahwa kedua > kandidat ini tidak > mewakili aspirasi masyarakat dan memutuskan tidak > memilih kedua-duanya. > Pernyataan ini disampaikan bersama dalam sebuah > jumpa pers di Jakarta, Kamis > (26/8). Pernyataan organisasi masyarakat ini > merupakan hasil pertemuan > mereka selama beberapa hari yang dilangsungkan di > Jakarta, untuk > membicarakan lima agenda yang merupakan platform > bersama, yaitu militerisme, > neoliberalisme, otonomi daerah, supremasi hukum dan > keadilan, dan > representasi politik. > > > > Sikap yang diambil 158 organisasi non-pemerintah > itu merupakan cermin dari > pendapat sebagian rakyat Indonesia yang menganggap > bahwa kedua calon > presiden itu bukanlah tokoh yang mereka idam-idamkan > untuk memimpin negara > dan bangsa kita selama 5 tahun mendatang. Alasan > atau pertimbangan 158 > organisasi itu bermacam-macam, seperti halnya > pertimbangan yang > beraneka-ragam juga yang dimiliki oleh mereka yang > tergolong � Golput �, > yang ditaksir kira-kira sekitar 30 juta orang. > > > > > > PEMBUSUKAN MORAL DI KALANGAN ELITE > > > > Dalam pemilihan presiden putaran kedua nanti, > sebagian besar rakyat terpaksa > memilih salah satu di antara kedua pasangan > Megawati-Hasyim dan SBY-Jusuf > Kalla, walaupun ada pendapat dari banyak kalangan > bahwa kedua pasangan itu > tidak ideal dan tidak representatif. Perkembangan > politik di negeri kita > sudah sedemikian buruknya dan sedemikian rusaknya, > sehingga sulit sekali > ditemukan tokoh-tokoh yang sungguh-sungguh bermoral > tinggi, bersih, jujur, > cakap, berwibawa, dan mengutamakan kepentingan > bangsa dan negara. > > > > Padahal, negara dan rakyat Indonesia sedang terus > menghadapi begitu banyak > persoalan-persoalan besar yang rumit dan gawat, > sebagai warisan berbagai > politik yang buruk yang dijalankan oleh Orde Baru > selama 32 tahun, yang > diteruskan oleh pemerintahan-pemerintahan berikutnya > selama 6 tahun. Di > antara banyak persoalan besar yang paling parah itu > adalah masalah > kerusakan moral atau pembusukan mental, yang > menjangkiti kalangan elite > bangsa, baik yang terdapat di banyak pimpinan partai > politik, maupun di > pimpinan eksekutif, legislatif, judikatif, atau > lembaga-lembaga lainnya, > termasuk di kalangan agama. Seperti sudah sama-sama > kita saksikan, > kebobrokan akhlak di kalangan elite inilah yang > selama ini telah > menimbulkan korupsi besar-besaran (di Pusat maupun > di daerah-daerah), dan > banyak penyelewengan kekuasaan dan pelecehan hukum. > > > > Kerusakan moral ini juga dimanifestasikan oleh > berbagai praktek para tokoh > kedua kubu Megawati dan kubu SBY. Berita (atau > desas-desus) tentang > macam-macam praktek buruk dan politik busuk selama > pemilihan presiden > putaran pertama dan kedua menunjukkan bahwa > pembusukan kehidupan politik di > kalangan elite bangsa kita sudah sunguh-sungguh amat > parah. > > > > > > SISA-SISA ORDE BARU DI KEDUA KUBU > > > > Dengan munculnya kedua pasangan Megawati-Hasyim dan > SBY-Jusuf Kalla dalam > pemilihan presiden putaran kedua, bisa diartikan > bahwa kekuatan politik > sisa-sisa Orde Baru sudah mulai mengancam akan > meraih kembali pengaruhnya. > Sebab, para pembela kepentingan sisa-sisa Orde Baru > terwakili secara kuat > dan nyata di kedua kubu ini juga. > > > > Adalah sudah jelas, bahwa untuk bisa berusaha > menjabat kembali kedudukan > presiden, Megawati terpaksa bersekutu dengan Golkar, > PPP, PDS, dan membentuk > Koalisi Kebangsaan. Bahwa Megawati bersatu dengan > kekuatan politik yang > pernah menjadi pendukung utama Orde Baru (terutama > Golkar dan PPP) ini > pertanda jelek bahwa Megawati (bersama PDI-P nya) > sudah jadi tawanan, atau > dikepung oleh sisa-sisa kekuatan Orde Baru. > Kedudukan atau pengaruh Akbar > Tanjung sebagai tokoh utama Koalisi Kebangsaan (atau > menjadi penasehat > Presiden) menunjukkan bahwa ruang gerak politik > Megawati (PDI-P) akan sempit > sekali, kalau tidak dikatakan lumpuh. Bisa > diramalkan bahwa peran atau > kedudukan Golkar akan besar sekali, bahkan sangat > dominan, dalam kubu > Megawati. > > > > Sedangkan, banyak orang melihat bahwa di kubu > SBY-Jusuf Kalla pengaruh > sisa-sisa kekuatan politik Orde Baru juga tidak > kecil. Bukan saja karena > sosok SBY yang mantan petinggi militer, tetapi juga > karena banyaknya > pensiunan jenderal (dan juga para jenderal yang > masih aktif) yang secara > diam-diam - maupun terang-terangan - mendukung SBY. > Orang pun mencatat bahwa > dari kubu SBY tidak pernah ada pernyataan yang > sungguh-sungguh tegas dan > jelas anti Orde Baru atau kritis terhadap berbagai > politik Suharto. Banyak > orang yang menyangsikan ketulusan SBY-Jusuf Kalla > untuk melaksanakan > reformasi secara tuntas, dan karenanya, menduga > bahwa ada berbagai > kepentingan yang menguntungkan golongan militer ikut > bermain di belakangnya. > > > > > > SISA-SISA ORDE BARU YANG PALING DIUNTUNGKAN > > > > Siapapun akan terpilih jadi presiden nanti, tidak > peduli === message truncated === __________________________________ Do you Yahoo!? New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages! http://promotions.yahoo.com/new_mail ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

