http://www.hidayatullah.com/modules.php?name=News&file=article&sid=1368

Hidayatullah.com, Kamis, 09 September 2004

Hamzah Haz: "Teroris Masih Ada di Indonesia!"

Meski belum jelas siapa pelaku bom, Menlu Australia sudah langsung menuding
JI sebagai pelaku peledakan bom. Aparat Australia kabarnya
berbondong-bondong ke sini. Untuk apa?

Hidayatullah.com--Sejumlah pejabat tinggi RI siang tadi telah mengunjungi
lokasi peledakan bom tak lama setelah kejadian berlangsung. Di antara
pejabat itu nampak Wakil Presiden RI, Hamzah Haz; Kapolri, Jenderal Polisi
Da'i Bakhtiar; serta Menteri Luar Negeri, Hasan Wirajuda.

Saat diwawancarai pers usai meninjau lokasi, Hamzah Haz mengeluarkan
pernyataan mengutuk kejadian tersebut. "Ini menunjukkan bahwa teroris masih
ada di Indonesia," tegasnya. Namun Hamzah tidak menjelaskan pihak mana yang
ditudingnya sebagai teroris.

Pernyataan Hamzah ini jelas berbeda saat ia baru menjadi wapres. Ketika
terjadi tragedi WTC dan AS menuding ada jaringan teroris Usamah bin Ladin di
Indonesia, Hamzah menunjukkan sikap pembelaannya terhadap kalangan Islam.
"Tidak ada teroris di Indonesia," katanya waktu itu. Rupanya, kini sejak
berwala' dengan Megawati, Hamzah telah menjadi 'Pak Turut'.

Ulah Kelompok Dr Azahari?
Da'i Bakhtiar menyatakan, modus operandi peledakan bom ini sama dengan yang
peledakan bom yang pernah mengguncang kawasan Legian Bali dan Hotel JW
Marriot. Dia juga memperkirakan peledakan ini terjadi karena aksi bom bunuh
diri dengan menggunakan kendaraan mobil. Kesimpulan soal bom mobil didapat
setelah ditemukan beberapa bagian mobil yang hancur di dekat lokasi ledakan.

Namun seorang ahli bom dari BPPT yang diwawancarai Metro TV, memperkirakan
bom itu dibawa dengan menggunakan sepeda motor. "Kalau menggunakan mobil
biasanya terdapat lubang di tanah tempat mobil itu berhenti. Sementara ini
kan belum ditemukan lubang tersebut," kata sang ahli tersebut. Ia
memperkirakan bom itu memiliki bobot 15 kg.

Da'i mengatakan, karena modusnya sama dengan bom Bali dan bom Marriott
dugaan mengarah kepada kelompok DR Azahari. Seperti sudah diduga, peristiwa
ini akan semakin memperpanjang daftar kalangan Islam yang akan dituduh
sebagai teroris oleh pihak kepolisian. Diperkirakan pula, akan ada
orang-orang yang menjadi tertuduh yang ujung-ujungnya memberatkan Abubakar
Ba'asyir.

Dari Australia dilaporkan, para pejabat tinggi negara itu telah mengeluarkan
reaksi keras atas kejadian yang berlangsung di Jakarta itu. "Ini jelas
serang teroris, Ledakan in terjadi di dekat Kedubes Australia. Anda bisa
mengambil kesimpilan bahwa serangan ini ditujukan kepada Australia," kata
Menlu Australia, Alexander Downer, sebagaimana dikutip koran Sidney Morning
Herald, dalam situs internetnya hari ini (9/9). Menjelang keberangkatannya
ke Jakarta untuk melihat lokasi kejadian, Downer sempat melemparkan tuduhan
bahwa Jamaah Islamiyah (JI) berada di balik kejadian ini.

Esok hari, PM Australia, John Howard, akan menyusul ke Jakarta bersama
sembilan sembilan pakar bom Australia. "Untuk membantu penyelidikan yang
dilakukan pihak Indonesia," katanya.

Kemungkinan juga akan membantu Indonesia menunjuk hidung 'para teroris'? *
(shw)


http://www.hidayatullah.com/modules.php?name=News&file=article&sid=1372

Hidayatullah.com, Jumat, 10 September 2004
Abubakar Ba'asyir Minta Pemerintah Segera Usut Aktor Intelektual Bom

Pengasuh PP. Al-Mukmin, Ngruki, Ustad Abubakar Ba'asyir meminta pemerintah
dan aparat untuk memburu aktor intelektual dibalik bom di depan Kedubes
Australia yang banyak menelan warga Indonesia

Hidayatullah.com-- Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin, Ngruki, Ustad
Abubakar Ba'asyir mengutuk tindakan pengeboman di depan kantor Kedutaan
Besar Australia di Jalan di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan yang
hingga kini menelan banyak korban.

Ba'asyir juga meminta pemerintah segera mengusut aktor intelektual dibalik
serangan bom tersebut. "Kami menuntut pemerintah segera mengusut secara
tuntas aktor intelektual dibalik peristiwa pengeboman itu, "ujar Ba'asyir
seperti dikutip Ketua Departemen Data dan Informasi Majelis Mujahidin
Indonesia (MMI), Fauzan Al Anshori kepada Hidayatullah.com saat dihubungi
melalui salurah telepon, Jum'at, (10/9) pagi tadi.

Kepada Hidayatullah.com, Fauzan mengatakan, siang saat kejadian itu, dirinya
tengah berkunjung ke penjara Cipinang untuk menjenguk pria yang sering
dipanggil Ustad Abu itu. Atas kejadian, itu, Ba'asyir kemudian mengeluarkan
lima seruan. Diataranya, Pertama, menyatakan turut berduka dan bordo'a
kepada Allah SWT, agar amal ibadahnya diterima disisiNya. Kedua, Mengecam
pelaku peledakan bom, Ketiga, mendesak pemerintah segera mengusut aktor
intelektual dibalik serangan bom itu. Yang terakhir, Ba'asyir juga
menghawatirkan jika kasus ini akan kembali dikait-kaitkan sebagaimana kasus
bom Bali dan bom JW Marriot.

"Saya sangat kecewa. Saya menentang semua bom seperti ini," ujar Baasyir
kepada pengacaranya Mahendratta, yang mengunjungi ulama sepuh itu di penjara
tak lama setelah ledakan tersebut.

"Tetapi (pemerintah) masih akan menggunakan ini untuk menyerang saya,"
ujarnya. "Dalam keadaan putus asa, mereka akan menuduh saya atas serangan
ini sama seperti yang mereka lakukan terhadap yang lain," ujarnya dikutip
Media Indonesia, Jum'at, (10/9). Kepada Hidayatullah.con Fauzan mengaku,
meski ditahan di balik jeruji, Ba'asyir terus mengikuti berbagai
perkembangan yang terjadi di tanah air.

Sebagaimana diketahui, Ustad Abubakar Ba'asyir dipenjara 18 bulan karena
dianggap melakukan pelanggaran imigrasi. Sayang, selama perjalanan
selanjutnya, pemimpin MMI itu kembali dikait-kaitkan dengan terorisme dalam
kasus bom Bali dan JW Marriot. Kepada banyak media, Ba'asyir menuduh
pemerintah hanya tunduk pada tekanan Washington untuk menangkapnya sebagai
bagian dari penumpas aktivis-aktivis Islam di Indonesia. (mi/mtr/cha)


http://www.hidayatullah.com/modules.php?name=News&file=article&sid=1368



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke