14.09.2004

Situasi dalam negeri Israel memanas  
   
Oleh: Peter Phillip
  
Pemukim Yahudi radikal, menentang pengosongan Jalur
Gaza. PM Ariel Sharon memperingatkan pecahnya perang
saudara. Sementara rencana penarikan Israel dari Jalur
Gaza, samasekali tidak dibicarakan dengan pihak yang
paling berkepentingan, yakni pemerintah Palestina.

Menimbang meningkatnya perlawanan, menentang rencana
pemerintah Israel, untuk mundur dari jalur Gaza, PM
Israel, Ariel Sharon hari Minggu lalu memperingatkan
kemungkinan pecahnya perang saudara. Sharon dengan
marah mengatakan, provokasi terhadap tentara Israel
harus dihentikan. Tanpa terpengaruh demonstrasi
puluhan ribu pemukim Yahudi radikal, pemerintah Israel
mengumumkan, pembayaran gantirugi bagi para pemukim di
Jalur Gaza, akan mulai dibayarkan minggu depan. 

PM Israel, Ariel Sharon bereaksi marah, menanggapi
perlawanan para pemukim Yahudi. Dalam sidang kabinet
hari Minggu lalu, ia bahkan sampai menggebrak meja.
Kini, kemarahan Sharon tidak ditujukan kepada warga
Palestina, atau kepada kelompok pro-perdamaian, atau
kepada PBB yang dibencinya. Melainkan kepada para
pemimpin pemukim Yahudi, yang sebelumnya mendukungnya
menjadi PM. Para pemukim Yahudi radikal, telah
mengancam, akan melawan dengan kekerasan, jika tentara
Israel diperintahkan mengosongkan pemukiman di Jalur
Gaza. Juga para pimpinan pemukim Yahudi, mengimbau
tentara, untuk menolak perintah pembongkaran. 

Menanggapi ancaman para pemukim Yahudi radikal itu, PM
Ariel Sharon menyerukan kepada menteri pertahanan dan
menteri kepolisian serta menteri-menetrei lain di
kabinetnya, agar melakukan langkah penaggulangan yang
diperlukan. Militer harus dicegah jangan sampai
terjerumus ke dalam permainan kotor ini, kata Sharon.
Di sisi lainnya, kelompok oposisi mengecam keras
pernyataan Sharon, mengenai kemungkinan pecahnya
perang saudara. Anggota parlemen Israel-Knesset dari
partai Meretz yang berhaluan kiri, Jossi Sarid
mengatakan, Sharon harus ekstra hati-hati memilih
kata-katanya. Sebab yang dikatakan bukan pertengkaran
antar saudara, melainkan perang saudara. Barangsiapa
mengancam polisi dan tentara, tentu tidak boleh
dianggap saudara. Juga harus diperjelas, barangsiapa
mengancam mengobarkan perang saudara, berarti
mempercepat runtuhnya negara. 

Di sisi lainnya, partai religius �nasionalis yang
merupakan corong pemukim Yahudi di parlemen,
mengajukan dilakukannya referendum, menyangkut
penarikan mundur dari Jalur Gaza. Namun pakar hukum
Mosche Nekbi mengatakan, referendum dalam masalah ini,
ibaratnya menuangkan minyak ke api kampanye hasutan.
Juga referendum berarti tidak lagi mempercayai
pemerintah dan parlemen, dapat menarik keputusan dalam
masalah tsb.

Walaupun sengketa masih berkobar, namun pemerintah
Israel hari Senin mengumumkan, pekan depan akan mulai
membayarkan ganti rugi, bagi para pemukim Yahudi yang
secara sukarela meninggalkan pemukimannya di Jalur
Gaza. Jumlah gantiruginya antara 200.000 sampai
500.000 Dolar per keluarga. Sejauh ini para menteri
tetap merahasiakan persyaratan pembayaran
gantiruginya. Namun pimpinan kelompok pemukim Yahudi,
Pinchas Wallerstein mengatakan, tawaran itu merupakan
bagian dari perang urat saraf Sharon, untuk memaksa
pemukim pergi. Disebutkannya, ini merupakan politik
sogokan yang anti demokrasi. Kelompok Yahudi radikal,
juga memaki Sharon sebagai diktator. Dalam rencana
penarikan Israel dari Jalur Gaza, pemerintah Palestina
juga samasekali tidak dilibatkan.
 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke