ulil : Saya kira, umat Islam harus berani melakukan kritik-diri yang
radikal, serta mengakui dengan terus-terang jika ada "borok" yang  bersarang
di tubuhnya
=============================
HS: ya, salah satu borok itu adalah JIL yang berkedok liberalisme bahkan JIL
mengembangkan tafsir hermeneutika untuk menggali nilai-nilai al quran
padahal tafsir hermeneutika hanyalah cermin kebodohan JIL dalam
mengeksplorasi wahyu
---------------------------
ulil:Kenapa negeri-negeri Arab seperti menjadi pengekspor kaum
radikal-ektremis di mana-mana? Adakah ini semua berkait dengan Islam, agama
yang tanah kelahirannya ada di Arab?
==============================
HS: radikalisme islam harus dibaca sebagai respons dari terorisme global
yang dimotori oleh AS dan barat, terorisme negara yg mendapat legal policy
dari PBB yg membisu dan tuli. Tragedi diberbagai belahan negeri islam salah
satunya akibat mandulnya atau bahkan sikap yang sengaja dipilih oleh PBB
untuk menghancurkan islam. Terorime yang disematkan kpd islam belakangan ini
tidak lain adalah rekayasa politik yang sangat keji untuk menjajakan
kapitalisme sekaligus melakukan invasi yang sangat biadab
---------------------------------
ulil:Barangsiapa mempelajari sejarah perkembangan  gerakan-gerakan Islam
modern, akan tahu bahwa kisah hubungan antara Islam, ideologi kekerasan, dan
terorisme bukanlah sesuatu yang aneh.
==============================
HS: karena ulil merujuk kepada sejarah yang dilahirkan dari pena para
orientalis yang memang subjektif, sungguh aneh jika mempelajari sejarah
islam hanya mengandalkan literatur yang dikarang oleh para musuh islam,
bahkan kalau kita jujur bukankah ketika pasukan romawi memasuki illiya
mereka merusak sinagog-sinagog bahkan mount temple dijadikan tempat
pembuangan sampah dan kotoran bandingkan dengan kedatangan masa khalifah
umar bin khattab yang memelihara tempat tersebut sampai-sampai melahirkan
perjanjian umari yang sangat agung bahkan ketika shalahuddin al ayyubi
kembali menaklukan maka tidak ada satu tempat ibadah pun yang dirusak apakah
tindakan biadab bangsa romawi ini bukan terorisme seperti halnya ketika AS
dan sekutunya memangsa irak seperti binatang liar.
------------------------------------
ulil:Kelompok-kelompok Islam modern yang memakai pendekatan teroretis adalah
Khawarij modern
============================
HS: sedangkan JIL adalah bentuk muktazilah modern yang hanya bertumpu pada
ra'yu dengan meninggalkan bimbingan wahyu inilah kenapa washil bin atha
sehingga diusir oleh imam hasan al bashri
------------------------------
ulil: Mereka mempunyai tafsiran keagamaan yang radikal, bahkan mereka adalah
orang-orang yang secara ibadah agama sangat saleh
==============================
HS: bagaimana mungkin dikatakan saleh jika beraktivitas yg antitesis dg
islam karena islam tidak mengandung ajaran teror, jihad dengan teror yang
dilakukan imperialis jelas berbeda jika jihad memuliakan penduduknya
sedangkan penjajahan barat menghinakan para inlander, kita bisa melihat pada
abad sekitar 3-4 H banyak sekali melahirkan ulama-ulama yang berasal dari
daerah non arab misalnya saja  imam bukhari, ini adalah bukti nyata bahwa
ketika islam memasuki sebuah tanah yang asing maka islam akan memuliakan
dengan ajarannya hal ini berbeda dengan penjajahan yg dilakukan oleh eropa
mereka telah merampok dan menyiksa rakyat, berapa troy ounce emas yg
digondol oleh barat dari negeri indian?, jika islam melakukan jihad maka
rakyat yg didatangi akan dengan serta merta mengembangkan ajaran yg dibawa
oleh pasukan jihad, berbeda dg imperialime alih-alih ingin mengembangkan
justru kejadian tersebut adalah sangat biadab dan menyakitkan umat.
---------------------------------------
ulil: sebagaimana dikatakan oleh Sa'duddin Ibrahim, mereka ini  lebih banyak
membahayakan Islam ketimbang membawa manfaat. Mereka,  dengan tafsirannya
itu, telah mengubah citra Islam dari agama  perdamaian, menjadi agama teror,
persis seperti orang-orang Khawarij  di zaman klasik dulu
=================================
HS: teror dan liberalisme yg merupakan kedok JIL adalah sama bahayanya
sama-sama tidak memiliki manfaat barang setetes pun, hanya saja bentuk nya
yg berbeda, jika dilihat dari perspektif wahyu maka teror dan liberalisme
sama-sama set back akibat kekeliruan dalam memahami islam, mereka hanya
memahami bukan dalam sebuah nizham tapi hanya tergantung pesanan negara
imperialis yang sangat keji.JIL sama sekali tidak mendatangkan manfaat jika
ada pun maka hal itu merupakan sebuah output yang memang senada dengan
keinginan para negara penjajah, invasi fisik sama bahayanya dengan ghazwul
tsaqafi yang akan mengikis aqidah umat untuk itu JIL dan gerakan teror
memang harus dibuang jauh-jauh bahkan harus dilenyapkan dari benak umat
untuk kembali menggagas syariah, tentunya pemikiran harus dilawan dengan
aktivitas fikir bukan teror dan liberalisme yang afkir.


sekian



----- Original Message -----
From: "Djunaedi Sahrawi" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, September 21, 2004 8:34 PM
Subject: [ppiindia] Fwd: Khawarij Modern


> --- In [EMAIL PROTECTED], "assyaukanie" <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> Khawarij Modern
> Tanggal dimuat: 20/9/2004
>
> Oleh: Ulil Abshar-Abdalla
>
> Teror bermula dari kepala, turun ke tangan, dan jatuh di bumi. Ada
> orang-orang yang membayangkan bahwa seluruh dunia memusuhi dirinya,
> dan karena itu ia harus membangun benteng, melindungi diri dari
> serangan. Itulah yang disebut dengan siege mentality, mentalitas
> bertahan karena merasa dikepung oleh ancaman dari kiri kanan. Dalam
> keadaan seperti itu, bahasa kemarahan akan tampak lebih menonjol.
> Sikap bersahabat kepada yang "lain" akan dianggap sebagai kelemahan,
> kelembekan, karena itu haruslah dijauhi.
>
> Sa'duddin Ibrahim, Direktur Pusat Ibnu Khaldun untuk Studi
> Pembangunan, Kairo, menulis sebuah kolom menarik di koran berbahasa
> Arab yang terbit di London, Al Hayat, 10/9/2004 yang lalu. Ia
> menulis, dalam artikel berjudul "Al Islamiyyun al-`Arab Dhidd al-
> `Alam" (Kaum Islamis Arab versus Dunia), bahwa ada gejala yang
> sungguh mengkhawatirkan: kaum Islamis Arab melakukan sejumlah
> tindakan kekerasan, menebar teror, di mana-mana, mulai dari Chechnya,
> Kashmir, Indonesia, Thailand, Pakistan, dan Afghanistan.
>
> Dalam waktu yang tak lebih dari seminggu (sejak 30/8 hingga 5/9,
> 2004), kaum Islamis Arab mengklaim telah melakukan sejumlah tindakan
> kekerasan: menyembelih 12 warga Nepal (yang kemudian menimbulkan aksi
> balas dendam di Nepal sendiri), meledakkan dua pesawat penumpang
> komersial milik Rusia (100 orang lebih meninggal dalam tragedi itu),
> dan terakhir menyandera siswa sekolah dasar di Beslan, Rusia. Tak
> kurang dari 200 orang menjadi korban penyanderaan itu dalam aksi
> penyelamatan yang dilakukan oleh pasukan Rusia. Yang menarik: di
> antara penyandera yang terbunuh, ada 10 orang berkebangsaan Arab.
>
> Kita semua tahu, organisasi yang selama ini dianggap sebagai "bandar"
> teror di berbagai negara, Tandzim al-Qa'idah atau lebih dikenal
> sebagai al-Qaidah, didirikan dan dipimpin oleh seorang milyarder
> berasal dari Saudi Arabia, Usamah bin Ladin. Pertanyaan kita: kenapa
> ini semua terjadi? Kenapa negeri-negeri Arab seperti menjadi
> pengekspor kaum radikal-ektremis di mana-mana? Adakah ini semua
> berkait dengan Islam, agama yang tanah kelahirannya ada di Arab?
>
> Saya kira, umat Islam harus berani melakukan kritik-diri yang
> radikal, serta mengakui dengan terus-terang jika ada "borok" yang
> bersarang di tubuhnya. Barangsiapa mempelajari sejarah perkembangan
> gerakan-gerakan Islam modern, akan tahu bahwa kisah hubungan antara
> Islam, ideologi kekerasan, dan terorisme bukanlah sesuatu yang aneh.
> Salah satu titik balik penting dalam sejarah gerakan Islam modern
> adalah munculnya tokoh bernama Sayyid Qutb, ideolog gerakan al-Ikhwan
> al-Muslimun di Mesir. Inilah ideolog Muslim pertama yang "memasak"
> tafsiran tentang jihad sebagai ajaran ofensif, bukan defensif (baca:
> jihad difa'i), yang kemudian dipakai oleh pelbagai kelompok Islam
> untuk membenarkan penggunaan kekerasan atas musuh-musuh Islam.
>
> Dulu, di zaman klasik, ada kelompok Khawarij yang begitu radikal dan
> mudah sekali mengkafirkan musuh-musuhnya. Kelompok-kelompok Islam
> modern yang memakai pendekatan teroretis adalah Khawarij modern.
> Janganlah tertipu bahwa orang-orang yang melakukan pemboman di Bali,
> hotel JW Marriot dan bom Kuningan adalah orang-orang yang semata-
> mata "marah" pada orang-orang yang mereka anggap sebagai "musuh
> Islam". Mereka mempunyai tafsiran keagamaan yang radikal, bahkan
> mereka adalah orang-orang yang secara ibadah agama sangat saleh.
> Tetapi, sebagaimana dikatakan oleh Sa'duddin Ibrahim, mereka ini
> lebih banyak membahayakan Islam ketimbang membawa manfaat. Mereka,
> dengan tafsirannya itu, telah mengubah citra Islam dari agama
> perdamaian, menjadi agama teror, persis seperti orang-orang Khawarij
> di zaman klasik dulu. [Ulil Abshar-Abdalla]
> --- End forwarded message ---
>
>
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
>
***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke