Baca berita koran nih bung:
------>"Menurut Ereli, AS merupakan mitra dan sahabat Indonesia. "Oleh karenanya, kami sangat mendukung proses demokrasi (di Indonesia) tersebut," katanya." Hmmmmm, AS adalah mitra kita. Katanya imperialis kejam? Sebenarnya rumusnya sudah cocok: Indonesia = anti komunis USA = anti komunis ------------------------- Indonesia = USA Lho ini aljabar SMP kelas satu lho. http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0409/22/ln/1284103.htm International Rabu, 22 September 2004 Pemilu Indonesia Dipuji Washington, Selasa - Pemerintah Amerika Serikat memuji pelaksanaan pemilihan umum di Indonesia yang untuk pertama kalinya memilih calon presiden secara langsung. Pemilu tersebut menjadi contoh yang baik tentang demokrasi di Asia. "Apa yang kita lihat adalah pemilihan tersebut menjadi contoh yang sangat kuat bagi kawasan maupun negara-negara yang sedang membangun demokrasinya dimana pun," kata wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Adam Ereli kepada wartawan di Washington, Senin (20/9) waktu setempat. "Kami mengucapkan selamat kepada Indonesia atas hasil pemilihan umumnya yang historik," kata Ereli yang menggarisbawahi bahwa pemilihan presiden langsung merupakan pertama kali dilakukan di negeri yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia tersebut. Menurut Ereli, AS merupakan mitra dan sahabat Indonesia. "Oleh karenanya, kami sangat mendukung proses demokrasi (di Indonesia) tersebut," katanya. Para pengamat asing menilai, pemilu yang baru berlangsung tersebut merupakan tonggak bersejarah dalam transisi demokrasi di Indonesia sejak tergulingnya Soeharto pada tahun 1998. Meskipun hasil akhir pemilu baru akan diumumkan 5 Oktober mendatang, hasil sementara menunjukkan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono jauh memimpin perolehan suara dibandingkan Megawati Soekarnoputri. Ketika ditanya apakah AS mengharapkan adanya peningkatan kerja sama memerangi terorisme di bawah pemerintahan yang baru, Ereli mengatakan, AS tidak mau berspekulasi mengenai kebijakan pemerintahan baru Indonesia karena hasil pemilu belum final dan belum diumumkan. Hubungan dekat Perdana Menteri Australia John Howard mengatakan, kemarin, seandainya Susilo Bambang Yudhoyono terpilih menjadi presiden, maka Australia dan Indonesia akan memiliki hubungan keamanan yang dekat. Howard menggambarkan Yudhoyono sebagai sosok yang mampu, dan ia juga mengatakan Yudhoyono pernah mengunjungi Australia. Megawati belum pernah mengunjungi Australia selama menjadi presiden. Meski demikian, Howard menolak berkomentar apakah kepemimpinan Yudhoyono akan lebih kuat dalam soal memerangi terorisme dibandingkan dengan Megawati. "Saya percaya di bawah pemerintahan Yudhoyono kita akan memiliki rencana keamanan yang sangat dekat," kata Howard kepada radio 4CA, Cairns. Sehari sebelumnya, Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer mengatakan, hasil pemilu Indonesia tidak akan mengubah kedekatan hubungan antara Canberra-Jakarta, yang semakin diperkuat dengan serangan bom di depan Kedutaan Besar Australia di Jakarta pada 9 September yang menewaskan sembilan orang, semuanya warga negara Indonesia. Menurut Downer, siapa pun yang akan menang dalam pemilu Indonesia adalah seseorang yang dikenal baik oleh Pemerintah Australia. "Siapa pun yang menang, kami kenal baik. (Keduanya) merupakan teman dekat dan bisa diajak bekerja sama. Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden Megawati, sehingga seandainya ia yang menang hubungan itu akan terus berlanjut. Sedangkan Bambang Yudhoyono juga merupakan teman baik kami," kata Downer yang tidak mau berspekulasi mengenai siapa yang akan menjadi pemenang dalam pemilu. (AFP/AP/MYR) --- In [EMAIL PROTECTED], "himawan sutanto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > ulil : Saya kira, umat Islam harus berani melakukan kritik-diri yang > radikal, serta mengakui dengan terus-terang jika ada "borok" yang bersarang > di tubuhnya > ============================= > HS: ya, salah satu borok itu adalah JIL yang berkedok liberalisme bahkan JIL > mengembangkan tafsir hermeneutika untuk menggali nilai-nilai al quran > padahal tafsir hermeneutika hanyalah cermin kebodohan JIL dalam > mengeksplorasi wahyu > --------------------------- > ulil:Kenapa negeri-negeri Arab seperti menjadi pengekspor kaum > radikal-ektremis di mana-mana? Adakah ini semua berkait dengan Islam, agama > yang tanah kelahirannya ada di Arab? > ============================== > HS: radikalisme islam harus dibaca sebagai respons dari terorisme global > yang dimotori oleh AS dan barat, terorisme negara yg mendapat legal policy > dari PBB yg membisu dan tuli. Tragedi diberbagai belahan negeri islam salah > satunya akibat mandulnya atau bahkan sikap yang sengaja dipilih oleh PBB > untuk menghancurkan islam. Terorime yang disematkan kpd islam belakangan ini > tidak lain adalah rekayasa politik yang sangat keji untuk menjajakan > kapitalisme sekaligus melakukan invasi yang sangat biadab > --------------------------------- > ulil:Barangsiapa mempelajari sejarah perkembangan gerakan-gerakan Islam > modern, akan tahu bahwa kisah hubungan antara Islam, ideologi kekerasan, dan > terorisme bukanlah sesuatu yang aneh. > ============================== > HS: karena ulil merujuk kepada sejarah yang dilahirkan dari pena para > orientalis yang memang subjektif, sungguh aneh jika mempelajari sejarah > islam hanya mengandalkan literatur yang dikarang oleh para musuh islam, > bahkan kalau kita jujur bukankah ketika pasukan romawi memasuki illiya > mereka merusak sinagog-sinagog bahkan mount temple dijadikan tempat > pembuangan sampah dan kotoran bandingkan dengan kedatangan masa khalifah > umar bin khattab yang memelihara tempat tersebut sampai-sampai melahirkan > perjanjian umari yang sangat agung bahkan ketika shalahuddin al ayyubi > kembali menaklukan maka tidak ada satu tempat ibadah pun yang dirusak apakah > tindakan biadab bangsa romawi ini bukan terorisme seperti halnya ketika AS > dan sekutunya memangsa irak seperti binatang liar. > ------------------------------------ > ulil:Kelompok-kelompok Islam modern yang memakai pendekatan teroretis adalah > Khawarij modern > ============================ > HS: sedangkan JIL adalah bentuk muktazilah modern yang hanya bertumpu pada > ra'yu dengan meninggalkan bimbingan wahyu inilah kenapa washil bin atha > sehingga diusir oleh imam hasan al bashri > ------------------------------ > ulil: Mereka mempunyai tafsiran keagamaan yang radikal, bahkan mereka adalah > orang-orang yang secara ibadah agama sangat saleh > ============================== > HS: bagaimana mungkin dikatakan saleh jika beraktivitas yg antitesis dg > islam karena islam tidak mengandung ajaran teror, jihad dengan teror yang > dilakukan imperialis jelas berbeda jika jihad memuliakan penduduknya > sedangkan penjajahan barat menghinakan para inlander, kita bisa melihat pada > abad sekitar 3-4 H banyak sekali melahirkan ulama-ulama yang berasal dari > daerah non arab misalnya saja imam bukhari, ini adalah bukti nyata bahwa > ketika islam memasuki sebuah tanah yang asing maka islam akan memuliakan > dengan ajarannya hal ini berbeda dengan penjajahan yg dilakukan oleh eropa > mereka telah merampok dan menyiksa rakyat, berapa troy ounce emas yg > digondol oleh barat dari negeri indian?, jika islam melakukan jihad maka > rakyat yg didatangi akan dengan serta merta mengembangkan ajaran yg dibawa > oleh pasukan jihad, berbeda dg imperialime alih-alih ingin mengembangkan > justru kejadian tersebut adalah sangat biadab dan menyakitkan umat. > --------------------------------------- > ulil: sebagaimana dikatakan oleh Sa'duddin Ibrahim, mereka ini lebih banyak > membahayakan Islam ketimbang membawa manfaat. Mereka, dengan tafsirannya > itu, telah mengubah citra Islam dari agama perdamaian, menjadi agama teror, > persis seperti orang-orang Khawarij di zaman klasik dulu > ================================= > HS: teror dan liberalisme yg merupakan kedok JIL adalah sama bahayanya > sama-sama tidak memiliki manfaat barang setetes pun, hanya saja bentuk nya > yg berbeda, jika dilihat dari perspektif wahyu maka teror dan liberalisme > sama-sama set back akibat kekeliruan dalam memahami islam, mereka hanya > memahami bukan dalam sebuah nizham tapi hanya tergantung pesanan negara > imperialis yang sangat keji.JIL sama sekali tidak mendatangkan manfaat jika > ada pun maka hal itu merupakan sebuah output yang memang senada dengan > keinginan para negara penjajah, invasi fisik sama bahayanya dengan ghazwul > tsaqafi yang akan mengikis aqidah umat untuk itu JIL dan gerakan teror > memang harus dibuang jauh-jauh bahkan harus dilenyapkan dari benak umat > untuk kembali menggagas syariah, tentunya pemikiran harus dilawan dengan > aktivitas fikir bukan teror dan liberalisme yang afkir. > > > sekian > > > > ----- Original Message ----- > From: "Djunaedi Sahrawi" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; > <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; > <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; > <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; > <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Tuesday, September 21, 2004 8:34 PM > Subject: [ppiindia] Fwd: Khawarij Modern > > > > --- In [EMAIL PROTECTED], "assyaukanie" <[EMAIL PROTECTED]> > > wrote: > > Khawarij Modern > > Tanggal dimuat: 20/9/2004 > > > > Oleh: Ulil Abshar-Abdalla > > > > Teror bermula dari kepala, turun ke tangan, dan jatuh di bumi. Ada > > orang-orang yang membayangkan bahwa seluruh dunia memusuhi dirinya, > > dan karena itu ia harus membangun benteng, melindungi diri dari > > serangan. Itulah yang disebut dengan siege mentality, mentalitas > > bertahan karena merasa dikepung oleh ancaman dari kiri kanan. Dalam > > keadaan seperti itu, bahasa kemarahan akan tampak lebih menonjol. > > Sikap bersahabat kepada yang "lain" akan dianggap sebagai kelemahan, > > kelembekan, karena itu haruslah dijauhi. > > > > Sa'duddin Ibrahim, Direktur Pusat Ibnu Khaldun untuk Studi > > Pembangunan, Kairo, menulis sebuah kolom menarik di koran berbahasa > > Arab yang terbit di London, Al Hayat, 10/9/2004 yang lalu. Ia > > menulis, dalam artikel berjudul "Al Islamiyyun al-`Arab Dhidd al- > > `Alam" (Kaum Islamis Arab versus Dunia), bahwa ada gejala yang > > sungguh mengkhawatirkan: kaum Islamis Arab melakukan sejumlah > > tindakan kekerasan, menebar teror, di mana-mana, mulai dari Chechnya, > > Kashmir, Indonesia, Thailand, Pakistan, dan Afghanistan. > > > > Dalam waktu yang tak lebih dari seminggu (sejak 30/8 hingga 5/9, > > 2004), kaum Islamis Arab mengklaim telah melakukan sejumlah tindakan > > kekerasan: menyembelih 12 warga Nepal (yang kemudian menimbulkan aksi > > balas dendam di Nepal sendiri), meledakkan dua pesawat penumpang > > komersial milik Rusia (100 orang lebih meninggal dalam tragedi itu), > > dan terakhir menyandera siswa sekolah dasar di Beslan, Rusia. Tak > > kurang dari 200 orang menjadi korban penyanderaan itu dalam aksi > > penyelamatan yang dilakukan oleh pasukan Rusia. Yang menarik: di > > antara penyandera yang terbunuh, ada 10 orang berkebangsaan Arab. > > > > Kita semua tahu, organisasi yang selama ini dianggap sebagai "bandar" > > teror di berbagai negara, Tandzim al-Qa'idah atau lebih dikenal > > sebagai al-Qaidah, didirikan dan dipimpin oleh seorang milyarder > > berasal dari Saudi Arabia, Usamah bin Ladin. Pertanyaan kita: kenapa > > ini semua terjadi? Kenapa negeri-negeri Arab seperti menjadi > > pengekspor kaum radikal-ektremis di mana-mana? Adakah ini semua > > berkait dengan Islam, agama yang tanah kelahirannya ada di Arab? > > > > Saya kira, umat Islam harus berani melakukan kritik-diri yang > > radikal, serta mengakui dengan terus-terang jika ada "borok" yang > > bersarang di tubuhnya. Barangsiapa mempelajari sejarah perkembangan > > gerakan-gerakan Islam modern, akan tahu bahwa kisah hubungan antara > > Islam, ideologi kekerasan, dan terorisme bukanlah sesuatu yang aneh. > > Salah satu titik balik penting dalam sejarah gerakan Islam modern > > adalah munculnya tokoh bernama Sayyid Qutb, ideolog gerakan al- Ikhwan > > al-Muslimun di Mesir. Inilah ideolog Muslim pertama yang "memasak" > > tafsiran tentang jihad sebagai ajaran ofensif, bukan defensif (baca: > > jihad difa'i), yang kemudian dipakai oleh pelbagai kelompok Islam > > untuk membenarkan penggunaan kekerasan atas musuh-musuh Islam. > > > > Dulu, di zaman klasik, ada kelompok Khawarij yang begitu radikal dan > > mudah sekali mengkafirkan musuh-musuhnya. Kelompok-kelompok Islam > > modern yang memakai pendekatan teroretis adalah Khawarij modern. > > Janganlah tertipu bahwa orang-orang yang melakukan pemboman di Bali, > > hotel JW Marriot dan bom Kuningan adalah orang-orang yang semata- > > mata "marah" pada orang-orang yang mereka anggap sebagai "musuh > > Islam". Mereka mempunyai tafsiran keagamaan yang radikal, bahkan > > mereka adalah orang-orang yang secara ibadah agama sangat saleh. > > Tetapi, sebagaimana dikatakan oleh Sa'duddin Ibrahim, mereka ini > > lebih banyak membahayakan Islam ketimbang membawa manfaat. Mereka, > > dengan tafsirannya itu, telah mengubah citra Islam dari agama > > perdamaian, menjadi agama teror, persis seperti orang-orang Khawarij > > di zaman klasik dulu. [Ulil Abshar-Abdalla] > > --- End forwarded message --- > > > > > > > > > > > > > ********************************************************************** ***** > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com > > > ********************************************************************** ***** > > ______________________________________________________________________ ____ > > Mohon Perhatian: > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

