http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-162%7CX Kamis, 23 September 2004
Didepan Kedutaan Singapura FOBMI minta Sundarti Dibebaskan Jurnalis : Eko Bambang S Jurnalperempuan.com - Jakarta. Federasi Organisasi Buruh Migran Indonesia (FOBMI) melakukan aksi solidaritas untuk meminta pembebasan Sundarti Supriyanto, buruh migran yang ada di Singapura yang terancam hukuman mati, didepan kantor Kedutaan Singapura di Jakarta (Kamis,23/09/04). Aksi solidaritas ini berkaitan dengan vonis yang akan dibacakan oleh Hakim di Singapura pada hari Jumat, 24/09/04 besok. Aksi ini juga meminta pertanggungjawaban pemerintah Indonesia agar lebih perhatian akan nasib Buruh Migran Indonesia (BMI). Aksi yang berlangsung mulai pukul 10.00 pagi ini berlangsung tertib dan aman. Sejumlah aktivis membawa spanduk dan poster yang berisi meminta pembebasan Sundarti, karena Sundarti dianggap tidak bersalah. Beberapa tulisan yang ada diposter seperti; Bebaskan Sundarti dari Hukuman Mati!!! Pemerintah Harus Bertanggungjawab�, �Sundarti Tidak Bersalah�, Pengesahan RUU PPILN berarti mencetak Sundarti-Sundarti baru�, �Sundarti Pahlawan Devisa�, Sundarti Korban Ketidakseriusan Pemerintah� dan sebagainya. Dalam pernyataan sikapnya FOBMI mengungkapkan bahwa kasus-kasus yang dihadapi oleh Buruh Migran Indonesia sepertinya tidak pernah ada akhirnya, mulai dari kekerasan, tuduhan-tuduhan pembunuhan, penipuan, pemerasan, perkosaan,penganiayaan, sampai dengan deportasi masal, bahkan sampai kasus ancaman hukuman mati. Salah satu kasus yang menimpa BMI saat ini adalah adanya ancaman hukuman Mati yang akan menimpa Sundarti Supriyanto yang divonis pada hari Jumat besok. Namun demikian, menurut FOBMI nasib Sundarti yang ditentukan esok belum mendapat perhatian dari Pemerintah Indonesia. Pemerintah belum melakukan tindakan yang serius dalam memperjuangkan nasib Sundarti. Pemerintah menurut FOBMI terlalu sibuk dengan kepentingan yang tidak pernah memberikan kesejahteraan pada rakyatnya, apalagi memberikan perlindungan bagi rakyatnya yang ada dan bekerja diluar negeri. Berkaitan dengan masalah ini, maka FOBMI sebagai organisasi mantan-mantan buruh migran dan keluarganya mendesak ; (1) Pemerintah Indonesia untuk melakukan upaya diplomasi demi terbebasnya Sundarti Supriyanto dari Tuntutan hukuman mati, (2) Pemerintah Singapura untuk membebaskan dan mengusut tuntas kasus ini dengan mempertimbangkan nilai-nilai Hak Asasi Manusia, (3) Menolak RUU PPILN karena sangat merugikan dan tidak memberikan perlindungan kepada BMI dan (4) Pemerintah Indonesia harus memberikan kepastian hukum yang jelas demi keadilan BMI. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

