Mengikuti diskusi di bawah ini, terus terang saya keberatan walaupun bukan beragama 
Islam.
 
Pembelaan polygami dengan berdasarkan bahwa laki2 itu nafsu kebinatangannya gedhe and 
so on. Ini sungguh menghina Islam itu sendiri. Kalau maksudnya membela Islam dengan 
argumen ini si "pembela" malah menunjukkan bahwa Al Quran itu untuk laki2 dengan nafsu 
binatang besar. Saya sangat yakin Al Quran bukanlah kitab untuk Play Boy atau laki2 
bertitit dan bernafsu besar. Sungguh merendahkan.
 
Sebelum terlanjur ke sana kemari saya hanya mau mengutip Siti Musdah Mulia, perempuan 
berjilbab, bergelar Doktor, Dosen pascasarjana Universitas Syarif Hidayatullah 
Jakarta. POLIGAMI HARAM KARENA EKSESNYA.
 
Banyak sekali contoh nyata di masyarakat, yg menyelewengkan INTERPRETASI ayat poligami 
ini sebenernya untuk BERZINAH secara LEGAL. Seorang teman dekat, menikah lagi dgn 
gadis muda di Bandung. Setelah itu baru lapor istri pertama yg langsung semaput dan 
masuk rumah sakit. Hingga sekarang teman saya yg Haji ini dimusuhin anak2nya walaupun 
sama2 laki-laki dan udah kuliah. Anehnya sang Istri pertama malah disalahkan oleh 
keluarga sang suami karena tidak mau menerima. Kisah nyata seperti ini banyak terjadi. 
Makanya saya setuju dengan Siti Musdah Mulia. (www.tempointeraktif.com)
 
Namun di alam demokrasi berbeda pendapat adalah boleh. Yang tidak pantas dilakukan 
adalah FANATISME mendukung SATU DOGMA/OPINI. Apalagi kalau itu dilakukan dengan 
menyerang orang lain secara AD HOMINEM. Orang lain yg diserang, dikatain Homo Sex lah, 
Impoten lah. Sungguh memalukan orang Islam. Tetaplah pada argumen. Nabi Muhammad 
adalah seorang yang berjiwa besar, saya yakin dia akan malu ada orang berargumentasi 
seperti itu.
 
Selain itu sungguh aneh seorang peserta forum diskusi dunia via tehnologi canggih 
masih berpendapat mendiskusikan hukum bukan wewenang kita. Ini pemikiran yang sungguh 
kuno seperti datang dari ratusan tahun lalu. Hukum itu untuk semua manusia. Bukan 
manusia untuk hukum. Maka sudah jelas setiap warga masyarakat pantas dan boleh 
menggunakan hati nurani sesuai fitrahnya mendiskusikan masalh hukum. Yang tidak boleh 
itu ya ngotot/fanatik dengan kebenaran absolutnya apa lagi  menyerang orang secara AD 
HOMINEM, dengan kata2 kasar HOMO SEX dan IMPOTEN. Apalagi menggunakan kekerasan karena 
kalah omong, seperti FPI dll.
 
Apalagi kalau pedapat ini datangnya dari warga negara Indonesia. Bukankah sudah 
terbukti di Indonesia banyak ahli hukum, kiai, pastor, pendeta, tokoh masyarakat 
menjadi penjilat Suharto, Militer, CIA dstnya?? Di mana saja dikau selama ini?? Masih 
saja mau menyerahkan pendapatmu, suaramu, pikiranmu kepada para penjilat dan bajingan2 
ini?  Allah menganugerahkan HANYA kepada manusia kemampuan berpikir dan hati nurani. 
Maka sungguh berdosa jika kita tidak boleh menggunakannya, tidak boleh melatihnya.
 
Lalu mestinya bagaimana berdiskusi? Pelajarilah bagaimana mencari dan menggunakan 
ARGUMENTASI yg baik. Semua boleh berpendapat, tapi lebih fair dan dialogis kalau 
menyampaikan ARGUMEN. Bersyukurlah jika argumenmu dikalahkan oleh argumen yg lain 
karena dengan demikian, dirimu tertolong untuk mengerti dan melihat hidup ini dengan 
lebih jernih.
 
Selamat Berargumentasi!
Bobby Budiarto
 
 


Suhiro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
yup,
itu adalh pilihan hidup, kalau kita mendiskusikan hukum, bukan wewenang
kita, itu bagian ahli-ahli hukum islam atau para ulama

kita hanya memilih mau pake yang mana, it's our choice

kalau tidak suka ajaran islam, ya tinggalkan saja, resiko kan ditanggung
masing-masing, betul atau salah, nanti kita buktikan kalau kita ketemu di
akhirat...hehehhee

On Fri, 8 Oct 2004, RG Nur Rahmat wrote:

> 
> Sudah diperbolehkan poligami di Al-Qur'an, bukan suatu suruhan yang wajib mesti 
> diikuti. Paham?
> 
> jksutan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> hanya karena gue memilih tidak freesex dan beristri satu, elo anggap  gue impoten 
> dan munafik (hahahahahaha... banyak bung!! manusia2 yg bisa tahan diri dan mawas 
> diri!! bukan berarti kita harus mentolerir  nafsu binatang kita)
> 
> itulah gilanya kalian, tidak tahu diri!! sehingga ukuran2 normal 
> jadi tidak normal dan yang tidak normal kalian anggap normal dgn 
> segudang alasan
> 
> yg jelas, nyata2 disini bahwa pendapat kalian tidak didukung oleh 
> seluruh umat Islam, terus kenapa jadi gue secara pribadi dianggap 
> menyerang agama? 
> trus kenapa jadi bersifat personal, bilang gue impoten...??
> 
> 
> 
> hehehehe dodol sekali kalian....
> pervert!!
> 
> 
> 
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], Suhiro wrote:
> > 
> > sory...maksudku lue impoten,
> > 
> > lelaki mana yang tidak ingin tidur dengan berbagai ce?
> > pada diri kebinatangan lelaki (manusia kan bianatang) semua pasti pengin, karena 
> > itu diturunkan aturan untuk mengaturnya, kalau lelaki bisa
> > mengendalikan keiniginannya tersebut dan akhirnya bisa setia 
> dengan
> > monogami...that's great man..
> > 
> > kecuali orang impoten...jadi kalo lu nggak kepengin, kayaknya lu 
> impoten
> > atau Homosex..sory kalo bener.
> > 
> > jujur aja...lu kepengin nggak?
> > jangan sok suci lo..
> > 
> > kenapa bersuami banyak tidak boleh, ...ya karena keadaan 
> masyarakat tidak 
> > memungkinkan, apakah suatu saat boleh...wallahualam, tergantung 
> ijtihad
> > ulama.
> > 
> > kalo lu bukan muslim, berarti lo cuma mau bilang hukum islam itu 
> salah
> > karena membolehkan poligami...kalo ini bener, sangat disayangkan, 
> karena
> > orang islam jarang yang mengusik hukum agama lo...
> > 

                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Read only the mail you want - Yahoo! Mail SpamGuard.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke