kalo dari website laskar dulu aku pernah baca, kata mereka itu permintaan
si pelaku (itu keterangan dari sisi mereka)

ulil, emamng cukup berani dalam menafsirkan ayat, betul tidaknya
wallahualam, nilai sendiri aja, 
seperti di jawapos kemarin dia menafsirkan ayat yang mengatakan " kafirlah
orang yang menganggap Isa putra Maryam sebagai tuhan yang satu diantara
tiga (sorry kurang hapal QS berapa?, CMIIW), 
perkataan kafir disini disamakan dengan hardikan kafir buat (ehmmm..lupa
aku,...ada yang ingat?), kalau tidak salah kafir buat yang .... lalai
sholat...ehmm kayaknya bukan... intinya kafir bukan kafir seperti yang
dibayangkan orang selama ini, seperti kafir "ringan" lah

On Tue, 12 Oct 2004, RG Nur Rahmat wrote:

> 
> tetapi ada kalanya Ulil ini berani mentafsirkan terlalu jauh, seperti RUU Perkawinan 
> yang kontroversial baru-baru ini, kalau mau mendapatkan titik temu dan tidak 
> ekslusif, Ulil juga harus berdiskusi dengan orang-orang seperti Jafar, dan siapa 
> orang yan berjasa terhadap survival umat Islam Ambon?gus Dur? Ulil? Mereka tidak 
> ada, malah berbalik menghujat umat Islam AMbon yang sedang ditindas, ummat lebih 
> menghargai Jafar.
>  
> Apakah disebut pembebas hanya karena lain, berbeda? Ini jauh dari mencari kebenaran.
>  
> Tentang Jafar merajam anak buahnya setelah anak buahnya mengaku dan MENERIMA hukuman 
> itu, kalau saja www.laskarjihad.or.id masih ada tentu bisa dibaca berita dari sisi 
> Jafar.
>  
> Lagipula apa kewenangan si Penulis dalam hal keilmuan dengan kalimatnya Ulil 
> mengunakan ayat-ayat yg faseh, seakan-akan bahwa itu sudah benar? Sedangkan Ulil 
> sendiri masih mendapat bantahan dari kalangan ulama.
>  
> Saya menghargai orang seperti Ulil hanya saja terkadang dia kurang ajar tapi kalau 
> dia sampai dihukum bunuh saya sama sekali tidak setuju karena Ulil sendiri masih 
> mengaku muslim.
> 
> 
> [EMAIL PROTECTED] wrote:
> 
> 
> 
> 
> Hari Minggu kemaren aku kedatangan penjual lampu garam kristal dari
> Pakistan
> di pasar Camden tempatku jualan. Brolngobrol dengan dia berakhir dengan dia
> memberi kuliah yang intinya, damai di bumi akan terjadi bila negara
> menerapkan syariat Islam. Contohnya? Kedamaian di Afghanistan saat
> berkuasanya Taliban. Yah, brother, katanya, menepuk pundakku, Taliban itu
> baik, hanya propaganda Barat saja yang memutar balikkan fakta. Barat takut
> kalau Islam berkuasa bank tak akan laku. Jalan keluar adalah penegakan
> Syariat Islam.
> 
> Aku sadar sedang menghadapi eksponen pemahaman agama secara literer, yang
> memandang Al Qur'an sebagai kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Perdata
> serta Hukum-Hukum Pasti Alam yang aseli dari Allah dan karena itu lebih
> baik
> dari semua hukum buatan manusia. Ketika kuajukan keberatan dengan ide
> adanya
> Hukum Tuhan, dan kalaupun ada itu Hukum Tuhan, maka setelah
> diintrerpretasikan uwong maka dia adalah hukum manusia, dan jika hukum
> manusia berbangga diri mengaku hukum Tuhan maka itulah perbuatan syirik
> terbesar, dia tidak terima, marah. Kamu bukan Muslim, katanya padaku, kamu
> kafir! Kamulah yang musyrik, kataku padanya, sebab kamu jadikan syariat
> sebagai illah lain disamping Allah!
> 
> Aku jadi ingat dengan kejadian belakangan di Ndhonez, sejak meletus perang
> Ambon dan Laskar Jihad bergerak (sampai tiarap akibat 9/11 -ternyata takut
> juga sama USA), sampai saat ini, ada kelompok Islam yang sedang gencar
> berkampanye tentang perlunya ditegakkan syariat Islam di Ndhonez. Wongwong
> seperti Ulil maju memberi keterangan lengkap tentang bahaya fasisme
> bersembunyi dibalik khotbah Jum'at, lengkap dengan lafaz ayat faseh, malah
> diberi fatwa mati bukannya Fatmawati oleh kelompok yang mengaku Forum Ulama
> Ummat Bandung. Aku pernah wawancara dengan Jafar Umar Tholib yang bangga
> sebagai satu-satunya rakyat Ndhonez moderen yang melaksanakan hukum mati
> dengan cara rajam pada seorang anakbuahnya dan kebal hukum sampai sekarang,
> tentang fatwa mati untuk Ulil, dan Jafar setuju. Bahkan, seharusnya untuk
> Nurcholis Madjid sekalian, katanya menegaskan. Golongan Islam liberal
> dikafirkan oleh golongan salah paham. Pemikiran kelompok Salah Paham berisi
> satu pertentangan hitam putih antara Islam dan Kafir musuh Islam (kafirt
> harbi) yang mereka lihat terjadi secara lokal maupun global. Mereka takut
> dengan apa yang mereka katakan sebagai upaya Kristenisasi, dan bangga
> bilamana ada penganut agama non-Islam masuk Islam. Seolah, satu
> pertandingan, pemilu masuk sorga.
> 
> Muslim yang takut dengan pengajaran pemuka agama lain adalah Muslim yang
> kurang memahami agamanya sendiri. Bahkan di dalam perangpun, junjungan
> Muslim, Kandjeng Nabi sendiri, melarang dilukainya pemuka agama (lain),
> orangtua, kanak-kanak, perempuan, ternak dan tanaman pertanian. Dan tak ada
> paksaan di dalam agama. Bahkan, orang-orang yang berkata, kami Kristen,
> merupakan saudara terdekat bagi Muslim karena kaum Kristen tidak angkuh,
> dan
> diantara mereka ada yang membaktikan diri pada perkembangan ilmu. Dua
> kalimat terakhir itu terjemahan bebas dari ayat Al Qur'an.
> 
> Namun secara global dan lokal Ndhonez, kelompok yang menghendaki pemahaman
> literer sedang mendapatkan dukungan jaringan dana serta suasana, sehingga
> mereka tampak mendominasi berita. Adanya Gur Basbus sebagai Raja Kafir juga
> tidak menguntungkan kaum Kristen di Ndhonez. Tetapi apa mau dikata, meski
> kita semua kena awu angetnya gobloknya Basbus, kita tak boleh mengerjakan
> kewajaran demokratis kita untuk memiliki wewenang memilih, siapa yang kita
> bolehkan mengendhas-endhasi kehidupan kita (Presiden USA).
> 
> Sebenarnya, di Ndhonez kawan-kawan dari Jaringan Islam Liberal di Utan Kayu
> hanyalah generasi muda dari Kiai humanis NU lainnya. Mereka giat berdakwah
> mengenai Allah yang meridhoi semua agama, bahwa semua agama adalah benar,
> karena kebenaran bukanlah onde-onde yang jika kau emplok aku tak kebagian.
> Allah ada di mana-mana, dan bagi hati yang condong padaNya, tak sulit Dia
> memanggil tanpa harus melalui kitab sucipun.
> 
> Aku malu dan sedih membaca kelakuan Kelompok Salah Paham membebengek kaum
> Kristen yang hendak beribadat. Tetapi aku percaya, pengetahuan akan
> membawakan pencerahan, dan kalau para demonstran itu lebih banyak
> sembahyang
> dan mengaji, mereka akan tau, bahwa apa yang mereka perbuat itu menyalahi
> kepercayaan mereka sendiri. Sesungguhnya, secara sosiologis, bilamana ummat
> Islam Ndhonez bergerak galak seperti ini, dibelakangnya, biasanya ada
> samar-samar baju ijo.
> 
> Bagi umat Kristen dan Katolik yang dirugikan, diharapkan memberikan
> perlawanan yang gigih, melalui cara-cara yang terindah munurut ajaran agama
> Anda serta menurut Hukum Rekiblik yang kita anut bersama tanpa pandang
> kiblat agama. Dan doakan agar para anggota Kelompok Salah Paham segera
> dapet
> pekerjaan baik dan menemukan jalan yang lurus. Bagaimanapun juga
> pengangguran dan globalisasi yang semakin intens dan cepat, sangat berperan
> dalam munculnya gejala salah paham tersebut.
> 
> Note: inti pemahaman sama, dimana-mana. Ya, kita hanya berharap pemerintah
> bisa meredam.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
> Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
> 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> vote.yahoo.com - Register online to vote today!
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
> Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
> 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke