PUASA DALAM PERSPEKTIF TASAWUF Atas nama Alloh Yang Maha Pemurah Dan Maha Penyayang, Segala Puja dan Puji hanya pantas bagi-Nya, Pemilik segala Kelembutan dan pemilik segala Kesempurnaan. Segala Do'a dan Permohonan hanya Pantas dimintakan padaNya, Pemilik Sumber Ilmu yang tak ada habisnya, dan Pemilik Kekuasaan yang Cahaya-Nya meliputi Langit dan Bumi. Sholawat serta Salam bagi junjungan umat manusia, Teladan semesta, gudang dari ilmu Alloh, Nabiyulloh Muhammad Shollollohu alaihi wassalam. Pemilik Uswatun Hasanah, Penutup para Nabi dan Para Rosul, Jalan menuju keridhoan-Nya. Syukur Alhamdulillah, kusampaikan pula pada sang Guru yang telah membimbingku selama ini, dan telah bersabar hati menghadapi kebebalan otak dan hatiku. Alloh berfirman di dalam al-Quranul karim, "Yaa ayyuhalladziina aamanuu kutiba 'alaikumush shiyaamu kamaa kutiba 'alalladziina min qoblikum la'alakum tataquun" (QS 2:183) artinya : "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, semoga kamu menjadi orang yang bertakwa" "Ayyaamam ma'duudatin faman kaana minkum mariidhan au 'alaa safarin fa'iddatum min ayyaa min ukhar wa 'alalladziina yuthiiquunahuu fidyatun tha'aamu miskiin, faman tathawwa'a khairan fahuwa khairullahuu, wa an tashuumuu khairullakum in kuntum talamun" (QS 2 :184) artinya: "Puasa itu beberapa hari yang telah ditentukan. Tetapi siapa yang sakit diantaramu atau dalam perjalanan, boleh tidak berpuasa, tetapi puasakanlah bilangan hari yang tidak dipuasakan itu pada hari yang lain. Atas orang-orang yang tidak kuat mengerjakan puasa boleh tidak berpuasa, tetapi wajib membayar fidyah yaitu memberi makan orang miskin. Dan siapa yang mengerjakan kebaikan dengan sukarela, itu amat baik baginya. Namun mengerjakan puasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." "Syahru ramadhaanalladzii unzila fiihil quraanu hudallinaasi wa bayyinaatim minal hudaa wal furqaan, faman syahida minkumusy-syahra falyashumh, wa man kaana mariidhan au 'alaa safarin fa'iddatum min ayyaamin ukhar yuriidullaahu bikumul yusra wa laa yuriidu bikumul 'usra wa litukmilul 'iddata wa litukabbirullaaha 'alaa maa hadaakum wa la'allakum tasykuruun" (QS 2 :185) artinya : "Pada bulan Romadhon itulah diturunkan alQur'an sebagai petunjuk untuk manusia berikut penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, berikut pula pembeda antara yang salah dan yang benar. Barangsiapa yang menyaksikan masuknya bulan Romadhon, hendaklah ia berpuasa. Barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan, boleh tidak berpuasa namun hendaklah ia mengkhodho pada hari-hari yang lain. Alloh menghendaki keringanan untukmu bukan menghendaki kesulitan. Karena itu hendaklah kamu sempurnakan bilangan hari yang wajib dipuasakan itu, dan mengagungkan Alloh atas petunjuk yang telah diberikanNya kepadamu, semoga kamu dapat mensyukurinya" "Wa idzaa sa alaka 'ibaadii 'annii fa innii qariib, ujiibu da'watad daa'i idzaa da'aani. Falyastajiibu lii wal yu'minuu bii la'allahum yarsyuduun" (QS 2: 186) artinya: "Dan bilamana hamba-hambaKu menanyakan kepadamu tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku memperkenankan permohonan seseorang, bila ia memohon kepadaKu. Karena itu hendaklah ia mentaati segala perintahKu, semoga ia selalu dalam kebenaran". "Uhilla lakum lailatash shiyaamir rafatsu ilaa nisaa ikum hunna libaasul lakum wa antum libaasul lahunna, alimallaahu annakum kuntum takhtaanuuna anfusakum fataaba 'alaikum wa 'afaa 'ankum, fal aana baasyiruhunna wabtaghuu maa kataballaahu lakum, wa kuluu wasyarabu hattaa yatabayyana lakumul khaithul abyadhu minal khaitil aswadi minal fajri, tsumma atim mush shiyaama ilal laili wa laa tubaasyiruuhunna wa antum 'aakifuuna fil masaajid, tilka huduudullahi falaa taqrabuuhaa, kadzaalika yubayyinullaahu aayaatihii linnaasi la'alahum yattaquun" (QS 2: 187) artinya: "Dihalakan bagimu bersanggama dengan istri-istrimu pada malam hari puasa, mereka adalah pakaianmu sebaliknya, kamu adalah pakaian untuk mereka. Alloh telah mengetahui bahwa kamu telah menyiksa diri karena menahan nafsumu, karena itu Alloh mengampuni dan memberi keringanan kepadamu. Sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Alloh untukmu. Makan minumlah hingga terangnya bagimu perbedaan antara putih terangnya siang dengan hitam gelapnya malam yaitu terbitnya fajar. Lalu sempurnakanlah puasamu sampai malam, tetapi janganlah kamu campuri istri-istrimu sewaktu kamu melakukan iktikaf di dalam mesjid. Itulah batas-batas hukum Alloh, janganlah kamu melanggarnya. Demikianlah Alloh telah menerangkan ayat-ayatNya kepada manusia, semoga mereka bertaqwa" bersambung..... www.huttaqi.org joint mailist : [EMAIL PROTECTED] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

