baguslah kalau memang begitu, sebab saya sudah lama tidak mengikuti berita tanah air, 
lantas apa lagi contoh baiknya, kalau untuk program jangka panjang dan jangka pendek 
untuk bangsa ini apa ya....

dony_doang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ibu silfia hanani yg dicintai Allah, 
Apakah sudah baca artikel yg saya forward dibawah ini. Ini adalah 
salah satu bukti konsistensi seorang mantan Presidan PKS. Beliau 
mencoba memberi warna baru dalam era perpolitikan di Indonesia dg 
memberi contoh-contoh baik.

Saya punya tulisan track record PKS yg berhasil mengungkapkan 
berbagai uang siluman di DPRD seluruh tanah air. Track Record itu 
tetap konsisten sejak masa PK (kakak kandung PKS) didirikan. Insya 
Allah akan saya forward di milis ini track record sejak thn 99.

Wassalam,
Dony

--- In [EMAIL PROTECTED], "dony_doang" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> 
> Saya pernah menulis di suatu milis , mari kita buktikan bersama 
waktu 
> terhadap fitnah-fitnah menerpa PKS. Semoga PKS tetap istiqomah 
> membawa label Partai Dakwah, membawa akhlak yg baik ke pentas 
Politik 
> yg kata orang politik itu 'kotor'. 
> 
> Berikut, berita yg menunjukkan betapa istiqomahnya Mantan Presiden 
> PKS Hidayat Nur Wahid terhadap misi membawa akhlak yg baik ke 
pentas 
> politik.
> 
> Semoga bermanfaat,
> Dony Doang
> 
> http://jawapos.co.id/index.php?act=detail&id=3897
> 
> Kamis, 14 Okt 2004,
> Pimpinan MPR Tolak Volvo
> 
> Ketua DPR: Kami Belum Tahu Dapat Apa
> JAKARTA - Warna baru mulai tampak dalam kepemimpinan MPR periode 
2004-
> 2009. Pimpinan MPR, yang terdiri atas Ketua MPR Hidayat Nurwahid 
dan 
> para wakil ketuanya -A.M. Fatwa, Aksa Mahmud, dan Mooryati Soedibyo-

> menyatakan tidak akan menggunakan fasilitas mobil mewah Volvo 
sebagai 
> kendaraan dinas. Mereka juga tidak akan menggunakan fasilitas ruang 
> hotel mewah sekelas royale suite room.
> 
> Hidayat menjelaskan, sikap pimpinan itu merupakan keputusan bersama 
> setelah rapat koordinasi pimpinan MPR dengan Sekretariat Jenderal 
> MPR. Dalam rapat tersebut, pimpinan MPR sepakat menyamakan visi 
untuk 
> menghadirkan perilaku yang sesuai kehendak rakyat.
> 
> "Kami sepakat tidak akan menggunakan mobil Volvo selama masa 
jabatan 
> kami dan fasilitas hotel yang ?jauh? dari keinginan rakyat," tegas 
> Hidayat kepada pers di gedung Nusantara III DPR/MPR kemarin. Saat 
> memberikan keterangan pers, dia didampingi oleh ketiga wakil ketua 
> MPR.
> 
> Hidayat berharap, kalaupun ada fasilitas mobil dinas, kategorinya 
> jangan sampai memunculkan kecurigaan tentang kemewahan seperti yang 
> hadir dalam logika Volvo. Namun, dia tak menyebut mobil alternatif 
> selain Volvo. Yang jelas, harga Volvo baru yang dipakai pimpinan 
MPR 
> dan DPR bisa sampai Rp 1 miliar.
> 
> Lalu, untuk fasilitas hotel, mereka sepakat hanya menggunakan kamar 
> standar yang memungkinkan tetap terjadinya pertemuan jika ada tamu-
> tamu yang bertemu dengan pimpinan MPR. "Jadi, untuk hotel, tidak 
pada 
> kelas royale suite room," ujar mantan presiden Partai Keadilan 
> Sejahtera (PKS) itu.
> 
> Menurut catatan koran ini, untuk kelas hotel itu, di Indonesia 
> tarifnya lebih dari Rp 4 juta per malam. Di negara-negara maju, 
> tarifnya bisa di atas Rp 20 juta per malam. Fasilitas hotel kelas 
> tersebut memang sangat mewah, termasuk mandi uap.
> 
> Para pimpinan MPR itu, menurut Hidayat, bersikap demikian untuk 
> memberikan contoh kedisiplinan dan penghematan anggaran. Sikap itu 
> juga merupakan tindakan aspiratif agar tidak muncul kondisi seolah-
> olah kepemimpinan MPR adalah segala yang terkait dengan kemewahan 
> fasilitas negara. "Kami telah menyampaikan sikap ini kepada Setjen 
> MPR untuk menyampaikannya kepada Sekretariat Negara."
> 
> Dia membantah tudingan bahwa sikapnya itu berkaitan dengan kampanye 
> terselubung untuk kepentingan PKS pada 2009. Sebaliknya, dia tak 
> pernah berpikir bahwa tindakan aspiratif yang sesuai harapan 
> masyarakat itu terkait dengan kampanye. "Yang kita pikirkan adalah 
> agar semuanya dilakukan dengan komitmen terbuka, terukur, langsung 
> bisa dirasakan oleh rakyat," tandas alumnus Pondok Pesantren
> Gontor dan perguruan tinggi di Madinah itu.
> 
> Ketika rakyat menginginkan pemimpinnya serius menjalankan tugasnya, 
> Hidayat mengatakan, dirinya langsung menjawab dengan mundur dari 
> presiden PKS. Lalu, ketika rakyat menginginkan pemimpinnya tak 
> bergelimang dengan kemewahan, seperti menggunakan mobil dinas 
Volvo, 
> dia menjawab dengan tidak mengambil fasilitas mobil Volvo tersebut.
> 
> "Tapi, kalau ada yang menafsirkan (kampanye) itu, saya tak bisa 
> menyalahkan. Yang jelas, kehendak kami, justru melaksanakan 
aspirasi 
> rakyat secara konkret,"ujarnya. Dengan tindakan itu, dia berharap, 
ke 
> depan, rakyat tidak hanya disodori retorika dan apologi.
> 
> A.M. Fatwa menyela, mengenai fasilitas mobil Volvo itu, dia minta 
> agar mobil Volvo yang saat ini masih dikendarainya tak 
> dipermasalahkan. Alasannya, kendaraan tersebut hanya bawaan dari 
DPR. 
> Lagi pula, setelah ada kesepakatan bersama pimpinan MPR, mobil 
> tersebut segera dimasukkan garasi. "(Volvo) itu sebentar lagi akan 
> saya kandangkan sesuai kesepakatan ini. Karena itu, kalau
> tiba-tiba dipotret, payah," katanya.
> 
> Fatwa mengaku salut dan memberikan dukungan moral kepada Hidayat. 
> Meski berbeda partai, dia menilai sikap yang dimotori Hidayat 
> tersebut sangat bagus bagi pendidikan rakyat.
> 
> Fatwa kemudian menjelaskan mengapa sebelumnya dia mau menggunakan 
> mobil Volvo, tapi kini ikut-ikutan tak mengambil fasilitas Volvo. 
> Menurut dia, reformasi menyangkut sejumlah tahapan dan proses. 
Karena 
> itu, dia tak ingin nyelonong sendirian dalam proses perubahan.
> 
> Saat ini, dia telah beralih dari wakil ketua DPR menjadi wakil 
ketua 
> MPR secara kolektif. Nah, di MPR tersebut, dia bertemu dengan sikap 
> kebersamaan. "Karena itu, mengapa harus nyelonong sendirian? Kami 
> tidak munafik, tapi kami juga bukan malaikat. Jadi, soal kewajaran 
> saja," tandasnya.
> 
> Dukungan untuk tak bermewah-mewah menggunakan fasilitas negara itu 
> juga dikemukakan oleh Aksa Mahmud dan Mooryati Soedibyo. Menurut 
> Aksa, langkah yang diputuskan Hidayat itu bisa menjadi teladan bagi 
> pejabat negara lain. "Keputusan ini sangat penting untuk menjadi 
> momentum bagi pejabat negara lain mengikutinya," katanya dalam 
> kesempatan yang sama.
> 
> Aksa menegaskan, fasilitas mewah seperti penginapan di hotel mahal 
> tak perlu diberikan kepada pimpinan lembaga negara. Sebab, kesan 
> mewah akan menjauhkan mereka dari rakyat. "Kalau harus menginap di 
> hotel, tidak perlulah menginap kamar yang ada mandi-mandi uapnya 
itu. 
> Selain mahal, ternyata jarang juga dipakai fasilitas itu. Hanya 
> pemborosan anggaran," ujar pimpinan MPR dari unsur DPD tersebut.
> 
> Senada dengan Aksa, Mooryati mendukung sikap pimpinan MPR itu. 
> Sebagai anggota DPD, dia ingin berusaha melaksanakan segala 
keinginan 
> rakyat dan daerah. "Saya sebagai anggota DPD nonpartisan akan 
> mendengar suara rakyat dan memperjuangkanya melalui pimpinan MPR," 
> ujar Mooryati.
> 
> Dia menyatakan, keberadaan pimpinan MPR adalah bekerja untuk 
rakyat. 
> Karena itu, tak perlu menggunakan fasilitas yang menjauhkannya dari 
> rakyat. "Kita kan di sini untuk kerja, bukan untuk bermewah-mewah. 
> Tidak perlu mandi rempah-rempah segala," ujarnya "ratu jamu" dari 
> Grup Mustika Ratu tersebut sambil tersenyum.
> 
> Apa komentar pimpinan DPR? Ketua DPR Agung Laksono mengatakan, 
> pihaknya menghargai sikap pimpinan MPR yang menolak menggunakan 
Volvo 
> untuk kepentingan dinas. Tapi, dia belum bisa memastikan apakah 
> pimpinan DPR juga melakukan hal yang sama. Alasannya, pimpinan DPR 
> sendiri belum tahu fasilitas mobil seperti apa yang disiapkan 
negara 
> untuk kepentingan dinas mereka. ?Saya belum bisa berkomentar lebih 
> jauh karena belum tahu pimpinan DPR diberi fasilitas seperti
> apa," kata Agung kepada koran ini tadi malam.
> 
> Agung mengaku, sampai kemarin masih menggunakan mobil pribadi untuk 
> kepentingan tugas sebagai ketua DPR. Makanya, dia belum melihat 
> fasilitas mobil dinas dari negara sebagai sesuatu yang 
> mendesak. "Tapi, saya menghargai sikap para pimpinan MPR tersebut," 
> timpalnya.
> 
> Menurut Agung, kalau sikap pimpinan MPR tersebut dilandasi 
> kepentingan untuk menghemat keuangan negara, itu bagus. Tapi, dia 
> berpendapat, penghematan negara tidak bisa hanya dengan cara tidak 
> menggunakan mobil dinas Volvo semata. "Jadi, sebenarnya saya memang 
> belum bisa memberi komentar lebih jauh," terang salah satu ketua 
DPP 
> Partai Golkar itu.
> 
> Sementara itu, Wakil Ketua DPR Zaenal Ma?arif mengakui pimpinan DPR 
> hingga sekarang belum membicarakan kemungkinan tidak menggunakan 
> sedan Volvo sebagai mobin dinas pejabat tinggi negara. Tapi, 
seperti 
> Agung, dia menyatakan hormat dan respek atas ikrar pimpinan MPR 
yang 
> lebih dahulu menyatakan tidak akan menggunakan Volvo.
> 
> "Secara kelembagaan, pimpinan DPR belum membicarakannya. Tapi, saya 
> pribadi telah lebih dahulu berencana seperti yang dilakukan 
pimpinan 
> MPR," ujar Zaenal Ma?arif kepada wartawan koran ini tadi malam.
> 
> Menurut mantan sekretaris rektor UMS Solo itu, sehari setelah 
> terpilih menjadi wakil ketua DPR dirinya mengutarakan niat untuk 
> tidak menggunakan Volvo kepada staf Setjen DPR. Namun, saat itu dia 
> mendapat jawaban bahwa penggunaan Volvo sudah diatur baku dalam 
> sistem protokoler kenegaraan sebagaimana ditentukan Sekretariat 
> Negara (Setneg).
> 
> "Mereka bilang sudah diatur Setneg karena semua pimpinan lembaga 
> tinggi negara ketentuannya begitu," ujar Zaenal. Meski begitu, dia 
> mengaku sangat respek terhadap langkah pimpinan MPR.
> 
> Hanya, supaya tidak terkesan mencari popularitas, dia mengajak agar 
> komitmen pimpinan MPR itu menjadi komitmen bersama semua pejabat 
> tinggi negara. "Kalau jadi komitmen bersama pemerintahan SBY-Kalla, 
> kesannya jadi sangat indah," kata ketua DPP PBR itu.
> 
> Dengan menjadi komitmen bersama, yang tidak menggunakan Volvo tidak 
> hanya pimpinan lembaga legislatif seperti DPR, DPD, dan MPR, tetapi 
> juga para pejabat tinggi negara lain. Termasuk anggota 
> kabinet. "Bahkan, mungkin presiden pun memberikan contoh dengan 
tidak 
> memakai mobil dan fasilitas mewah," ucapnya.
> 
> Di antara empat pimpinan baru DPR baru dua orang yang menggunakan 
> sedan Volvo, yaitu Soetardjo Soerjoguritno dan Muhaimin Iskandar. 
> Keduanya adalah wakil ketua DPR yang kembali terpilih pada jabatan 
> sama. Sementara itu, Ketua DPR Agung Laksono masih menggunakan 
mobil 
> pribadinya, yakni Toyota Alphard. Zaenal Ma?arif juga belum 
> mengendarai Volvo yang menjadi haknya.
> 
> "Di antara empat pimpinan MPR itu, hanya Pak Hidayat Nurwahid 
mungkin 
> yang tidak biasa pakai mobil mewah. Yang lain mungkin punya lima 
BMW 
> atau Volvo. Tapi, apa pun kami hormati putusan pimpinan MPR itu," 
> jelas Zaenal. (nur/nev/adb)
> --- End forwarded message ---





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT


---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Y! Messenger - Communicate in real time. Download now.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke