http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-171%7CX Selasa, 28 September 2004
Jacob Nuwa Wea : �LSM itu Omong Kosong, Buat Apa Melibatkan Mereka� Jurnalis : Eko Bambang S Jurnalperempuan.com - Jakarta. LSM sering dianggap omong kosong, untuk itu, LSM tidak perlu diakomodasi keterlibatannya dalam Undang-undang untuk mengawasi masalah buruh migran. Demikian pandangan Jacob Nuwa Wea, Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi RI ketika dimintai pendapat disela-sela rapat Pansus Komisi VII DPR RI terhadap maraknya penolakan terhadap RUU-PPTKILN oleh sejumlah organisasi buruh migran. Dalam wawancara singkatnya dengan jurnalis Jurnalperempuan.com, Jacob menegaskan bahwa pembahasan tentang RUU PPTKILN akan berjalan terus, dan tidak mungkin hanya mendengar omongan satu atau dua orang pembahasan harus ditunda. Berikut petikan singkat wawancaranya. Jurnal Perempuan (JP) : Pak didepan gedung banyak yang aksi meminta penundaan pembahasan dan pengesahan RUU PPTKILN, tanggapan bapak? Jacob (J): Siapa yang demo? JP: Aktivis dari Organisasi buruh migran J: waduh,ngak usah didengar yang begitu itu JP: Kenapa pemerintah banyak berperan didalam RUU tersebut? J: Justru pemerintah harus bertanggungjawab, pemerintah itu harus bertanggungjawab dari penempatan sampai pemulangan, dia harus bertanggungjawab. JP: Kenapa LSM tidak dilibatkan saja sebagai pengawas? J : Untuk apa LSM kita ikutikan disitu, untuk apa sekarang coba jawab pertanyaan saya JP: Loh bukannya sebagai bentuk pelibatan publik? J : Apa sih keterlibatan publik dari LSM itu, mereka ngak perlu harus ikut. JP: Lalu siapa yang mengawasi pemerintah, disamping sebagai pelaksana juga sebagai pengawas? J: Ya pemerintah. Kalau pemerintah sudah ada aturan mainnya. Pemerintah kan ada struktur yang harus mengawasi dirinya sendiri kalau tidak, mau diawasi siapa? Termasuk LSM buat apa ikut mengawasi Kalau melibatkan LSM, terus mau dilibatkan seperti apa dia dan sebagai apa? Mereka kan lembaga diluar, langsung saja mengawasi tanpa harus dicantumkan dalam undang-undang. JP: Bagaimana dengan adanya permintaan untuk ditangguhkan pengesahannya RUU ini? J: Oh ngak Jalan terus, masak hanya dengar satu dua orang harus ditangguhkan, yang benar aja JP:Bukankah mereka buruh migran yang selama ini terlibat J: Buruh migran yang mana, saya kenal semua itu, yang mengurus itu hanya bikin soal aja, coba apa yang mereka lakukan, omong kosong semua, jadi buat apa melibatkan mereka. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

