Bahasa Indonesia atau bahasa apa ini? > > Fr�n: dicky riyadi <[EMAIL PROTECTED]> > Datum: 2004/10/01 Fri PM 06:51:21 CEST > Till: [EMAIL PROTECTED] > �mne: [ppiindia] RMS kok dijawab migran prancis > > masih kelingan wedus dijawab cempe, lha ini asu dijawab kirik... > > wong ngomongin RMS migran di londo, kok dituuduhke masalah migran Prancis... > > Prancis ya mau saja menerima migran itu, wong mereka kerja kok..., lagian kalo > melanggar hukum ya tetap dihukum..., mosok negoro Prancis goblok kalo menghadapi > kriminal... > > RMS itu memang ada... > > http://www.nationaalarchief.nl/aankomst/achtergrondinformatie/historischkader/rms.asp > > http://www.angelfire.com/rock/hotburrito/rms/parker2.html > > http://www.antiquariaten.com/gemilang/catalogs/c00658.htm > > di londo iku juga ada kampung khusus RMS... golekono dewe nek wani... > masyarakat Maluku menyimpang dari masalah hak-hak militer KNIL ke realisasi dari > idealisme politik RMS. > > > > 27 Desember 1949: Belanda mengakui kedaulatan Indonesia, waktu itu Republik > Indonesia Serikat (RIS). Kemudian, RIS membentuk Angkatan Perang Republik Indonesia > Serikat (APRIS). Tapi, tentara KNIL asal Ambon tidak bersedia bergabung dengan > Tentara Nasional Indonesia sebagai pasukan inti APRIS. > > 25 April 1950: Republik Maluku Selatan (RMS) diproklamasikan orang-orang bekas > prajurit KNIL dan pro-Belanda (diantaranya Chr. Soumokil, Ir. J.A. Manusama dan J.H. > Manuhutu), dengan presiden Dr. Chr. R. S. Soumokil -bekas jaksa agung Negara > Indonesia Timur. RMS bertujuan menjadi negara sendiri lepas dari Negara Indonesia > Timur. Pemerintah Pusat yang mencoba menyelesaikan secara damai, mengirim tim yang > diketuai Dr. Leimena. > > > > 2 Desember 1963: Soumokil tertangkap. > > 1964: Soumokil diadili dan dijatuhi hukuman mati oleh Mahmilub. > > 12 April 1966: Presiden RMS, Soumokil, yang sejak 1963 dipenjara oleh pemerintah > Indonesia dieksekusi. Partai kesatuan Badan Persatuan mengangkat Manusama sebagai > penggantinya di tempat pengasingan. > > 1966: RMS berfungsi sebagai pemerintahan di pengasingan, Belanda. > > 1970-an: Masyarakat Maluku di Belanda merasa tidak adil dan dikibuli Belanda. Mereka > meluapkan emosi, melakukan serangkaian aksi kekerasan sepanjang 1970-an: mulai dari > pendudukan kediaman duta besar RI di Wassenaar pada malam sebelum Soeharto tiba > untuk kunjungan kenegaraan di Belanda (1970), serangan ke rumah Duta Besar RI di > Wassenaar dan pembajakan kereta api di Wijster (1975-1977) yang akhirnya menelurkan > persetujuan Wassenaar antara Belanda dan Indonesia mengenai pemulangan orang Maluku > Belanda ke Indonesia secara sukarela, pembajakan kereta di De Punt dan penyanderaan > anak sekolah di Bovensmilde (1977), sampai upaya untuk menculik Ratu Yuliana -tapi > gagal. > > Menghadapi aksi-aksi RMS itu, pemerintah Belanda menggeledah tempat tinggal anggota > RMS, menangkap tokoh-tokoh RMS, menghukum mereka dan membekukan asset kekayaan yang > dipakai untuk mendanai gerakan itu. > > 1978: Parlemen Belanda menutup kasus RMS, tidak mengadakan kontak resmi di antara > dua pemerintahan. > > 1986: Penjelasan bersama dari pemerintah Belanda dan Badan Persatuan. Perjanjian > mengenai jaminan hidup untuk �generasi pertama� , pengaturan fasilitas perumahan dan > peluang kerja bagi mereka (orang Maluku). > > 1992: Maluku Selatan menjadi anggota UNPO (Unrepresented Nations and Peoples > Organisation), organisasi bangsa-bangsa dan rakyat yang tidak cukup terwakili di > forum internasional, seperti PBB. > > 1993: Manusama menyerahkan kepemimpinan RMS kepada dokter yang telah pensiun F. > Tutuhantunewa. > > 1996: Manusama meninggal. > > 25 April 2001: Pimpinan Eksekutif Forum Kedaulatan Maluku (FKM), Dr. Alex Manuputty, > memelopori pengibaran bendera RMS pada peringatan ulang tahun proklamasi RMS, 25 > April 2001, di kediamannya, kawasan Kudamati, Ambon. Akibatnya, Polda Maluku > menangkap Alex pada Juni 2001, dengan tuduhan melanggar > 1996: Manusama meninggal. > > 25 April 2001: Pimpinan Eksekutif Forum Kedaulatan Maluku (FKM), Dr. Alex Manuputty, > memelopori pengibaran bendera RMS pada peringatan ulang tahun proklamasi RMS, 25 > April 2001, di kediamannya, kawasan Kudamati, Ambon. Akibatnya, Polda Maluku > menangkap Alex pada Juni 2001, dengan tuduhan melanggar Pasal 106 KUHP dan 110 KUHP, > tentang makar. > > 12 Februari 2002: Umat Islam dan Kristen di Maluku, yang terlibat konflik Maluku > (sejak 19 Januari 1999), menandatangani perjanjian Malino. Salah satu kesepatakan > adalah menolak segala bentuk gerakan separatis, termasuk RMS. > > 25 April 2002: Pada peringatan proklamasi RMS ke-51, diadakan pengibaran bendera RMS > di Maluku. Akibatnya, sedikitnya 23 pengikut dan pendukung FKM ditangkap aparat > keamanan. Kemudian, pendukung FKM mempraperadilankan Gubernur Maluku dan Kepala > Kejaksaan Tinggi setempat lantaran penangkapan, penahanan dan pemeriksaan terhadap > 15 tersangka pelaku pengibaran bendera RMS yang digerebek di beberapa lokasi di > Pulau Saparua, Maluku Tengah, dianggap tidak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. > > Di Den Haag, RMS memperingati hari proklamasinya di gedung olahraga Uichof dengan > dihadiri sekitar 1000-2000 orang Maluku. > > 28 Agustus 2002: Lima belas tersangka, itu diadili, dianggap melanggar kedaulatan > Negara Kesatuan Republik Indonesia. > > 22 Oktober 2002: Majelis hakim PN Ambon memvonis 2-5 tahun penjara potong tahanan > terhadap 15 tersangka pendukung FKM yang mengibarkan bendera RMS, 25 April 2002. > > 17 Maret 2003: Pimpinan Eksekutif dan Pimpinan Yudikatif FKM, Dr.Alexander Hendriks > Manuputty dan Waleruny Semuel alias Semmy, ditangkap untuk kedua kalinya oleh Polda > Maluku. > > 25 April 2003: Sekitar 60 orang ditahan aparat keamanan di Ambon, berkaitan dengan > peringatan hari ulang tahun RMS. Lantaran didapati menjahit atau mengibarkan bendera > RMS yang diberi nama "Benang Raja". Dari 139 pengikut RMS yang ditangkap itu, 129 > diantaranya dijadikan tersangka > > 28 Juni 2003: Sebanyak 39 anggota RMS yang ditahan di Kepolisian Resor Ambon sejak > 25 April, dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan Nania. Mereka ditahan, karena > terbukti melanggar larangan pengibaran bendera RMS. > > 25 April 2004: Ratusan pendukung RMS memancangkan bendera RMS di Kudamati. Kemudian, > beberapa aktifisnya diarak polisi ke Markas Polda. Lalu terjadi konflik dengan > kelompok Negara Kesatuan Republik Indonesia. > > 4 Mei 2004: Dua pentolan gerakan sparatis RMS, Yacobus dan Matius diringkus aparat > dari Polda Jawa Timur di Bandara Juanda, Surabaya. > > 6 Mei 2004: 11 tersangka FKM/RMS digiring ke Mabes Polri, diantaranya Sekjen FKM/RMS > Moses Tuanakota, istri Alex Manuputi (nyonya Olli Manuputi) dan putri Alex (Kristina > Manuputi). > > > amartien <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > "kalau nggak, sebaiknya di tulis di depan kalimat.."katanya sih" atau saya > dengar atau saya baca..gitu lebih valid...hehehhe" > > Berikut ini ada lagi url mengenai imigran di Perancis. > > http://www.cbsnews.com/stories/2004/05/13/60minutes/main617270.shtml > > http://www.islamreview.com/articles/goback.shtml > > > > > > > > > --- On Thu 09/30, Suhiro < [EMAIL PROTECTED] > wrote: > From: Suhiro [mailto: [EMAIL PROTECTED] > To: [EMAIL PROTECTED] > Date: Thu, 30 Sep 2004 04:32:17 -0400 (EDT) > Subject: Re: [ppiindia] Re: Al SANTUN VS AL TERROR > > <br><br>apakah kedua orang yang berdiskusi terlibat langsung atau > melihat<br>langsung??<br><br>kalau nggak, sebaiknya di tulis di depan > kalimat.."katanya sih" atau saya<br>dengar atau saya baca..gitu lebih > valid...hehehhe<br><br>On Thu, 30 Sep 2004, amartien wrote:<br><br>> <br>> Brus: > "Bung Amartien, komunitas Maluku/RMS di Belanda (yang sering melakukan tindakan > kriminal & teror di Belanda) sangat aktif sebelum adanya laskar jihad."<br>> > ------------<br>> am: Mengenai tindakan kriminil dan teror - itu bukan hanya orang2 > Ambon di Belanda. Sekarang kriminalitas dari orang Ambon tsb. sudah tenggelam oleh > banyaknya kriminalitas dari imigran yang lain. Negara2 di Eropa sekarang sedang > menghadapi persoalan yang sangat karena adanya perbuatan kriminil & teror dari > imigran mereka. Terka dari mana imigran tsb. Hint: bukan orang ambon.<br>> <br>> > Media rupanya tidak mengetahui adanya aksi rms sebelum pergolakan di Maluku, sebab > sejak RMS menyingkir ke Belanda tahun 50-an sampai dengan > pergolakan di Maluku, tidak ada berita2 mengenai rms. Mungkin anda yang lebih tahu > dari media. <br>> -----------<br>> Brus: "Tahukah Anda bhw RMS itu juga peninggalan > penjajah Belanda? <br>> ------------<br>> <br>> am: Orang2 RMS memilih pindah ke > Belanda pada waktu Belanda hijrah dari Indonesia. Saya tidak tahu apa yang anda > maksud dengan 'peninggalan penjajah Belanda', sebab orang rms pada pindah ke > Belanda. <br>> --------------<br>> <br>> Brus: Dan dulu ketika Belanda menjajah > Indonesia (dgn slogan Gold, Gospel, Glory), Belanda memberikan banyak fasilitas > (termasuk sekolah) bagi penduduk Maluku yg mau menjadi pemeluk kristen? (dan > menganaktirikan penduduk yg tidak mau memeluk kristen)"<br>> ---------<br>> am: > Tahukah anda bahwa di Maluku baru2 ini, di abad ke 21, tahun 2000-an (dan bukan > jaman Belanda), banyak orang2 Kristen di Maluku di paksa masuk Islam? Kalau tidak > mau masuk Islam maka mereka akan diberikan fasilitas masuk kubur (terjemahan: > dibunuh). Mereka dipaksa > tsb. bukannya oleh penjajah, melainkan oleh sesama warga NKRI yang berslogan > 'jihad'. Pemerintah NKRI yang seharusnya melindungi SEMUA penduduk NKRI, ternyata > diam2 saja. <br>> <br>> Saya tidak heran jika mereka (orang ambon) kemudian ingin > merdeka dari NKRI yang tidak melindungi mereka dari perbuatan sekelompok orang yang > lebih jahat dari pada Belanda.<br>> <br>> Mungkin anda tidak tahu mengenai ini sebab > tidak melihat beritanya di media. Coba baca reportnya humanrights watch th. 2001 > atau 2002, lupa persis tahunnya.<br>> <br>> <br>> amartien<br>> <br>> <br>> <br>> > <br>> --- On Wed 09/29, Brus < [EMAIL PROTECTED] > wrote:<br>> From: Brus [mailto: > [EMAIL PROTECTED]<br>> To: [EMAIL PROTECTED]<br>> Date: Wed, 29 Sep 2004 08:29:38 > -0000<br>> Subject: [ppiindia] Re: Al SANTUN VS AL TERROR<br>> <br>> > _______________________________________________<br>> No banners. No pop-ups. No > kidding.<br>> Make My Way your home on the Web - http://www.myway.com<br>> > <br>> <br>> <br>> <br>> > ***************************************************************************<br>> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih > Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com<br>> > ***************************************************************************<br>> > __________________________________________________________________________<br>> > Mohon Perhatian:<br>> <br>> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA > (kecuali sbg otokritik)<br>> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan > dikomentari.<br>> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; <br>> 4. Posting: > [EMAIL PROTECTED]<br>> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]<br>> 6. No-email/web > only: [EMAIL PROTECTED]<br>> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]<br>> > <br>> Yahoo! Groups Links<br>> <br>> <br>> <br>> <br>> <br>> > <br><br><br><br>------------------------ Yahoo! Groups > Sponsor --------------------~--> <br>Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! > Companion Toolbar.<br>Now with P > _______________________________________________ > No banners. No pop-ups. No kidding. > Make My Way your home on the Web - http://www.myway.com > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih > Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT > > > --------------------------------- > Yahoo! Groups Links > > To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih > Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > >
------------------------------------------------- WebMail fr�n Tele2 http://www.tele2.se ------------------------------------------------- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

