Karena attachement tidak dapat diakses, saya ulang
kirim hasilnya, mudah2an msh up to date.
Laporan Diskusi Nasional IA ITB Jakarta dengan tema
�Meneropong Pemerintahan Bersih di Indonesia� secara
interaktif menghadirkan nara sumber Dr. Hidayat
Nurwahid, Letjend (purn) Syamsir Siregar, Dr. Sofyan
Djalil (kini meneg infokom), Dr. Ahmad Fuad Afdhal dan
Ricky Sutanto telah berlangsung dengan hangat dan
sukses pada Kamis, 14 Oktober 2004, di Htl Le
Meredian. Diskusi ini merupakan kelanjutan dari
diskusi tanggal 1 Oktober di Sahid Hotel dengan nara
sumber DR. Todung Mulya Lubis, Dr Rizal Ramli dan Ir.
Kemal Taruck, dengan tema �perspektif pemerintahan
bersih di Indonesia�
Diskusi ini terjadi atas prakarsa alumni ITB Jakarta
Diantara peserta yang hadir di Le Meredian adalah Dr.
Ir. Imaduddin Abdurrahim (Konseptor dan pendiri ICMI),
Letjend (purn) Syarwan Hamid, Mahfud MD (Mantan
Menhan/PKB), Priyo Budi Santoso, Adhie Massardi (Jubir
Gus Dur), Ali Muchtar Ngabalin (DPR), Habil Marati,
Dr. Muchtar Pakpahan, Bambang Sulistomo, Andi
Syahrandi (ICW)., Sugiharto (Medco Internasional/kini
meneg BUMN), Eddi Kuntadi (Daksa Group), Ir. Kuntoro
M (Mantan Mentamben), Hanadi Santosa (Marga Tionghoa),
Agus Abubakar, Adi Sasono dll diantara 400 orang
peserta yang terdiri dari berbagai golongan, profesi
dan lapisan masyarakat.
Dari diskusi di Le Meredian ini ini berkembang
pemikiran-pemikiran dan kesimpulan a.l:
1. Pemerintahan yang bersih merupakan suatu keharusan
yang diidam-idamkan masyarakat dan hal tersebut akan
tercermin dalam kepemipinan nasional yang dipimpin
Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan
sistem(lembaga-lembaga negara serta aturannya) yang
dijalankannya
2. Penciptaan pemerintahan yang bersih harus menjadi
gerakan nasional yang juga menyangkut tanggung jawab
masyarakat dan hal tersebut dapat dimulai dengan
menyambut �gerakan simbolis�, yang diperlihatkan ketua
dan pimpinan MPR yang menolak jatah mobil mewah,
sebagai gerakan hidup sederhana bagi pejabat publik.
3. Pengusaha (Tionghoa) pada prinsipnya tergantung
pada sistem dan mekanisme yang mengatur iklim usaha.
Dalam posisi ini pengusaha akan menjadi baik jika
pemerintah memberikan iklim yang baik terhadap mereka.
4. Law enforcement merupakan kata kunci di mana
pemerintah tidak perlu ragu-ragu dalam mengambil
tindakan terhadap pelaku penyelewengan jabatan publik
untuk kepentingan sendiri. Berkaitan dengan ini maka
pemilihan Jaksa Agung dan petinggi bidang hukum
lainnya merupakan kata kunci bagi suksesnya
pemerintahan bersih.
5. Rasa pesimisme masyarakat akan keberhasilan
pemerintahan SBY-JK dalam penciptaan pemerintahan
bersih cukup dalam, akibat korupsi, kolusi dan
nepotisme sudah menjadi budaya yang sulit dihilangkan.
Bangsa Indonesia, secara budaya, sangat mudah
memaafkan para koruptor-koruptor dinegaranya. Ketika
Suharto dan Megawati baru berkuasa issu pemerintahan
bersih juga terjadi namun hal itu berlangsung singkat.
6. Rasa pesimisme di atas tertutupi dengan adanya
situasi yang berbeda yaitu Indonesi adalah yang
pertama kali memiliki Presiden dan Wakil presiden yang
dipilih secara langsung. Presiden dan wakilnya dapat
melakukan sikap yang lebih tegas karena kemenangannya
adalah kemenangan atas dukungan rakyat, bukan dukungan
partai politik, seperti sebelum ini.
7. Pandangan tentang keberhasilan 100 hari
pemerintahan SBY-JK sebaiknya dinilai dengan
kemampuannya mengungkap kasus-kasus korupsi yang
terjadi selama ini serta mengganti personil-personil
yang menguasai bidang-bidang strategis bagi
kelangsungan pemerintahan bersih. SBY-JK tidak perlu
terjebak dengan isu 100 hari yang dikaitkan dengan
kesejahteraan rakyat. Kesejahteraan rakyat adalah
urusan jangka panjang.
8. Forum pada akhirnya memahami perlunya kesabaran
untuk menunggu pemerintahan baru yang bersih dan
berkiprah membangun Indonesia kembali untuk
kesejahteraan rakyat
Demikianlah resume diskusi yang saya dapat sampaikan
kepada teman2, semoga berguna bagi Bangsa Indonesia.
Wassalam,
Syahganda Nainggolan
Pemandu Acara/ Anggota Alumni ITB Jakarta
_______________________________
Do you Yahoo!?
Declare Yourself - Register online to vote today!
http://vote.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/