hi pak sea........., kayaknya anda di stockholm ya.... aku akan cari....
[EMAIL PROTECTED] wrote: > > Fr�n: "rm_danardono" <[EMAIL PROTECTED]> > Datum: 2004/10/22 Fri PM 03:07:51 CEST > Till: [EMAIL PROTECTED] > �mne: [ppiindia] Re: Sekedar tahu masalah murtad lagi ya Mas Danardono.... > > Oh belum apa-apa mau dimatikan. Hukum dulu yang memperkosa wanita-wanita Aceh semasa DOM. Wanita-wanita Aceh itu bukan saja diperkosa dengan dimasukan kemaluan laki-laki kedalam nonok mereka, tetapi juga botol. Bahkan ada siantara wanita yang diperkosa itu, setelah mereka diperkosa, dikasi sama monyet untuk dientotin. > > Hukuman mati? kok kayak pake narkoba aja? usul sono pada pak SBY.. > > Aku juga usul, semua yanmg makar, kayak orang2 GAM itu murtad pada > negaranya, juga harus dihukum mati... setuju kan pakde? > > Gimana?, bikin petisi milis PPI India: yang murtad pada agama, > negara, suami dan isteri, hukumane mati... > > > > > > > > > --- In [EMAIL PROTECTED], dicky riyadi <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > bagus bagus.... begini kan enak..... memang tidak semua kristen > jahat.... dan juga tidak semua muslim baik.... > > > > yg toleran......kristen maupun muslim kalo salah ya harus dihukum... > > > > masalhnya adalah memang orang yg murtad itu hukumannya > mati.....apalagi orang yg memurtadkan.... > > > > > > > > rm_danardono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Lha monggo kita diskusiken.... > > > > Sebenere, wong Islam mbok ya biarken dadi Islam to yo? kok capek2 > > ngganti agomo wong..yo opo ora? > > > > > > > > > > --- In [EMAIL PROTECTED], dicky riyadi <[EMAIL PROTECTED]> > > wrote: > > > Hantu Pemurtadan Gentayangan di Sekolah > > > Tanggal: Saturday, July 26 @ 12:55:31 JAVT > > > Topik: Berita > > > > > > Jangan terkecoh dengan penampilan sekolah umum. Bisa jadi itu > > adalah sekolah Nasrani yang terselubung > > > > > > Anda yang saat ini sedang sibuk mencari sekolah untuk putra-putri > > tercinta, waspadalah! Baru-baru ini, tim Forum Antisipasi Kegiatan > > Pemurtadan (Fakta) "mengamankan" 50-an Injil dari SMP dan SMK "Bina > > Kusuma" di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kitab-kitab itu diperoleh > > dari siswa/i beragama Islam yang sekolah di lembaga swasta > > tersebut. "Sekolah itu tampil dengan status swasta umum, tidak > > sebagai sekolah Kristen," kata Abu Deedat Syihabuddin, Sekjen > Fakta. > > > > > > Metode Kristenisasi lewat sekolah kini menjadi trend baru. Yaitu > > melalui sekolah-sekolah swasta yang sebenarnya menyembunyikan misi > > pemurtadan. Akibatnya, banyak ummat Islam yang terkecoh. "Maunya > > menyekolahkan anak di sekolah swasta, eh... ternyata itu punya > > misionaris atau zending," lanjut Abu Deedat. > > > > > > Sekolah swasta semacam ini pada mulanya tak segan mengangkat guru- > > guru Muslim. Bahkan sebuah sekolah di daerah Bintara, Bekasi (Jawa > > Barat), sengaja mengangkat mantan guru madrasah menjadi kepala > > sekolahnya. Maksudnya, agar kaum Muslimin di sekitarnya tak ragu > > untuk menyekolahkan anaknya di sana. > > > > > > Namun sang kepala sekolah tersebut kini telah didepak, diganti > yang > > beragama Nasrani. Beberapa guru Muslim pun mengalami nasib yang > sama. > > Nama sekolah berubah, menjadi lebih tampak nuansa Nasraninya. > > Pelajaran agama Islam ditiadakan. > > > > > > Modus operandi semacam itu juga terjadi di wilayah Yogyakarta. > > Sekolah-sekolah Nasrani biasanya "membungkus" dirinya dengan nama- > > nama yang kental Jawa-nya, seperti Marsudi Luhur, Pangudi Luhur, > > Sanjaya, Widodo, dan semacamnya. Bahkan ada sebuah taman kanak- > kanak > > di Pakem (sekitar 15 km arah utara Yogyakarta) beridentitas > TK "ABA", > > padahal itu lembaga pendidikan Nasrani. Selama ini, menyarakat > > mengetahui nama TK "ABA" selalu identik dengan taman kanak-kanak > yang > > dikelola Muhammadiyah. > > > > > > Saat ini ada sekitar 1300 siswa/i Muslim di Yogyakarta yang > > terjebak di sekolah Nasrani. Diduga mereka bahkan mereka telah > > murtad. > > > > > > Tidak mengherankan, sebab sekolah swasta seperti di atas memang > > mengemban semangat "dakwah" sebagaimana lembaga pendidikan Nasrani > > pada umumnya. Sekolah Katolik misalnya, akan selalu berpedoman > kepada > > Surat Kongregasi Pendidikan Katolik yang mengemban misi pemurtadan. > > > > > > Dalam Kongregasi Nomor 35, disebutkan bahwa tujuan sekolah ini > > adalah "... membangun manusia seutuhnya, karena di dalam Kristus, > > manusia sempurna, semua nilai manusia dipenuhi dan disatukan. Di > > sinilah letak ciri khas Katolik dari sekolah". > > > > > > Hal serupa tercantum pada nomor 45. Yaitu "Sekolah Katolik > > mempunyai tugas khusus membentuk murid-muridnya menjadi Kristen > > seutuhnya..." > > > > > > Pengajian Bersama > > > Hantu pemurtadan juga gentayangan di kampus-kampus. Infiltrasinya > > lebih halus, misalnya dengan mengadakan kajian bersama lintas > agama. > > Salah satunya yang diselenggarakan oleh Forum Stafuka, sebuah > > kelompok diskusi yang didirikan tanggal 19 April 2000 atas > kerjasama > > Sekolah Tinggi Teologi (STT) Apostolos Jakarta dan HMI Komisariat > > Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. > > > > > > Dalam situsnya di internet, Stafuka mengaku beranggotakan lima > > perguruan tinggi. Yaitu STT Apostolos Jakarta, Fakultas Ushuluddin > > IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jurusan Perbandingan Agama Fakultas > > Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah > > Jakarta, Institut Studi Islam Darussalam (ISID) Gontor, dan > Institut > > Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri. > > > > > > Sementara itu Drs Amal Fathullah Zarkasyi, MA, Pembantu Rektor > III > > ISID, PM Darussalam Gontor membantah pihaknya menjadi anggota Forum > > Stafuka, dan menyatakan dengan tegas lembaganya anti Kristenisasi > dan > > anti segala bentuk pemurtadan lainnya. > > > > > > Selain mengadakan kajian bersama, Stafuka juga rutin mengadakan > > Pekan Komunikasi Agama-agama (PEKA). Acaranya meliputi doa bersama, > > pentas seni, teater, dan talkshow. PEKA 1 telah berlangsung di Aula > > Serba Guna dan Aula Madya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1-2 Juni > > 2001). PEKA 2 berlangsung di Aula IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (9- > > 13 November 2001). > > > > > > Pada tanggal 21 dan 23 Oktober 2002, Stafuka menggelar "Pengajian > > Kristologi" di kampus UIN Syarif Hidayatullah. Bertindak sebagai > > narasumber adalah KAM Jusuf Roni, seorang pendeta yang selama ini > > reputasinya sudah cukup kesohor sebagai penghina Islam. "Saya > heran, > > Jusuf Roni kok bisa jadi pembicara di lembaga pendidikan Islam," > kata > > Abu Deedat. > > > > > > Memang, para mahasiswa UIN, ISID, IAIT, dan IAIN itu masih > mengaku > > beragama Islam. Namun di mata Abu Deedat, mereka hakikatnya sudah > > murtad. Arti murtad di sini tidak cuma sebatas pada keluar dari > agama > > Islam. "Orang yang telah mengalami pendangkalan aqidah sehingga > > menganggap bahwa semua agama itu sama benarnya, tergolong murtad > > juga. Mereka ini sering mengadakan doa bersama, pengajian bersama, > > dan ritual yang campur aduk dengan berbagai agama." > > > > > > Misi pemurtadan secara halus semacam ini digerakkan oleh empat > > tokoh utama. Pertama, Pendeta KAM Jusuf Roni. Rektor STT Apostolos > > ini gencar menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan Islam, > > termasuk pesantren. > > > > > > Kedua, Bambang Noorsena. Ini adalah pentolan Kristen Ortodoks > > Syiria (KOS). Dalam hal ritual dan pakaian, orang-orang KOS sangat > > mirip dengan kaum Muslimin. Di sekitar kawasan Surabaya, banyak > orang > > yang terkecoh dibuatnya. > > > > > > Ketiga, Pendeta Josias Lengkong. Pimpinan Sekolah Teologi > > Kalimatulloh Jakarta ini sehari-hari tampil memakai peci. Kalau pas > > acara wisuda, dosen dan mahasiswanya tampil serupa. Tak beda dengan > > wisuda anak-anak TPA. > > > > > > Keempat, Pendeta Eddy Sapto. Yang satu ini lebih berkonsentrasi > > menggarap kalangan lapis bawah, seperti buruh, petani, dan > > pengangguran. Setahun lalu Eddy Sapto ketahuan menyekap puluhan > orang > > untuk dimurtadkan. Mereka dijanjikan lapangan kerja lewat Yayasan > > Dian Kaki Emas Bekasi. Ternyata bukan pekerjaan yang diterima, > tetapi > > Injil dan pelarangan shalat. > > > > > > Sekolah atau lembaga pendidikan hanyalah salah satu wahana > > pemurtadan. Masih ada 1001 sarana dan cara lain. Mereka mengepung > > kaum Muslimin dari segala penjuru. Caranya beragam, mulai dari > > pembagian peralatan sekolah, bantuan beasiswa, janji lapangan > kerja, > > sampai hipnotis. > > > > > > Tampaknya gerakan itu cukup berhasil. Salah satu indikasinya, > laju > > tumbuh ummat Islam di Indonesia cenderung stagnan. Berdasar data > yang > > dihimpun Fakta, pertumbuhannya cuma 2,75% per tahun. Bandingkan > > dengan ummat Katolik yang mencapai 4,6%, atau dua kali lipat > > pertumbuhan penduduk (2,34%). Sementara ummat Protestan meningkat > > 4,5%, Hindu 3,3%, dan Budha 3,1%. > > > > > > Survei antar sensus Biro Pusat Statistik tahun 1990 menunjukkan, > > ummat Islam mencapai 87,5% dari total penduduk Indonesia yang > > mencapai 200-an juta jiwa. Namun pada tahun 1999 persentase itu > > menurun drastis, menjadi cuma 75%. > > > > > > Jadi, jangan terlena dengan sebutan mayoritas, atau negeri Muslim > > terbesar di dunia! > > > > > > (Masjidi, Bachroni, Jumari, Pambudi) > > > > > > *) Dikutip dari Majalah Suara Hidayatullah Edisi 03/XVI Juli 2003 > > > > > > rm_danardono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Lho mas Riadi ini memang konco diskusi kok. gak opo2, padhu > sitik2.. > > > nek ora yo bosen too ha ha ha > > > > > > Maap2an kan masih nanti to? > > > > > > salam > > > > > > RM D Hadinoto > > > > > > > > > > > > > > > --- In [EMAIL PROTECTED], Pradhita al-Rasyid > <[EMAIL PROTECTED]> > > > wrote: > > > > > > > > Sudah mas, ini bulan puasa tidak usah bertengkar. Mari > > > > bermaaf-maafan saja, lebih berpahala. > > > > > > > > Manusia hanya bisa menilai dari lahirnya saja. > > > > Batinnya hanya Allah yang tahu. > > > > > > > > salam, p.r. > > > > > > > > > > > > > murtad itu bukan karo sopo, murtad itu artinya > > > > > keluar dari agama. tanya dong, kalo gak ngerti, > > > > > jangan pake asumsi. > > > > > > > > > > kok pak harto murtad ambek bung karno, piye tho > > > > > iki... > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > rm_danardono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > > > > > Murtad kuwi opo toh? Murtad karo sopo? Karo pak > > > > > lurah? > > > > > Lha pak Harto opo yo gak murtad karo bung Karno? Lha > > > > > malah dadi > > > > > presiden kuwi? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > _______________________________ > > > > Do you Yahoo!? > > > > Declare Yourself - Register online to vote today! > > > > http://vote.yahoo.com > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > ********************************************************************** > > ***** > > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju > > Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi- > > india.uni.cc > > > > > > ********************************************************************** > > ***** > > > > > > ______________________________________________________________________ > > ____ > > > Mohon Perhatian: > > > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg > > otokritik) > > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan > dikomentari. > > > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > > > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > > > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > > > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > > > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > > > > > > > > Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT > > > > > > > > > --------------------------------- > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > To visit your group on the web, go to: > > > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ > > > > > > To unsubscribe from this group, send an email to: > > > [EMAIL PROTECTED] > > > > > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of > > Service. > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > ********************************************************************** > ***** > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju > Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi- > india.uni.cc > > > ********************************************************************** > ***** > > > ______________________________________________________________________ > ____ > > Mohon Perhatian: > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg > otokritik) > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > > > > Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT > > > > > > --------------------------------- > > Yahoo! Groups Links > > > > To visit your group on the web, go to: > > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ > > > > To unsubscribe from this group, send an email to: > > [EMAIL PROTECTED] > > > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of > Service. > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih > Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > ------------------------------------------------- WebMail fr�n Tele2 http://www.tele2.se ------------------------------------------------- *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

