--- In [EMAIL PROTECTED], "Rachman, Mauludi \(GE Consumer
Finance\)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> ini sangat menarik ...
>
> gimana yah supaya pemerintah sadar akan hal** semacam ini ?
> kalo ada yg teriak menentang ... dibilang komunis ...
Bierin deh, dibilang komunis, soalnye tu RRT juga komunis, tapi
ekonominya maju bangett tuh? kenape ye?
> semoga media kita bisa membantu mereka yang sebenarnya lebih peduli
thd bangsa ini sungguh setuju akan pendapat salah seorang poster
kemaren mengenai penundaan pembayaran hutang sampai bangsa (seluruh
rakyat) kita bener** mapan.
Pagi ini, dipertamentku ada fax masuk dari kementrian keuangan RRT,
beritahu kalau semua pinjaman (yang kami kelola di department, export
finance) akan dikembaliin dini, jauh awal dari jadwal. hebat ye?
Mereka sadar tuh, makin panjang makin banyak bunga. Tapi kita bisanye
ngulurin ye? ato sekalian dikemplang?
> "indahnya kalo punya pemimpin yang kuat ... yang bisa bilang :
> 'Bangsa ini akan belajar mandiri, untuk sementara waktu akan saya
putuskan semua hubungan dengan IMF, WB, dll. walaupun harus
diembargo !!! kita buktikan pada dunia bhw kita bisa !!!'
Iya ye? Kayak Malysia tu gak perlu pinjaman IMF. Singapura juga beres
pinjaman2nye..
>
> Wah pastinya ... orang** yang banyak duit dan tidak cinta
negaranya ... pasti pada kabur ... ngacirrr ke luar negeri ...
> tapi si presiden bilang : "No worries ! biarkan mereka pergi ...
mereka tidak boleh kembali selama 50 thn !'
Bang, yang melarat dan kabur dari RI juga banyak tuuh...aye lihat
tiap bulan, ade aje yang dateng. banyakan cewek2 yang kawin ama
bule...
Yang cinta ame bangsa kan masih di Indo, bang, Tommy, Bob Hassan,
Ginanjar, Beddu amang, Bustanul Arifin, gak usah kuwatir lahh..
>
>
> -----Original Message-----
> From: A Nizami [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Monday, October 25, 2004 10:36 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [ppiindia] Re: [ekonomi-nasional] YUSUF ANWAR kasih
Pinjaman
> ADB asal PRIVATISASI KELISTRIKAN
>
>
>
> ADB, World Bank, dan IMF cukup pintar. Mereka cukup
> meminjamkan sekitar Rp 35 trilyun yang nanti akan
> dikembalikan negara RI berikut bunganya.
>
> Di sisi lain, mereka mendapat jaminan berupa UU
> Privatisasi PLN yang memungkinkan mereka menguasai
> PLN. Dengan sekitar 50 juta pelanggan, maka mereka
> menguasai omset senilai Rp 60 trilyun per tahunnya
> (jika setiap bulan pelanggan PLN membayar Rp 100
> ribu).
>
> Pinjaman mereka kembali berikut interest, di sisi lain
> mereka menguasai PLN dan mereguk keuntungan sekitar Rp
> 12 trilyun per tahun.
>
> Mudah2an pemerintah menyadari hal ini.
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/