privatisasi bumn bisa menjadi sumber pendapatan pemerintah utk 
menutup sebagian defisit negara asalkan privatisasi dilakukan dgn 
cermat dan konservatif (mayoritas harus tetap dimiliki negara).

negara memang tidak akan bangkrut! itu sudah rule of thumb dari 
jaman bahola. perangpun tidak akan membuat negara bangkrut.

rakyat diperas dgn pajak tinggi?
itu kan Indonesia.
Coba pergi ke Uni Eropa yg rata2 personal tax income diatas 40%, 
mereka dapat social welfare yg sangat bagus...
Indonesia itu mulai dari 5%! kalo rakyat kecil sudah pasti dia 
hampir2 tidak bayar pajak. (5-10-15-25-35)

baca dulu tax article 21 baru ngomong mas... jadi ga ngawur...

kalo pendapatan anda masih dibawah 200 juta setahun maka bracket 
tertinggi masih 25% itupun hanya 100 juta terakhir.
murah mas!!
sayangnya kita tetep saja naik public transportation yg sangat 
jelek, pendidikan tetep bayar dan ga mutu, public facility selalu 
bau pesing dan rusak, etc. dsb. dll...

yg semuanya akibat sebagian manusia2 Indonesia yg tolol, munafik, 
sok dan suka nilep duit masy.

sederhana sekali kok!

jangan salahkan sistemnya kalo manusianya yg bermental jelek.

tarif air dan listrik yg melangit?
dibanding mana, mas?
coba diconvert ke US$ trus bandingin saja sama Malaysia dan 
Singapore.
jangan bandingkan dgn Afrika, Myanmar, Korea Utara yg cuma hidup 
listrik sekian jam sehari sehingga kehidupan tidak nyaman walaupun 
tarif listrik murah.

Neoliberal itu siapa mas? yg riil saja mas kalo ngomong...
tunjuk hidungnya atau institusinya... jangan2 anda cuma mau bilang 
IMF lagi... lagi lagi IMF.... (padahal yg maling dan KORUPSI itu 
soeharto plus konglomerat plus militer makanya indonesia terpuruk ke 
krisis)

budaya munafik bin kambing hitam bejenggot...

wakakakakakakak...



--- In [EMAIL PROTECTED], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Menurut pengamatan saya yang awam ini. Jika negara
> kita terus membuat hutang baru, sementara hutang yang
> lama belum lunas, bahkan cicilan hutang+bunga mencapai
> 40% dari APBN, lama kelamaan kita akan sampai pada
> satu titik di mana kita tidak mampu membayar lagi.
> 
> Sekarang dengan privatisasi berbagai BUMN, secara
> tidak langsung kita sudah menjual air, minyak, gas,
> dan kekayaan lainnya ke perusahaan asing (MNC).
> 
> Kaum Neoliberal bilang negara tidak akan bangkrut.
> Benar. Tapi rakyat akan diperas dengan membayar pajak
> yang tinggi serta tarif air dan listrik yang melangit.
> 
> --- "Rachman, Mauludi (GE Consumer Finance)"
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > menarik ini ...
> > kalo kita ga ngembaliin dulu untuk jangka waktu
> > tertentu--sampai kita mapan--, apa yang akan
> > terjadi, Pak ?
> > apakah itu cukup ada good-will dari pemerintah kita
> > saja ? atau banyak hal** yang terkait lainnya ?
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: rm_danardono [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> > Sent: Monday, October 25, 2004 5:55 PM
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: [ppiindia] Re: [ekonomi-nasional] YUSUF
> > ANWAR kasih Pinjaman
> > ADB asal PRIVATISASI KELISTRIKAN
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > Mas, saya kadang2 sedih sekali. Di department saya,
> > juga dikelola 
> > puluhan juta US$ pinjaman untuk Indonesia, baik
> > untuk pemerintah 
> > RI/cq dept. Keuangan, maupun pinjaman swasta.
> > Pinjaman negara, semua 
> > mandeg pengembaliannya, tentu saja bunga jalan
> > terus, plus fee untuk 
> > restructuring. Jumlahnya lama2 sebanyak jumlah
> > pinjaman.
> > 
> 
> 
> =====
> Bacalah artikel tentang Islam di:
> http://www.geocities.com/nizaminz
> 
> 
>               
> __________________________________
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish.
> http://promotions.yahoo.com/new_mail





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke