>>>>>Bung jauh-jauh dari tanah air hanya bisa memancing di air keruh,<<<<
RMDH: walau jauh dari Tanah Air, tetapi seringkali pulang, saya sangat concern akan
perkembangan menyedihkan di Tanah Air, kalau tidak, saja tak muncul disini!
>>>>>kalau mau ada penyelesaian, marilah duduk bersama membahas masalah toleransi
>>>>>beragama. Undanglah semua pendetamu, ahli hukum dan cendikiawan kalain, marilah
>>>>>berbicara dari hati ke hati, bahwa melakukan pemaksaan ataupun persuasif agar
>>>>>manusia pindah agama adalah keji dan kriminal!!, apalagi dilakukan terhadap orang
>>>>>melarat dan miskin, apapun alasan misi agama anda, penyelamatan maupun penebusan,
>>>>><<<<
RMDH: Pindah agama dalam negara2 yang maju dan demokratis, bukanlah masalah
samasekali, karena ini adalah perkembangan spiritual tiap individu. Kejam, itu
membunuh atas nbama agama, seperti DJ/TII, Amrozy, Al Kaidah! Kriminal adalah tindak
yang melanggar Undang2 Hukum Pidana.
>>>sadarkah anda di negara-negara non muslim saja perlindungan hak beragama seseorang
>>>dilindungi oleh UU dan ada ganjarannya bagi oknum yang melakukan intimidasi
>>>keagamaan. <<<<
RMDH: Ganjaran apa? menurut pasal mana? Tunjukkan di hukum negara2 Uni Europa, yang
saya tahu pasti, diatur oleh pasal apa? Tak ada itu delikt "intimidasi agama".
>>>>jangan seperti yg dilakukan Pendeta atau petinggi agama kristen di Indonesia,
>>>>diajak untuk membuat undang-undang bagi larangan penyebaran agama di daerah yg
>>>>telah beragama , menolak. wajar kalau semua warga indonesia tak respek terhadap
>>>>tingkah-laku ummat kristen Indonesia,<<<<<<<
RMDH: Siapa yang tak respekt terhadap tingkah laku yang mana? Ratusan pasien Muslim
membanjiri klinmik yang dijalankan oleh gereja di pemukiman saya di jakarta, tanpa
bayar. Juga banyak pasien2 Muslim di RS2 Katholik maupun Protestant. Bahkan presiden2
Indonesiapun respekt terhadap agama Kristen, dan gama2 lainnya, hanya anda yang tidak.
>>>sebagai manusia yg dilakukan oleh penduduk muslim hanya bisa melindungi dirinya
>>>dari pemurtadan di tengah kemiskinan yg ada, kristen tentunya memiliki dana yg tak
>>>terbatas, bantuan pihak asing, <<<<
RMDH: Melindungi terhadap apa? Apa yang anda lakukan untuk melindungi diri terhadap
korupsi, maksiat, pungli dan pencurian uang rakyat? Apa yang kalian lakukan dalam
melindungi diri terhadap terrorisme, yang ujung2nya juga menelan jiwa rakyat kecil?
>>>>cina indonesia maupun hasil korupsi di indonesia. ummat Islam tetap saja melarat
>>>>tak berdaya.<<<<<
RMDH: Ini statement rasial yang tak pada tempatnya dalam negara Bhineka Tunggal Ika.
Ummat Islam yang raja korrupt tak ada? Siapakah yang telah memelaratkan negara ini?
Ginanjar, Beddu Amang, Bustanul Arifin, Akbatr Tanjung, Suharto dan keluarga, orang
China?
RMDH
"O.K.Taufik" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bung jauh-jauh dari tanah air hanya bisa memancing di air keruh,
kalau mau ada penyelesaian, marilah duduk bersama membahas masalah toleransi beragama.
Undanglah semua pendetamu, ahli hukum dan cendikiawan kalain, marilah berbicara dari
hati ke hati, bahwa melakukan pemaksaan ataupun persuasif agar manusia pindah agama
adalah keji dan kriminal!!, apalagi dilakukan terhadap orang melarat dan miskin,
apapun alasan misi agama anda, penyelamatan maupun penebusan, sadarkah anda di
negara-negara non muslim saja perlindungan hak beragama seseorang dilindungi oleh UU
dan ada ganjarannya bagi oknum yang melakukan intimidasi keagamaan. jangan seperti yg
dilakukan Pendeta atau petinggi agama kristen di Indonesia, diajak untuk membuat
undang-undang bagi larangan penyebaran agama di daerah yg telah beragama , menolak.
wajar kalau semua warga indonesia tak respek terhadap tingkah-laku ummat kristen
Indonesia, sebagai manusia yg dilakukan oleh penduduk muslim hanya bisa melindungi
dirinya dari pemurtadan di tengah kemiskinan yg ada, kristen tentunya memiliki
dana yg tak terbatas, bantuan pihak asing, cina indonesia maupun hasil korupsi di
indonesia. ummat Islam tetap saja melarat tak berdaya.
--- "rm_danardono" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: "rm_danardono" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thu, 28 Oct 2004 10:21:52 -0000
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [ppiindia] Re: Bukan masalah agma -->pro BB :)
>>>>>>>Oleh karena itu untuk menyelesaikan secara tuntas masalah
keberadaan Yayasan Sang Timur di Karang Tengah, telah tiba saatnya
bagi Pemerintah Daerah untuk menutup seluruh kegiatan Yayasan dan
memindahkannya ke tempat yang mayoritas masyarakatnya beragama
Nasrani<<<<<<
Jadi kita lebih baik mendirikan pemukiman berdasarkan etnis dan
agama, seperti dahoeloe dizaman penjajahan: kampung Arab, kampung
Bugis, kampung Jawa, kampung China, kampung ini dan itu...
Kita pindahkan semua Non Muslim keluar dari Jawa barat, dan wilayah2
Muslim, lalu kita keluarkan orang2 Muslim dari Irian, Maluku selatan,
Poso, Kalimantan tengah (wilayah dayak), Toraja, Nias, Tapanuli
utara,Minahasa, Sangihe Talaud
Seperti di Cyprus utara, semua orang Cyprus turunan Yunani Kristen
dipindah keselatan (Republik Cyprus), dan yang Turki Islam
dideportasi keutara... horeeeeeeeeee
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, pindahlah ketempat masing
masing..
RMD Hadinoto
--- In [EMAIL PROTECTED], RG Nur Rahmat <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Mari kita dengar juga apa kata si penembok:
> http://www.republika.co.id/ASP/koran_detail.asp?id=176773&kat_id=20
>
> Rabu, 27 Oktober 2004
> YAYASAN SANG TIMUR
> Penolakan Warga
>
>
> Pada tanggal 24 Oktober 2004 (hari minggu), masyarakat Karang
Tengah, khususnya warga Jl Pahala I, telah melakukan aksi bersama
berupa penutupan jalan (membangun tembok penghalang) yang selama ini
digunakan oleh Yayasan Sang Timur sebagai salah satu akses ke jalan
raya umum. Tindakan serupa pernah pula terjadi pada 3 Oktober 2004,
berupa penutupan jalan oleh masyarakat Kompleks Departemen Keuangan
yang sebelumnya digunakan sebagai pintu gerbang Yayasan tersebut
(perjanjian telah dikhianati).
>
> Penutupan jalan di atas oleh masyarakat Jl Pahala I merupakan
tindakan spontanitas masyarakat setempat dikarenakan pemakaian jalan
untuk kegiatan Yayasan Sang Timur telah sangat mengganggu
ketenteraman. Tindakan ini dilakukan berdasarkan hasil musyawarah
masyarakat Jl Pahala I (9 Oktober 2004) dan telah disampaikan secara
tertulis kepada Lurah, Camat, dan Yayasan Sang Timur sendiri, namun
hal ini tidak dihiraukan terutama oleh Yayasan.
>
> Sempitnya badan jalan (kurang lebih 2,5 meter), belum dikeraskan,
terjadi kemacetan lalu lintas, tidak pernah
dimusyawarahkan/dibicarakan dengan masyarakat setempat--sedangkan
jalan tersebut bukan merupakan jalan umum, atau berdiri di atas tanah
milik perorangan--telah benar-benar mengganggu ketenteraman
masyarakat.
>
> Dari kegiatan-kegiatan Yayasan Sang Timur sendiri, masyarakat di
wilayah tersebut telah pernah pula menyampaikan penolakan terhadap
keberadaan Yayasan (ditandatangani 1.300 warga) dikarenakan selama
ini Yayasan telah merusak tatanan masyarakat dalam bentuk penyuapan-
penyuapan, merusak kerukunan hidup beragama (pemurtadan), serta
tindakan-tindakan yang tidak simpatik terhadap masyarakat sekitarnya.
>
> Adalah suatu kesalahan besar dari Yayasan Sang Timur di Karang
Tengah yang didirikan di tengah-tengah komunitas yang masyarakatnya
mayoritas beragama Islam serta kedudukan Yayasan tidak mempunyai
akses jalan sendiri ke jalan raya/umum. Kegiatan yang semakin
meningkat (Yayasan Sang Timur dan Paroki Santa Bernadet) selama ini
hanya mengandalkan jalan-jalan kecil di perumahan sekitarnya
(Kompleks Barata dan Kompleks Keuangan), serta jalan-jalan tikus di
perkampungan sekitarnya, seperti halnya Jl Pahala I.
>
> Oleh karena itu hampir seluruh masyarakat yang berada di sekitar
Yayasan Sang Timur pernah menyampaikan penolakan tentang keberadaan
Yayasan tersebut di wilayah ini berupa: Pernyataan Bersama Masyarakat
Islam Karang Tengah tanggal 23 Juli 2004 dan Pernyataan Masyarakat
Karang Tengah yang disampaikan kepada Pemerintah Daerah tanggal 9
Oktober 2004 kepada Walikota Tangerang.
>
> Kemarahan ini dipicu pula oleh permintaan secara resmi pihak Paroki
Santa Bernadet untuk membangun gereja bagi jemaatnya di mana
sebelumnya mereka telah mengajukan pendirian gedung serba guna
(gereja terselubung) dan bahkan akan memaksakan diri untuk membangun
tenda penampungan bagi jemaatnya di tempat yang sama (catatan bahwa
kegiatan kebaktian dengan menggunakan fasilitas sekolah Yayasan Sang
Timur telah dicabut izinnya oleh pemerintah setempat tanggal 30
Agustus 2004 karena tidak sesuai dengan advis planning yang ada).
>
> Oleh karena itu untuk menyelesaikan secara tuntas masalah
keberadaan Yayasan Sang Timur di Karang Tengah, telah tiba saatnya
bagi Pemerintah Daerah untuk menutup seluruh kegiatan Yayasan dan
memindahkannya ke tempat yang mayoritas masyarakatnya beragama
Nasrani.
>
> Abdul Naseer
> Warga Karang Tengah
> Tangerang
>
>
>
>
> Mario Gagho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> dear friends & BB,
>
> komentar2 cool seperti BB inilah yg kami inginkan
> berjalan di milis ini: informatif, unbias and
> berspirit tidak provokatif; and more importantly he
> knows what he's talking about. jelasnya, jelas tampak
> nuansa ingin mencari solusi.
>
> buat BB, terima kasih atas komentar Anda. keep
> commenting this way..!
>
> tabik and thumbs-up buat anda, :)
>
> salam hangat di musim winter dari taj mahal,
>
> --- Robertus Budiarto wrote:
>
> > Dear Bapakjewel & Fie & Friends,
> >
> > Aku Katolik jadi sama (agamanya) dgn yg lagi punya
> > masalah di Sang Timur. Tapi aku ngelihatnya ini
> > bukan masalah agama. Mohon diingat saya jg tidak
> > bicara sbg wakil Sang Timur. Hanya sebagai human
> > being yg prihatin spt anda.
> >
> > Dari segi psikologis, bisa dibilang sikap ngelarang
> > orang beribadah itu sikap kekanak-kanakan. Sayang
> > banyak juga orang tua yg ikut kekanak-kanakan. Saya
> > punya perasaan sama dengan anda. Thanks juga atas
> > rasa prihatinnya.
> >
> > Tapi selain dari segi psikologis aku dengar dari
> > temen, bahwa ini ada yg politisir. Temen yg tau
> > bener masalah ini, bercerita: "Setelah 12 tahun
> > berjalan, TANPA ADA PEMBICARAAN ATAU BERITA
> > SEBELUMNYA , Sang Timur memperoleh surat nomor :
> > Kd.258.5/BA.00/248/2004 dari Kepala Departemen Agama
> > Kantor Kota Tangerang,
> > tertanggal 29 Juli 2004, meminta menghentikan
> > kegiatan keagamaan dengan
> > menggunakan Gedung Sekolah."
> >
> > Anehnya surat ini sudah beredar di kampung-kampung
> > sekitar Sang Timur 1-2 hari setelah 29 Juli.
> > Sementara yayasan Sang Timur sendiri baru terima
> > surat aslinya 10 hari kemudian.
> >
> > Indikasi politis lain adalah susahnya mengajak
> > dialog baik dgn kepala pemerintahan setempat maupun
> > dengan tokoh informal sekitar. Seorang bisnisman yg
> > deket dgn Walikota Tangerang, mengatakan bahwa si
> > Walikota takut.
> >
> > Teman saya mengatakan tampaknya ada rekayasa
> > tertentu dari kelompok yang tidak suka kerukunan
> > beragama. Bisa FPI, tapi tampaknya ada yg lebih
> > berpengaruh.
> >
> > Jadi tolong sekali lagi disebarkan bahwa perkara ini
> > bukan perkara agama saja, tapi ada niat beberapa
> > orang busuk yg punya agenda busuk.
> >
> > Selain itu sekali lagi saya harus mengapresiasi Gus
> > Dur yg selalu berani tanpa pamrih berpuluh-puluh
> > tahun melawan DISKRIMINASI entah itu agama entah itu
> > etnik, komunis. Dari sini juga bisa dilihat ini tak
> > ada hubungannya dengan Islam. GD mungkin kurang
> > pintar atau lihai jadi Presiden, atau manajer,
> > administrator yg payah tapi untuk yg masalah ini
> > saya harus mengapresiasi sikap rahmatan 'lil alamin
> > yg otentik. Sementara yg lain rahmatan 'lil alamin
> > nya cuman di ceramah-ceramah atau kotbah saja.
> >
> > Wassalam
> > BB
>
>
> =====
> Mario Gagho
> Political Science,
> Agra University, India
>
>
>
> __________________________________
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish.
> http://promotions.yahoo.com/new_mail
>
>
>
>
**********************************************************************
*****
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-
india.uni.cc
>
**********************************************************************
*****
>
______________________________________________________________________
____
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Y! Messenger - Communicate in real time. Download now.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
---------------------------------
Sign up for FREE email from Galery Word Furniture at http://www.ajifurniture.com
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/