Media Indonesia
Kamis, 02 Desember 2004
PENDIDIKAN
Depag Janji Tuntaskan 'Master Plan' Pendidikan Agama
JAKARTA (Media): Departemen Agama (Depag) berjanji menyelesaikan master
plan pendidikan agama pada 2005.
Menteri Agama (Menag) Muhammad Maftuh Basyuni mengatakan hal itu ketika
rapat kerja (raker) dengan Komisi VIII DPR di Jakarta, kemarin.
''Saat ini penyusunan master plan pendidikan agama menjadi kebijakan
strategis Depag. Master plan yang sedang disusun akan mencakup tantangan,
strategi, dan pola kebijakan sampai pada tahun 2009,'' kata Menag.
Secara eksplisit dalam master plan itu, menurut Menag, akan memuat
peningkatan semua lembaga pendidikan dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah
Tsanawiyah (Mts), Madrasah Aliyah (MA), Perguruan Tinggi (PT), dan Pesantren.
Tercakup di dalamnya kurikulum, supervisi, serta sarana dan prasarana.
Selain itu, master plan pendidikan agama akan berkaitan dengan
internalisasi nilai-nilai dan pemahaman agama pada kehidupan masyarakat
sehari-hari.
Sedangkan, Sekretaris Ditjen Kelembagaan Agama Islam (Bagais) Munzier
Suparta menambahkan penyusunan master plan pendidikan agama sangat erat
kaitannya dengan penyusunan peraturan pemerintah (PP) yang sekarang masih dalam
tahap uji coba.
Sepanjang PP belum selesai disusun dan diuji coba, maka selama itu pula
master plan pendidikan agama tidak akan ada. Karena itu, penyelesaian PP
menjadi titik picu untuk tersusunnya master plan pendidikan agama.
Ada 11 PP dari 16 PP yang diuji coba berkaitan dengan pendidikan agama.
Master plan tidak bisa diselesaikan jika PP belum dirampungkan. Sebab master
plan harus mengacu pada UU dan PP.
Sebenarnya, sambung Suparta, bukan hanya pendidikan agama yang belum
memiliki master plan, tetapi pendidikan secara umum yang dikelola Departemen
Pendidikan Nasional (Depdiknas) pun belum ada. Problemnya sama, karena PP yang
disusun belum selesai.
''Untuk tahun 2005 ini saya optimis master plan pendidikan agama bisa
diselesaikan. Hal ini didukung oleh berbagai kesiapan saat ini. Yakni, berbagai
materi untuk penyusunan master plan yang dihasilkan dari berbagai diskusi yang
dilaksanakan oleh tim penyusun sudah ada,'' jelas Suparta.
Masalah lain yang harus diperhatikan dalam penyusunan master plan dalam
pandangan Dirjen Bagais Qodri Azizy, adalah memprediksi kondisi sosial-budaya
dan dinamika masyarakat Indonesia dalam waktu tertentu. (Dud/B-5)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/