Media Indonesia
Kamis, 02 Desember 2004
BERITA UMUM
Ratusan Massa OPM Kibarkan Bintang Kejora
JAYAPURA (Media): Kendati telah dilarang, ratusan orang simpatisan
Organisasi Papua Merdeka (OPM) kemarin mengibarkan bendera Bintang Kejora pada
pukul 13.45 WIT, di Lapangan Trikora Abepura, Jayapura, dalam rangka
memperingati hari jadi OPM.
Aparat kepolisian yang mengamankan lapangan tersebut sejak pagi tidak
berhasil mencegah pengibaran Bintang Kejora. Walaupun sebelumnya batang kayu
yang akan dijadikan tiang bendera sudah disita aparat.
Sesaat setelah Bintang Kejora berkibar, aparat keamanan mengeluarkan
tembakan peringatan sehingga memicu bentrokan dengan masyarakat yang mengikuti
kegiatan tersebut. Akibatnya, tiga orang terkena tembakan peluru karet dan
beberapa orang lainnya luka ringan.
Saat pengibaran berlangsung, terjadi aksi kucing-kucingan. Sebelumnya,
polisi sempat membubarkan aksi mereka. Namun, ketika polisi lengah, mereka pun
kembali mengibarkan bendera. Melihat bendera dikibarkan kembali, polisi jadi
geram. Bentrokan pun tidak dapat dihindari.
Kapolresta Jayapura AKB Moch Son Ani sudah berulang kali memberikan
peringatan keras agar massa tidak mengibarkan bendera terlarang itu. Namun,
ratusan massa yang datang berjalan kaki seraya menyanyikan lagu dengan syair
'Kami bangsa Papua, bukan Indonesia' sambil meneriakkan yel-yel 'Papua Merdeka'
akhirnya tidak bisa dibendung lagi oleh aparat kepolisian.
Bendera sempat berkibar selama satu jam di atas dua balok kayu berukuran
sekitar lima kali lima meter yang digabung menjadi satu. Masyarakat yang
mengikuti upacara sempat ber-waita (menari) mengelilingi lapangan.
Sekitar pukul 14.15, masyarakat prokemerdekaan menurunkan Bintang Kejora
yang dilanjutkan dengan ibadah syukur. Kendati bendera telah diturunkan,
sekitar 200 orang dari kelompok prokemerdekaan tidak juga beranjak dari
lapangan.
Tidak lama kemudian puluhan pemuda digiring ke kantor Polresta Jayapura
menggunakan sebuah bus dan beberapa kendaraan polisi. Kini mereka ditahan untuk
diproses lebih lanjut. Selain itu, aparat menangkap dua orang yang diduga
bertanggung jawab dalam pengibaran Bintang Kejora, yaitu Philep JS Karma dan
Yusaac Pakage. Mereka menamakan diri Forum Rekonsiliasi Rakyat Sipil Papua.
Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto membenarkan bahwa aparat
keamanan di Papua telah menangkap beberapa orang yang mengibarkan Bintang
Kejora.
''Itu kan tindakan melanggar hukum,'' tegas Panglima usai menyambut
kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Bandara Halim
Perdanakusumah, kemarin. (MY/Ant/X-8)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/