Tanpa NU pecahpun wajah Islam Indonesia sudah buruk akibat ulah Teroris, FPI, 
Koruptor, dan gerakan radikal lainnya. Apakah kalo NU bersatu wajah Islam 
Indonesia akan cerah??Sementara para teroris/terorisme yg teriak-teriak Allahu 
Akbar seperti Amrozi, Imam Samudera, Hambali, dll masih berkeliaran??? Jangan 
sampai buruk rupa cermin yg dibelah!!!!


Budhisatwati KUSNI <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

      Sumber:http://kompas.com/kompas-cetak/0412/08/Politikhukum/1426180.htm
      Rabu, 08 Desember 2004  
     
     
     

      Kemelut NU Bisa Perburuk Wajah Islam 


      Jakarta, Kompas - Pertemuan lebih dari 30 kiai sepuh Nahdlatul Ulama, 
yang dihadiri mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Selasa (7/12) di kediaman KH 
Abdullah Abbas, di lingkungan Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, 
Kabupaten Cirebon, kembali menegaskan sikap menolak sebagian besar hasil 
Muktamar Ke-31 NU di Boyolali.

      Namun, para kiai yang menamakan diri Forum Buntet itu menegaskan bahwa 
saat ini belum menghendaki dibentuknya NU tandingan. Mereka sepakat bergerak di 
luar sistem NU dan memperkuat gerakan di akar rumput NU untuk menunjukkan 
perbedaan antara NU murni dan NU yang hanya dimanfaatkan segelintir orang untuk 
kepentingan politik praktis.

      Sementara itu, Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Prof 
Dr Azyumardi Azra yang ditemui sebelum menjadi pembicara pada sesi kelima dalam 
"International Conference the Future of Islam, Democracy and Authoritarianism 
in the Moslem World" di Jakarta kemarin mengatakan, perbedaan pendapat yang 
belum bisa diselesaikan dalam Muktamar NU dan menimbulkan keinginan untuk 
mendirikan organisasi baru selain NU, yang dimotori KH Abdurrahman Wahid (Gus 
Dur), bisa memperburuk citra NU, wajah demokrasi bangsa Indonesia, dan wajah 
Islam secara keseluruhan.

      "Terlepas dari persoalan internal yang muncul di dalam proses muktamar, 
seharusnya KH Sahal Mahfudh sebagai rois aam terpilih dapat mengumpulkan semua 
kiai sepuh di lingkungan NU untuk mencari jalan keluar dan melakukan 
rekonsiliasi," ujar Azyumardi.

      Ia mengatakan, kalau Gus Dur tetap mendirikan NU tandingan, atau apa pun 
namanya, NU baru, dan lain sebagainya, ini merupakan tindakan yang sangat 
mengecewakan. "Karena ini menunjukkan fragmentasi organisasi civil society 
terus berlanjut," ujarnya.


      Proses panjang

      Salah satu juru bicara Forum Buntet, KH Ubaidillah Faqih dari Langitan, 
Tuban, Jawa Timur, Selasa di Buntet Pesantren, mengatakan, pertemuan hari ini 
menegaskan rekomendasi para kiai sepuh kepada Abdurrahman Wahid agar 
mempersiapkan organisasi NU baru. "Tetapi, pembentukan organisasi itu harus 
dilakukan dengan cermat dan tidak gegabah, serta harus melalui proses yang 
panjang," katanya.

      Selama proses pembentukan berlangsung, katanya lagi, para kiai sepuh, 
termasuk di antaranya kiai muda penentang hasil muktamar ke-31, akan melakukan 
gerakan mufarraqoh (memisahkan diri) di luar struktur NU di bawah KH Hasyim 
Muzadi.

      Pertemuan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga pukul 14.00 itu 
dihadiri, antara lain, KH Abdullah Abbas dari Buntet Pesantren, KH Sonhaji dari 
Kebumen, KH Muktar Muda Nasution (Medan), KH Tuan Guru Turmudzi Badarudin 
(Lombok), KH Hamdan Kholid (Banjarmasin), KH Sanusi Baco (Makassar), KH 
Abdurahman Khudlori (Magelang), KH Amin Azis (Jakarta), KH Ahmad Sofyan Miftah 
(Situbondo), dan KH Hasbullah Badawi (Cilacap). Gus Dur datang pukul 12.10 
didampingi putrinya, Zanuba Arifah Chafsoh. Menurut KH Gus Zaim A Maksum, 
kedatangan Gus Dur diharapkan kiai sepuh untuk menanyakan kesiapannya 
menindaklanjuti keinginan para kiai sepuh mengembalikan NU pada kebaikan bagi 
seluruh umat. Dia menolak anggapan Gus Dur memimpin forum ini. "Kekuasaan pada 
tangan para kiai sepuh," ujarnya. (MAM/RYO)
     


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups Sponsor 
Get unlimited calls to

U.S./Canada


---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$4.98 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke