Argumen untuk menolak tontonan pusar tak harus terkait dengan agama. Kalaupun itu terkait dengan agamam itu juga sah-sah saja sebagai (sebagian) aspirasi pemirsa. Karena TV ditonton banyak orang.
Jadi, tidak fair, jika setiap penolakan terhadap pornografi selalu dituding sebagai "sok merasa dititipi kuasa Tuhan"! Apa pula hubungannya dengan "mengusili nafkah orang lain"??? Argumen Anda sebagian besar cuma berdasar asumsi "mungkin", "rupanya" dan "konon". Apa pula urusannya dengan Arab dan babu segala? Terlalu banyak generalisasi dan simplifikasi, dan melebar ke mana-mana. Jadi saya kurang berminat menanggapi lebih jauh. Azan Magrib dan Subuh di TV hanyalah pelayanan masyarakat, karena pemirsanya membutuhkan. Pada hari lain akan ada Mimbar Agama Katolik, Kristen, Buddha dan Hindu. Sama seperti koran memberitahu nomor telepon ambulans, gawat darurat, polisi, jadwal acara TV, bioskop, dsb. Apa yang salah dengan ini? Kok dikaitkan dengan teokrasi??? Ideologi RI kan Pancasila (sebagai kontrak sosial semua umat beragama di Indonesia), dan sudah jelas di sila 1: Ketuhanan Yang Maha Esa. Naik haji adalah hak umat beragama, sama seperti orang berhak pergi beribadah ke gereja, kuil dan kelenteng. Kok dipermasalahkan pula???? Katanya membela kebebasan, tapi bersikap sinis pada orang yang mau beribadah. Maunya apa? Rio --- MSAN <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Sangat setuju! Siapapun tidak berhak mengatur pusar > orang lain, tidak ada hukum > ataupun undang-undang yang mengatur pusar. Hanya > orang-orang MUI saja yg sok > merasa dititipi kuasa Tuhan mengusili nafkah orang > lain tanpa mampu menyiapkan > lapangan pekerjaan yang lebih banyak dan lebih baik. > > > Mungkin -menurut mereka- Tuhan kini menyesal telah > terlanjur menciptakan manusia > dengan pusar itu sehingga Tuhan melalui Malaikat > Jibril membisikkan kepada moralis > laki-laki yang berkuasa untuk menghalang-halangi > ekspresi nafkah perempuan. Juga, > rupanya, SBY didesak-desak terus oleh para > fundamentalis yang dulu teken kontrak > politik dengan dia. Kini para fundamentalis itu > menagih janji dan meminta agar dia ini > mulai memfundamentalisasikan negara dengan sistim > teokrasi. > > Di Arab sana konon babi diharamkan, tapi babu > dihalalkan, untuk disupernikmati ala > teokrasi. > > Di Indonesia semua TV sudah diteokrasikan, terutama, > di saat subuh/magrib. Namun demikian, tingkat > kejahatan dan korupsi di RI tak juga berkurang. > Tidak juga program > haji yang setiap tahunnya mengirimkan ratusan > ribu warga ke tanah suci mampu mempengaruhi tingkat > kejahatan dan korupsi itu. > > Memang, pusar SBY ataupun pusar orang-orang MUI tak > akan pernah menarik untuk dipamerkan... > > Ging <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Justru pandangan yang menajiskan pakaian yang > memperlihatkan pusar itu didasari budaya luar: Arab, > Timur Tengah. > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > All your favorites on one personal page � Try My > Yahoo! > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor > --------------------~--> > Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion > Toolbar. > Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! > http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM > --------------------------------------------------------------------~-> > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat > Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in > Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA > (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg > akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [email protected] > 5. Satu email perhari: > [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: > [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: > [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > [EMAIL PROTECTED] > > > > > > __________________________________ Do you Yahoo!? Take Yahoo! Mail with you! Get it on your mobile phone. http://mobile.yahoo.com/maildemo ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $4.98 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/Q7_YsB/neXJAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [email protected] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

